Team Eropa resmi menjuarai Laver Cup 2026 usai menang 13-5 atas Team World di The O2 Arena, London, Minggu (27/9/2026). Alexander Zverev jadi penentu kemenangan setelah mengalahkan Learner Tien 7-6(3), 6-3, tak lama setelah ganda Flavio Co…

Team Eropa resmi menjadi juara Laver Cup 2026 setelah menundukkan Team World dengan skor akhir 13-5 di The O2 Arena, London, Minggu (27/9/2026) waktu setempat. Gelar direbut kembali dari Team World yang berstatus juara bertahan usai menang 15-9 di San Francisco tahun lalu. Alexander Zverev tampil sebagai penentu kemenangan lewat kemenangan straight-set atas Learner Tien, tak lama setelah pasangan Flavio Cobolli/Jakub Mensik memastikan Team Eropa tinggal selangkah lagi lewat kemenangan di partai ganda.
Team Eropa memastikan gelar Laver Cup 2026 setelah lebih dulu mengumpulkan 13 poin, ambang batas kemenangan mutlak dalam format first-to-13 turnamen ini, sehingga dua partai sisa di hari terakhir tidak perlu dimainkan. Skor akhir 13-5 untuk Team Eropa sekaligus menghentikan ambisi Team World meraih gelar beruntun ketiga, setelah tim asuhan Andre Agassi itu sebelumnya menang di London (2022), Vancouver (2023), dan San Francisco (2025). Bagi Team Eropa, ini adalah titel keenam dari sembilan edisi Laver Cup sejak pertama digelar pada 2017, menyusul gelar-gelar sebelumnya pada 2017, 2018, 2019, 2021, dan 2024.
Laver Cup menggunakan format poin berjenjang: setiap kemenangan bernilai satu poin pada hari Jumat, dua poin pada hari Sabtu, dan tiga poin pada hari Minggu, dengan total 24 poin diperebutkan apabila seluruh partai dimainkan. Team Eropa memasuki sesi terakhir hari Minggu dengan modal keunggulan 7-5, lalu langsung menjauh lewat dua kemenangan beruntun di partai ganda dan tunggal yang membuat sisa jadwal tak lagi berpengaruh pada hasil akhir.
Alexander Zverev menuntaskan pesta juara Team Eropa lewat kemenangan 7-6(3), 6-3 atas Learner Tien yang tampil dalam debut Laver Cup-nya bersama Team World. Zverev sempat kesulitan mengonversi peluang di set pembuka sebelum berbalik unggul lewat tie-break, lalu melaju lebih mudah di set kedua. “Saya belum menang pertandingan Laver Cup dalam dua tahun, jadi saya senang akhirnya bisa melakukannya,” ujar Zverev seusai laga, seraya menyebut kemenangan sebagai bagian dari tim sebagai “perasaan yang tak tertandingi” dibanding pertandingan tunggal biasa di tur ATP.
Kemenangan ini menjadi yang keempat bagi Zverev sebagai penentu gelar Team Eropa, setelah sebelumnya juga menuntaskan kemenangan di Chicago (2018), Geneva (2019), dan Boston (2021). Situs resmi Laver Cup mencatat petenis Jerman itu sebagai pemegang rekor sepanjang sejarah turnamen dengan total 26 poin dan delapan kemenangan tunggal dari tujuh kali keikutsertaan. Hasil ini sekaligus jadi pelipur lara setelah Zverev takluk dari Alex de Minaur 2-6, 7-6, 11-9 di sesi tunggal hari Sabtu, sekaligus menuntaskan misi balas dendam usai kalah di laga penentu tahun lalu di San Francisco.
Sebelum Zverev naik lapangan, Flavio Cobolli dan Jakub Mensik lebih dulu memantapkan keunggulan Team Eropa lewat kemenangan 7-5, 6-3 atas pasangan Alex de Minaur/Taylor Fritz di partai ganda pembuka hari Minggu. Kemenangan yang membawa skor sementara menjadi 10-5 ini praktis membuat Team Eropa hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar, misi yang kemudian dituntaskan Zverev di partai berikutnya.
