Hasil UFC 331: Joshua Van Menang Angka Mutlak, Pertahankan Sabuk Flyweight dari Pantoja
Joshua Van mempertahankan sabuk flyweight UFC usai menang angka mutlak atas Alexandre Pantoja di UFC 331, sekaligus membungkam keraguan publik soal keabsahan gelarnya.
Joshua Van sukses mempertahankan sabuk kelas terbang (flyweight) UFC usai menang angka mutlak atas Alexandre Pantoja pada laga ulang di UFC 331, Sabtu (19/9) waktu Los Angeles atau Minggu (20/9) WIB. Kemenangan telak ini sekaligus menjawab keraguan publik yang selama ini menilai gelar Van diragukan karena diraih lewat insiden cedera lawannya pada Desember 2025.
Baca Cepat
- Joshua Van menang angka mutlak dengan skor 49-46, 48-47, dan 50-45 atas Alexandre Pantoja di UFC 331, Crypto.com Arena, Los Angeles.
- Ini adalah pertahanan sabuk kedua Van, sekaligus jawaban atas kemenangan kontroversial via TKO cedera pada Desember 2025 lalu.
- Arman Tsarukyan mencatat KO brutal dengan sikutan atas Mauricio Ruffy di ronde pertama dan kini didapuk jadi penantang utama kelas ringan.
- Gable Steveson, peraih emas Olimpiade 2020, jadi korban upset mengejutkan lewat KO 12 detik dari Sean Sharaf.
UFC 331: Van Buktikan Diri Lewat Kemenangan Angka yang Meyakinkan
Duel ulang bertajuk UFC 331: Van vs. Pantoja 2 digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, disaksikan 19.357 penonton dengan gate sekitar 8,2 juta dolar AS. Laga ini menjadi rubber match emosional setelah pertemuan pertama keduanya di UFC 323, Desember 2025, berakhir kontroversial hanya dalam 26 detik akibat cedera siku Pantoja yang membuat Van naik takhta tanpa kemenangan murni.
Pantoja tampil agresif di ronde pembuka dan sempat mengontrol jalannya pertarungan lewat pukulan-pukulan bersih. Namun Van menemukan ritme di ronde kedua dan ketiga lewat pukulan yang lebih presisi, sembari meredam upaya takedown lawannya. Di ronde keempat Pantoja sempat menjatuhkan Van lewat takedown, tetapi gagal memaksimalkan posisi tersebut, sebelum Van tampil dominan di ronde penutup dengan rentetan kombinasi yang nyaris merobohkan Pantoja jelang bel akhir.
Ketiga hakim sepakat memenangkan Van dengan skor 49-46, 48-47, dan 50-45, hasil yang membuatnya mempertahankan sabuk kelas terbang untuk kedua kalinya sejak merebutnya di UFC 323. Usai laga, Van langsung menjawab kritik yang menyebut gelarnya diragukan karena diraih lewat insiden cedera, bukan lewat pukulan atau submission murni. “Banyak yang bilang kemenangan itu cuma kebetulan, sekarang coba ragukan lagi,” ujar Van seperti dikutip Al Jazeera.
Skor 50-45 Tuai Kontroversi dari Otoritas Tinju California
Meski Van difavoritkan menang di sebagian besar ronde, salah satu kartu skor 50-45 yang menyapu bersih seluruh ronde untuk Van memicu perdebatan di kalangan pengamat MMA. Direktur eksekutif California State Athletic Commission (CSAC), Andy Foster, disebut ikut mempertanyakan kartu skor tersebut, terutama untuk ronde keempat saat Pantoja sempat menjatuhkan Van lewat takedown namun tetap kalah di kartu itu.
Mayoritas pengamat sepakat Van unggul secara keseluruhan dalam laga ini, namun perbedaan tajam pada satu kartu skor kembali memicu diskusi soal konsistensi penjurian di ajang UFC, isu yang berulang kali muncul dalam beberapa tahun terakhir.
Tsarukyan Hantam Ruffy dengan Sikutan, Kini Incar Sabuk Gaethje
Di laga co-main event, Arman Tsarukyan membungkam Mauricio Ruffy lewat knockout ronde pertama pada menit 4:56 dari lima ronde yang dijadwalkan di kelas ringan. Petarung asal Armenia berusia 29 tahun itu sempat termakan pukulan kanan bersih di awal laga, sebelum beralih ke strategi bergulat dan akhirnya melepaskan dua sikutan keras yang membuat Ruffy ambruk di dekat pagar oktagon.
Kemenangan ini menjadi laga keenam beruntun bagi Tsarukyan sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai penantang utama kelas ringan UFC. Sejumlah pengamat menyebut sulit untuk tidak memberikan Tsarukyan kesempatan gelar melawan juara kelas ringan saat ini, Justin Gaethje, usai penampilan meyakinkan di UFC 331 tersebut.
Steveson Kena Upset Mengejutkan dari Sharaf Hanya 12 Detik
Kejutan terbesar malam itu datang dari kelas berat, ketika Sean Sharaf menjatuhkan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 sekaligus dua kali juara NCAA Divisi 1, Gable Steveson, hanya dalam 12 detik di ronde pertama. Sharaf melepaskan pukulan hook kiri yang telak mengenai Steveson dan langsung membuatnya tak sadarkan diri.
Kemenangan ini tercatat sebagai salah satu upset terbesar dalam sejarah UFC. Sharaf masuk oktagon sebagai underdog dengan odds lebih dari 10 banding 1 dan sebelumnya belum pernah menang dalam dua penampilan di UFC, sementara Steveson sempat dijagokan hingga odds -1800 oleh sejumlah bandar taruhan.
Hasil Lengkap UFC 331 dan Agenda Berikutnya
Selain dua laga teratas, kartu utama UFC 331 turut diwarnai kemenangan TKO ronde pertama Patricio Pitbull atas Dooho Choi lewat rentetan pukulan dan sikutan, serta kemenangan split decision Alonzo Menifield atas prospek tak terkalahkan asal Polandia, Iwo Baraniewski, meski Menifield harus bertarung dengan kondisi patah tulang ibu jari kiri.
Di kartu pembuka, veteran kelas bantam Marlon Vera menundukkan Charles Jourdain lewat TKO ronde ketiga, sementara Robelis Despaigne mengalahkan Tai Tuivasa lewat split decision di kelas berat.
Dengan rangkaian hasil mengejutkan malam itu, mulai dari validasi gelar Van, kebangkitan Tsarukyan, hingga upset Steveson, UFC 331 langsung menjadi salah satu kartu paling dibicarakan sepanjang 2026. Publik kini menanti kelanjutan cerita di kelas terbang dan kelas ringan pada kartu-kartu UFC berikutnya menjelang akhir tahun.
Artikel ini dirangkum dari:
- UFC.com: Main Card Results, Crypto.com UFC 331: Van vs Pantoja 2 tautan
- ESPN: UFC 331 results, Van dominates Pantoja to retain men’s flyweight title tautan
- Al Jazeera: Myanmar’s Van defeats Pantoja to retain flyweight title in UFC 331 tautan
- Yahoo Sports: 50-45?! Joshua Van blanks Alexandre Pantoja on UFC 331 judge’s scorecard tautan