Kembali
HYBRID RACE 5 min read 25 August 2026

Perth Membakar Standar Baru, dan Gelombang HYROX Kini Bergerak ke Asia

Dexter Buchanan menang sub-56 menit di HYROX Perth 2026, Gabrielle Nikora-Baker tembus sub-1 jam. Simak hasil lengkap dan gelombang HYROX Asia menuju Beijing.

Perth Membakar Standar Baru, dan Gelombang HYROX Kini Bergerak ke Asia
Foto: Rox Lyfe.

Akhir pekan lalu di Perth, Dexter Buchanan menembus sub-56 menit untuk ketiga kalinya beruntun, Gabrielle Nikora-Baker jadi satu-satunya wanita yang finis di bawah satu jam, dan tiga rekor dunia kategori adaptif pecah dalam satu event. Tapi cerita sesungguhnya lebih besar dari podium: HYROX sedang meledak jadi fenomena global, dan bola panasnya kini menggelinding ke Beijing, Hong Kong, dan ya, Jakarta.

Apa yang terjadi di Perth

HYROX Perth digelar 21–23 Agustus 2026 di Perth Convention & Exhibition Centre, dan hasilnya langsung jadi bahan obrolan komunitas hybrid race di seluruh Asia-Pasifik. Buat kamu yang belum kenal, HYROX adalah balapan ketahanan yang sederhana di atas kertas tapi brutal di lapangan: 8 kali lari 1 km, masing-masing diselingi satu stasiun fungsional. Delapan lari, delapan stasiun, satu garis finis. Tidak ada tempat sembunyi.

Yang bikin format ini adil sekaligus kejam: semua orang mengerjakan gerakan yang sama. Yang membedakan hanya seberapa efisien tubuhmu berpindah dari lari ke beban, lalu balik lagi ke lari, tanpa kehabisan tenaga.

Angka-angka yang bikin merinding

Di kategori Pro Putra, Dexter Buchanan finis dengan catatan 55:14. Ini bukan sekadar kemenangan, ini konsistensi kelas dunia: sub-56 menit untuk ketiga kalinya secara beruntun. Di kategori Pro Putri, Gabrielle Nikora-Baker menyabet gelar dengan 59:59, dan yang bikin istimewa, dia satu-satunya wanita yang menembus di bawah satu jam di event tersebut. Satu detik saja lebih lambat, angkanya sudah beda cerita.

Berikut ringkasan hasil Pro Perth:

KategoriJuaraCatatan WaktuCatatan
Pro PutraDexter Buchanan55:14Sub-56 tiga kali beruntun
Pro PutriGabrielle Nikora-Baker59:59Satu-satunya wanita sub-1 jam

Untuk konteks, delapan stasiun HYROX itu terdiri dari sled push, sled pull, burpee broad jump, rowing, farmers carry, sandbag lunges, wall balls, dan ski erg. Bayangkan mengerjakan semua itu sambil menyelipkan lari 1 km di antaranya, delapan kali. Menembus satu jam saja butuh mesin aerobik dan kekuatan yang jarang dimiliki satu tubuh sekaligus.

“Konsistensi menembus batas yang sama berkali-kali jauh lebih sulit daripada sekali beruntung. Itulah tanda atlet hybrid sejati.”

— Tim Riset 20FIT Media

Tiga rekor dunia adaptif dalam satu akhir pekan

Yang membuat Perth benar-benar istimewa bukan cuma podium elit. Ada tiga rekor dunia kategori adaptif yang pecah di akhir pekan yang sama, sebuah pengingat bahwa HYROX dibangun untuk semua tubuh, bukan hanya yang tercepat.

Kategori AdaptifAtletCatatan Waktu
Neurological Major (Putra)Adam Jackson41:14
Deaf or Hard of Hearing (Putra)Matthew Pellow1:00:55
Lower Limb (Putri)Maddyson Lloyd1:15:25

Tiga rekor, satu venue, satu akhir pekan. Ini yang membuat HYROX terasa berbeda dari balapan lain: garis start yang sama untuk cerita yang sangat berbeda-beda.

