Hasil China Masters 2026: Perjuangan Timnas Bulu Tangkis Indonesia Berakhir di Perempat Final
PBSI tarik 9 wakil jelang Asian Games, Sabar/Reza jadi satu-satunya harapan Indonesia di China Masters 2026 sebelum kandas di perempat final.
Langkah Indonesia di China Masters 2026 berakhir di babak perempat final, setelah satu-satunya wakil yang tersisa, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dipulangkan pasangan Malaysia lewat pertarungan tiga gim yang ketat di Shenzhen.
Skuad yang Sengaja Dipangkas
Berbeda dari turnamen BWF World Tour Super 750 biasanya, PP PBSI sejak awal memutuskan menarik sembilan wakil dari China Masters 2026. Nama-nama yang ditarik antara lain Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani di nomor tunggal, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, sejumlah pasangan ganda putri seperti Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, hingga dua pasangan ganda campuran.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI menjelaskan bahwa keputusan ini murni soal manajemen program masing-masing pemain menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sejumlah pemain yang masuk daftar panjang Asian Games perlu diatur programnya secara lebih optimal, termasuk soal waktu pemulihan, porsi latihan, dan evaluasi performa, agar tidak kelelahan menjelang ajang multicabang empat tahunan tersebut.
Empat Wakil yang Tersisa
Dengan sembilan nama ditarik, Indonesia hanya mengandalkan empat wakil di China Masters 2026: Jonatan Christie di tunggal putra, serta tiga pasangan ganda putra — Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Jonatan Christie Kandas di 16 Besar
Jonatan Christie harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar usai menyerah dari wakil Hong Kong, Jason Gunawan, dengan skor identik dua gim langsung 16-21, 16-21. Hasil ini menambah daftar tantangan bagi tunggal putra andalan Indonesia yang musim ini masih mencari konsistensi performa di level turnamen premier BWF World Tour.
Sabar/Reza, Satu-satunya Harapan yang Tersisa
Di antara empat wakil yang berlaga, hanya Sabar/Reza yang berhasil melaju ke babak perempat final. Pasangan ini menundukkan wakil Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard, dengan skor meyakinkan dua gim langsung 21-15, 21-15 di babak 16 besar, membuka peluang Indonesia untuk tetap punya wakil di fase akhir turnamen.
Sayangnya, langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final setelah kalah dari pasangan Malaysia, Nur Mohd Azriyn Ayub/Tan Wee Kiong, lewat pertarungan tiga gim yang sengit dengan skor 17-21, 21-16, 19-21. Kekalahan tipis di gim penentu ini menandai berakhirnya seluruh perjuangan wakil Indonesia di China Masters 2026.

Trade-off Menjelang Asian Games
Hasil minim di China Masters 2026 ini sebenarnya konsekuensi yang sudah diperhitungkan PBSI sejak awal. Dengan memangkas jumlah wakil demi menjaga kondisi fisik dan mental pemain-pemain kunci, federasi tampaknya lebih memprioritaskan performa puncak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 ketimbang hasil maksimal di satu turnamen Super 750. Strategi semacam ini lazim diterapkan federasi bulu tangkis kelas dunia menjelang ajang multicabang besar, meski risikonya adalah minimnya jam terbang kompetitif bagi pemain yang tidak diturunkan.
Yang Sering Ditanya
Kenapa PBSI menarik sembilan wakil dari China Masters 2026?
Untuk mengatur program persiapan masing-masing pemain, termasuk waktu pemulihan dan latihan, menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Siapa wakil Indonesia yang melaju terjauh di China Masters 2026?
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, yang melangkah hingga perempat final sebelum kalah dari pasangan Malaysia.
Bagaimana hasil Jonatan Christie di turnamen ini?
Tersingkir di babak 16 besar usai kalah dua gim langsung 16-21, 16-21 dari Jason Gunawan (Hong Kong).