UFC Fight Night: Rosas Jr vs Barcelos — Raul Rosas Jr Incar Status Headliner Termuda UFC
Raul Rosas Jr menantang veteran Raoni Barcelos di laga utama UFC Fight Night akhir pekan ini, dengan peluang mencatatkan diri sebagai headliner termuda dalam sejarah UFC.
Sepekan setelah drama UFC 331 di Los Angeles, gelombang UFC berikutnya sudah menanti akhir pekan ini. UFC Fight Night: Rosas Jr. vs. Barcelos digelar Sabtu (26/9) waktu Las Vegas, atau Minggu pagi (27/9) WIB, di Meta APEX, dengan laga utama mempertemukan bintang muda kelas bantam Raul Rosas Jr melawan veteran asal Brasil, Raoni Barcelos, dalam duel yang berpotensi mengukir sejarah baru bagi petarung berusia 21 tahun tersebut.
Baca Cepat
- UFC Fight Night: Rosas Jr. vs. Barcelos digelar Sabtu (26/9) waktu Las Vegas, atau Minggu pagi (27/9) WIB, di Meta APEX, Las Vegas, Nevada.
- Laga utama mempertemukan bintang muda kelas bantam Raul Rosas Jr (21 tahun, rekor UFC 6-1) melawan veteran Brasil Raoni Barcelos (39 tahun, rekor 22-5).
- Jika tampil sesuai jadwal, Rosas Jr akan tercatat sebagai atlet termuda yang pernah menjadi headliner kartu UFC, menurut catatan resmi UFC.com.
- Kartu berisi 12 laga ini juga menghadirkan dua final The Ultimate Fighter musim ke-34 di kelas bantam dan strawweight putri.
Jadwal dan Cara Menonton UFC Fight Night: Rosas Jr. vs. Barcelos
UFC Fight Night: Rosas Jr. vs. Barcelos—yang juga tercatat sebagai UFC Fight Night 289 atau UFC Vegas 121—berlangsung di Meta APEX, Las Vegas, Nevada, Sabtu (26/9) waktu setempat. Sesi prelim dijadwalkan mulai pukul 17.00 waktu Amerika bagian timur (ET) atau 04.00 WIB, dilanjutkan kartu utama pukul 20.00 ET atau 07.00 WIB, Minggu (27/9) pagi. Seluruh rangkaian laga, baik prelim maupun kartu utama, disiarkan lewat Paramount+ untuk penonton di Amerika Serikat.
Duel Utama: Raul Rosas Jr Hadapi Veteran Raoni Barcelos di Kelas Bantam
Raul Rosas Jr membawa rekor UFC 6 kemenangan dan 1 kekalahan (rekor profesional keseluruhan 12-1) ke laga ini, dengan lima kemenangan beruntun sejak kekalahan angka dari Christian Rodriguez pada laga catchweight di UFC 287, April 2023. Petarung kelahiran 8 Oktober 2004 ini baru berusia 21 tahun dan akan genap 22 tahun kurang dari dua pekan setelah laga ini berlangsung.
Di seberang oktagon, Raoni Barcelos datang sebagai batu ujian yang jauh lebih berpengalaman. Petarung Brasil berusia 39 tahun ini mengantongi rekor profesional 22 kemenangan dan 5 kekalahan serta menempati peringkat 13 besar kelas bantam UFC. Barcelos tengah menikmati rentetan kemenangan beruntun, di antaranya atas prospek tak terkalahkan Payton Talbott—kemenangan yang dinobatkan sejumlah media MMA sebagai salah satu upset terbesar 2025—serta kemenangan atas mantan juara dunia Cody Garbrandt, Ricky Simón, dan Montel Jackson. Ia juga dikenal sebagai petarung yang tahan banting, dengan 10 dari 12 laga terakhirnya berlangsung hingga keputusan juri dan memenangi 7 di antaranya.
Rosas Jr Incar Status Headliner Termuda dalam Sejarah UFC
Menurut catatan resmi UFC.com, jika laga ini berlangsung sesuai jadwal, Rosas Jr akan tercatat sebagai atlet termuda yang pernah didapuk sebagai headliner sebuah kartu UFC. Predikat ini menambah panjang daftar rekor “termuda” yang sudah dikoleksi petarung yang akrab disapa “El Nino Problema” ini sejak debutnya: sempat jadi fighter termuda yang diteken UFC pada usia 17 tahun 11 bulan, lalu jadi pemenang termuda dalam sejarah UFC di usia 18 tahun 2 bulan usai menang submisi ronde pertama atas Jay Perrin di UFC 282, Desember 2022.
Rosas Jr juga memegang rekor persentase waktu kontrol tertinggi dalam sejarah divisi bantamweight UFC (56,9 persen) serta pernah mencatatkan 16 takedown dalam satu laga melawan Rob Font, jumlah terbanyak kedua sepanjang sejarah UFC. Ia pun sempat menjadi petarung termuda yang meraih lima kemenangan UFC, memecahkan rekor Vitor Belfort yang telah bertahan 27 tahun. Rentetan pencapaian ini jadi modal Rosas Jr dalam ambisi jangka panjangnya: menjadi juara dunia termuda dalam sejarah UFC.
Dua Final The Ultimate Fighter Musim 34 Turut Tersaji
Selain laga utama, kartu ini juga menyajikan dua partai final The Ultimate Fighter musim ke-34. Di kelas bantam, Mehemmedeli Osmanli asal Azerbaijan berhadapan dengan Ilimbek Akylbek uulu dari Kirgizstan. Keduanya berusia 22-23 tahun dan tampil dominan sepanjang turnamen, sehingga pemenangnya berpeluang menjadi finalis TUF termuda sejak Kelvin Gastelum. Di kelas strawweight putri, Melissa Amaya asal Amerika Serikat menantang Valesca “Tina Black” Machado dari Brasil. Amaya melaju ke final usai memenangi laga semifinal yang dramatis, sementara Machado membawa pengalaman sebagai mantan juara promosi Invicta FC.
Laga-Laga Lain yang Tak Kalah Menarik
Kartu utama turut diramaikan duel kelas menengah antara Rodolfo Vieira, grappler Brasil berusia 36 tahun yang berusaha menghentikan tren dua kekalahan beruntun, melawan Robert Bryczek asal Polandia yang tampil percaya diri usai menang KO atas Brad Tavares pada September tahun lalu. Di kelas bantam lain, Brady Hiestand yang comeback dari cedera lutut setelah tiga kemenangan beruntun akan menghadapi Rinya Nakamura, juara Road to UFC musim pertama asal Jepang yang kembali tampil usai delapan bulan absen pasca kemenangan stoppage ronde pertama di laga debutnya. Segmen prelim turut menghadirkan duel kelas bantam wanita berperingkat antara Norma Dumont (peringkat 4) melawan Ailín Pérez (peringkat 5).
Panggung Pembuktian di Kelas Bantam UFC
Dengan 12 laga dalam satu malam, UFC Fight Night: Rosas Jr. vs. Barcelos menjelma jadi panggung regenerasi sekaligus pembuktian di kelas bantam. Jika Rosas Jr mampu membungkam perlawanan Barcelos, jalannya menuju status kontender gelar, dan rekor sebagai juara termuda dalam sejarah UFC, akan makin terbuka lebar. Sebaliknya, kemenangan Barcelos akan jadi bukti bahwa pengalaman dan kematangan teknik masih bisa meredam potensi besar petarung muda di divisi yang kian kompetitif ini.