Musim 2026/27: HYROX menuju 2 juta atlet

Perth bukan puncak, melainkan pemanasan. HYROX baru saja mengumumkan ekspansi besar untuk musim 2026/27, dan angkanya bikin geleng kepala. Setelah menembus lebih dari 1,5 juta atlet di musim sebelumnya, target berikutnya adalah 2 juta atlet, dengan 107 pekan balapan yang tersebar di enam benua.

Kota-kota baru bermunculan: San Diego, Portland, Bari, dan Nagoya. Dan karena permintaan di pasar terbesar sudah kelewat padat, sebagian event kini diubah jadi format “residensi” yang berlangsung 10–12 hari, bukan lagi cuma satu-dua hari akhir pekan. Bayangkan sebuah festival ketahanan yang berjalan hampir dua pekan penuh di satu kota.

Pesannya jelas: hybrid race bukan tren sesaat. Ia sedang jadi salah satu format olahraga massal yang tumbuh paling cepat di dunia.

Road to Beijing: HYROX masuk venue Olimpiade

Sekarang bagian yang paling dekat dengan kita. Setelah Perth, gelombang HYROX bergerak ke utara Asia. Perhentian berikutnya: HYROX Beijing pada 12–13 September 2026, dan lokasinya bukan gedung konvensi biasa. Balapan digelar di National Speed Skating Oval, alias “Ice Ribbon”, venue yang dibangun untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Bayangkan mengerjakan sled push di arena yang beberapa tahun lalu jadi panggung perebutan medali emas skating kecepatan. Lintasan lebar, permukaan mulus, fasilitas kelas Olimpiade, semua diracik untuk balapan cepat. Ini salah satu venue paling ikonik yang pernah dipakai HYROX.

Dan puncaknya menyusul tak lama kemudian: HYROX World Championships 2027 dijadwalkan di Hong Kong pada Juni 2027, digelar di AsiaWorld-Expo. Untuk pertama kalinya, kejuaraan dunia hybrid race berlabuh di Asia. Buat komunitas fungsional di kawasan ini, dua tahun ke depan adalah masa emas.

Dari Jakarta ke Ice Ribbon: kenapa ini soal kamu

Kabar baiknya, kamu tidak perlu menyeberang ke Beijing untuk merasakan demam ini. HYROX Jakarta perdana sudah digelar Juni 2026, dan itu menandai satu hal penting: Indonesia kini resmi masuk peta hybrid race global. Gelombang yang membakar Perth dan menuju Beijing itu sudah menyentuh tanah air.

Pertanyaannya, bagaimana kamu menyiapkan tubuh untuk format seganas ini? Kuncinya ada di dua kata: latihan fungsional. HYROX pada dasarnya menguji seberapa baik tubuhmu memindahkan beban dan mempertahankan tenaga — gerakan sehari-hari yang diperbesar, bukan angkat beban yang terisolasi di satu otot saja.

Di sinilah pendekatan 20FIT masuk. Latihan fungsional membangun pola gerak yang kamu butuhkan di lintasan HYROX: dorong, tarik, angkat, jongkok, gendong. Dan teknologi EMS (Electrical Muscle Stimulation) yang kami pakai mengaktifkan lebih banyak serat otot dalam waktu yang jauh lebih singkat. Untuk kamu yang sibuk tapi ingin membangun fondasi kekuatan dan daya tahan sebelum mencoba stasiun-stasiun seperti sled atau farmers carry, sesi EMS 20FIT yang cuma 20 menit bisa jadi titik awal yang efisien.

Kamu tidak harus langsung menargetkan sub-1 jam seperti Nikora-Baker. Mulai dari membangun tubuh yang kuat, seimbang, dan tahan lama, itu sudah kemenangan tersendiri. HYROX cuma memberi kamu garis start yang seru untuk dituju.

Penutup

Perth menunjukkan langit-langit baru: konsistensi elit, sub-1 jam yang langka, dan tiga rekor adaptif yang mengingatkan bahwa olahraga ini untuk semua orang. Ekspansi ke 2 juta atlet dan venue Olimpiade di Beijing membuktikan gelombangnya nyata dan tak melambat. Dan dengan HYROX Jakarta sudah berjalan, kamu punya alasan konkret untuk mulai melatih tubuh fungsionalmu dari sekarang. Bukan tahun depan. Sekarang.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.