Bukayo Saka cetak gol penentu sekaligus gol beruntun pertamanya dalam hampir dua tahun. Ini rangkuman wawancara pasca-laganya soal kerja keras Arsenal tanpa bola.

Menang tandang yang berat memang punya rasa yang berbeda. Itu yang tergambar dari raut Bukayo Saka saat diwawancara usai Arsenal mengamankan kemenangan penting di kandang lawan. Winger andalan The Gunners itu mencetak gol penentu, sekaligus mencatat gol beruntun di dua laga Premier League untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun.
Saka tidak menutupi betapa sulitnya pertandingan ini. Menurutnya, tim lawan bertahan sangat kompak dan berulang kali menjebak lini serang Arsenal dalam posisi offside lewat garis pertahanan tinggi (high line). Kondisi ini memaksa Arsenal beradaptasi, dan berbeda jauh dari lawan yang mereka hadapi sepekan sebelumnya.
“Bukan hal yang mudah datang ke sini. Kami tahu itu, dan mereka membuatnya benar-benar sulit buat kami. Jadi rasanya justru lebih membanggakan bisa keluar dengan kemenangan.”
— Bukayo Saka, winger Arsenal, dalam wawancara pasca-laga
Saka mengakui timnya tidak tampil di level tertinggi saat menguasai bola malam itu. Pola serangan yang mereka latih tidak bisa diterapkan semulus laga sebelumnya. Tapi ada satu aspek yang menurutnya justru luar biasa: permainan tanpa bola.
Salah satu poin paling menarik dari wawancara ini adalah bagaimana Saka menekankan kerja keras kolektif saat kehilangan bola. Ia menjelaskan bahwa begitu bola lepas, seluruh pemain langsung berlari kembali ke posisi bertahan — karena mereka tahu lawan paling berbahaya justru saat transisi.
“Saat menguasai bola kami tidak di level terbaik malam ini, tapi tanpa bola kami luar biasa. Begitu kehilangan bola, kami langsung berlari kembali karena tahu mereka ingin menyerang kami di transisi.”
— Bukayo Saka, winger Arsenal, dalam wawancara pasca-laga
Menurut Saka, kerja keras seluruh pemain inilah yang membuahkan clean sheet dan menjaga soliditas pertahanan sepanjang laga. Pelatih Mikel Arteta bahkan disebut memberi apresiasi khusus kepada para pemain di ruang ganti tepat setelah pertandingan usai.
Pewawancara menyoroti kebebasan yang diberikan Arteta kepada para fullback Arsenal seperti Ben White dan Riccardo Calafiori — kadang bergerak ke dalam, kadang melebar. Saka menjelaskan bahwa dinamika ini adalah hasil latihan intens dan sangat membantu para winger, terutama saat mereka dijaga ketat dua pemain sekaligus.
Pergerakan dan ketenangan para fullback di kotak penalti, kata Saka, membuka ruang bagi lini serang. Ia secara khusus memuji kontribusi Calafiori pada proses golnya malam itu.
Gol ini menjadi gol kedua Saka dalam dua laga Premier League beruntun — sesuatu yang tidak ia capai dalam kurun hampir dua tahun terakhir. Ketika ditanya soal target musim ini, Saka memilih menjawab santai dengan tawa: ia menyimpan targetnya untuk dirinya sendiri. Yang pasti, ia menegaskan ingin selalu ada di lapangan dan memulai setiap pertandingan sebagai starter.
Wawancara ditutup dengan pembahasan ringan menuju laga berikutnya, derby London melawan Chelsea, yang sudah dinanti para penggemar.
Ada satu pelajaran menarik dari wawancara Saka buat siapa pun yang menekuni olahraga: kemenangan sering kali datang bukan dari momen paling gemilang saat menyerang, tapi dari kemauan berlari kembali dan bekerja keras saat kondisi sedang tidak ideal. Soliditas defensif Arsenal malam itu lahir dari mentalitas kolektif — semua pemain rela “menutup lubang” begitu kehilangan bola.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Choose what this story was worth to you.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…