Kembali
MOTOGP 3 min read 8 September 2026

Kapasitas Tinggal 50 Persen: Kondisi Terkini Lengan Marc Marquez usai Kecelakaan di Indonesia

Dokter bedah ungkap lengan kanan Marc Marquez kini cuma berfungsi 50 persen usai kecelakaan parah di Sirkuit Mandalika, Indonesia.

Kapasitas Tinggal 50 Persen: Kondisi Terkini Lengan Marc Marquez usai Kecelakaan di Indonesia
Foto: Okezone.

“Lengan itu bukan lagi lengan yang normal, dan tidak akan pernah kembali normal.” Kalimat blak-blakan dari dokter bedah Marc Marquez ini menjelaskan kenapa sang juara dunia berkali-kali kehilangan kendali motornya secara tiba-tiba sepanjang musim MotoGP 2026 — dan semuanya berakar dari satu kecelakaan di Sirkuit Mandalika, Indonesia.

Kecelakaan yang Mengubah Segalanya

Insiden bermula pada lap pertama MotoGP Indonesia, Minggu, 5 Oktober 2025, ketika Marquez bertabrakan dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika. Benturan keras itu menyebabkan dislokasi sendi acromioclavicular disertai fraktur pada basis prosesus korakoid di bahu kanannya — cedera kompleks yang jauh lebih serius dari sekadar patah tulang biasa.

Kondisi Sebelum vs Sesudah Mandalika

Dr. Samuel Antuna, dokter bedah ortopedi dan trauma dari Ruber Internacional Madrid Hospital yang menangani langsung cedera Marquez, mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan di Indonesia, lengan kanan Marquez sebenarnya dalam kondisi baik meski punya riwayat patah tulang humerus. “Sebelum kecelakaan di Indonesia, dia baik-baik saja,” ungkap Dr. Antuna, menambahkan bahwa pembalap asal Spanyol itu bisa berkendara tanpa keluhan berarti.

Semua berubah drastis pasca-Mandalika. “Tenaga yang dikerahkan dari lengan kanannya tidak bisa dibandingkan dengan lengan kirinya,” jelas Dr. Antuna, menggambarkan ketimpangan kekuatan yang signifikan antara kedua lengan Marquez sejak insiden tersebut.

Kapasitas Lengan Tinggal 50 Persen

Fakta paling mengejutkan datang dari angka konkret yang diungkap tim medis: lengan kanan Marquez kini hanya berfungsi pada kapasitas sekitar 50 persen dari kondisi normal. Penyebabnya adalah pergeseran fragmen tulang, sisa dari implan stabilisasi bahu yang dipasang sebelumnya, yang kini menekan saraf radial di area pleksus brakialis.

Tekanan pada saraf radial inilah yang memicu hilangnya kendali lengan kanan secara tiba-tiba dan tidak terduga saat balapan maupun latihan — sebuah penjelasan medis yang akhirnya menjawab pertanyaan publik soal sejumlah insiden jatuh Marquez sepanjang musim 2026 yang sebelumnya sulit dipahami.

Operasi Ketujuh dan Kerusakan yang Meluas

Untuk mengatasi kondisi ini, Marquez telah menjalani operasi ketujuh pada bahu dan lengan kanannya, kali ini berkolaborasi dengan spesialis saraf tepi Dr. Andres Maldonado. Pemeriksaan lebih lanjut juga menemukan atrofi otot serta kelainan mekanis pada otot latissimus dorsi dan teres major, ditambah penurunan kekuatan otot bisep yang signifikan.

IOK Jaket Olahraga Pria Anti UV UPF50+
Cocok Buat Kamu
IOK Jaket Olahraga Anti UV UPF50+
Buat kamu yang hobi riding atau olahraga outdoor, lindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung. Jaket anti-UV ini ringan dipakai buat aktivitas luar ruang tanpa bikin gerah.
Lihat Produk →

“Bermain Padel Saja Sulit”

Dampak cedera ini ternyata tidak terbatas pada lintasan balap. Dr. Antuna mengungkapkan bahwa Marquez bahkan kesulitan melakukan aktivitas sederhana sehari-hari, termasuk bermain padel — olahraga rekreasi yang jauh lebih ringan dibanding intensitas balap MotoGP. Detail ini menggambarkan betapa luasnya dampak cedera Mandalika terhadap kualitas hidup Marquez di luar lintasan.

Menjelaskan Performa Buruk 2026

Kondisi lengan yang tak lagi normal ini disebut jadi salah satu biang keladi utama di balik performa Marquez yang jauh dari kata dominan sepanjang musim MotoGP 2026, kontras tajam dengan awal musim 2025 di mana ia tampil sangat mengesankan sebelum insiden Mandalika terjadi. Cedera yang bermula dari satu tikungan di Indonesia itu kini terbukti membawa dampak jangka panjang yang jauh melampaui masa pemulihan awal yang diperkirakan banyak pihak.

Yang Sering Ditanya

Kapan Marc Marquez mengalami kecelakaan di Indonesia?
Minggu, 5 Oktober 2025, pada lap pertama MotoGP Indonesia di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika, akibat bertabrakan dengan Marco Bezzecchi.

Seberapa parah kondisi lengan kanan Marquez sekarang?
Menurut dokter bedahnya, lengan kanan Marquez kini hanya berfungsi pada kapasitas sekitar 50 persen dari kondisi normal.

Kenapa Marquez sering kehilangan kendali motor secara tiba-tiba?
Karena pergeseran fragmen tulang menekan saraf radial di area pleksus brakialis, menyebabkan hilangnya kendali lengan kanan yang tidak terduga.

Berapa kali Marquez sudah operasi akibat cedera ini?
Tujuh kali operasi pada bahu dan lengan kanannya sejak insiden Mandalika 2025.

Artikel ini dirangkum dari:

  • Okezone Sports: Dokter Ungkap Lengan Kanan Marc Marquez Berubah Total Imbas Kecelakaan di MotoGP Mandalika 2025 tautan
  • TMC Blog: Blak-blakan Dokter, Kapasitas Performa Lengan Kanan Marc Marquez Tinggal 50% tautan
  • Motorsport.com: MotoGP Indonesia, Marquez Patah Tulang Selangka Kanan tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.