Kemenangan ini juga menjadi momen kebangkitan bagi Cobolli, yang sehari sebelumnya harus mengakui keunggulan Learner Tien 6-3, 2-6, 10-7 di partai tunggal. Sementara itu, Mensik menutup akhir pekan dengan catatan positif setelah sempat kalah dari Brandon Nakashima 6-1, 3-6, 10-7 di laga tunggal pembuka Jumat, namun tampil sempurna di dua partai ganda yang ia mainkan sepanjang turnamen bersama Alcaraz dan Cobolli.
Team Eropa sebenarnya sudah unggul lebih dulu sejak hari pembuka, Jumat (25/9), dengan skor 3-1. Casper Ruud membuka kemenangan lewat laga penentu atas Francisco Cerundolo 6-7(4), 6-4, 10-8, dilanjutkan Rafael Jodar yang mengalahkan Alexander Bublik 6-2, 6-3, serta pasangan Carlos Alcaraz/Jakub Mensik yang menang straight-set 6-4, 6-4 atas Bublik/Fritz. Satu-satunya poin Team World hari itu disumbang Brandon Nakashima yang menang atas Mensik di partai tunggal.
Team World sempat bangkit di hari Sabtu (26/9) lewat kemenangan Learner Tien atas Cobolli dan Alex de Minaur atas Zverev, membuat skor sempat mendekat. Namun Carlos Alcaraz tampil sebagai penyelamat Team Eropa lewat kemenangan dramatis 6-3, 4-6, 13-11 atas Taylor Fritz, sebelum pasangan Casper Ruud/Alexander Zverev menang 6-4, 7-6(9) atas Bublik/Nakashima di partai ganda penutup hari itu. Dua kemenangan tersebut mengunci keunggulan Team Eropa 7-5 menjelang hari terakhir.
Di luar hasil akhir, comeback Carlos Alcaraz menjadi salah satu sorotan utama akhir pekan ini. Petenis peringkat tiga dunia itu tampil di Laver Cup tak lama usai pulih dari cedera pergelangan tangan yang membuatnya absen sekitar empat bulan sejak April 2026, melewatkan Prancis Terbuka, Wimbledon, hingga rangkaian turnamen hard court Amerika Utara. Kemenangan dramatis atas Taylor Fritz di hari Sabtu, lengkap dengan match tiebreak 13-11, menjadi bukti kesiapannya menatap sisa musim setelah baru kembali bertanding penuh di US Open akhir Agustus lalu.
Turnamen ini juga diwarnai penampilan debutan dari kedua kubu. Learner Tien memberi Team World modal positif lewat kemenangan atas Cobolli di hari Sabtu sebelum akhirnya kalah dari Zverev di partai puncak, sementara Brandon Nakashima — yang baru masuk skuad menggantikan Ben Shelton menjelang turnamen — membuka debutnya dengan kemenangan atas Mensik di hari Jumat sebelum kalah di partai ganda hari Sabtu.
Kemenangan ini menjadi gelar Laver Cup pertama bagi Yannick Noah sejak ditunjuk sebagai kapten Team Eropa, sekaligus membalas kekalahan 9-15 dari Team World asuhan Andre Agassi di San Francisco tahun lalu. “Saya tidak tahu apakah pantas disebut kapten, tapi yang lebih penting mungkin kalian melihat saya sebagai seorang ayah, atau bahkan kakek,” ujar Noah seusai pertandingan, merujuk kedekatannya dengan skuad muda Team Eropa sepanjang pekan di London.
Dengan Laver Cup 2026 resmi berakhir, perhatian dunia tenis akan langsung bergeser ke putaran Asia lewat China Open di Beijing yang bergulir mulai 30 September, diikuti nama-nama besar seperti Jannik Sinner, Novak Djokovic, dan Aryna Sabalenka. Hasil 13-5 di The O2 ini membuat rekor keseluruhan Laver Cup kini menjadi enam gelar untuk Team Eropa berbanding tiga gelar Team World dari sembilan edisi sejak pertama kali digelar pada 2017.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Choose what this story was worth to you.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…