Kembali
SEPAK BOLA 8 min read 28 September 2026

Persiapan Timnas Indonesia Jelang Malaysia: Kondisi Skuad dan Evaluasi Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026

Persiapan Timnas Indonesia jelang laga krusial kontra Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: kondisi tiga pemain yang masih dipantau tim medis (Emil Audero, Dean James, Ragnar Oratmangoen), evaluasi Herdman soal efisiensi dan intensitas dari laga Singapura, ancaman lini depan Malaysia lewat Arif Aiman Hanapi dan Bergson da Silva, prediksi susunan pemain, serta konteks klasemen dan rekor head-to-head kedua negara.

Persiapan Timnas Indonesia Jelang Malaysia: Kondisi Skuad dan Evaluasi Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026
Foto: BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr via Wikimedia Commons (Domain Publik/dokumentasi resmi Pemerintah RI, bukan dari laga Malaysia malam ini)

Persiapan Timnas Indonesia jelang laga hidup-mati kontra Malaysia malam ini, Senin (28/9) pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), diwarnai sejumlah catatan penting bagi John Herdman: kondisi tiga pemain yang masih dipantau tim medis, evaluasi efisiensi dari kemenangan 2-0 atas Singapura, serta kewaspadaan ekstra terhadap Malaysia yang datang dengan modal sama kuat usai membantai Bangladesh 3-0. Laga matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 ini bukan sekadar soal gengsi Derbi Nusantara, melainkan pertarungan langsung memperebutkan puncak klasemen grup.

Baca Cepat

  • Timnas Indonesia vs Malaysia digelar Senin (28/9) pukul 19.30 WIB di SUGBK Jakarta; kedua tim sama-sama mengantongi 3 poin dari laga pembuka, tapi Malaysia sementara memuncaki Grup A berkat selisih gol lebih baik (+3 berbanding +2).
  • John Herdman masih memantau kondisi tiga pemain jelang laga ini — Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen — dengan keputusan final baru diambil setelah pemeriksaan Senin pagi.
  • Herdman mengakui ada pekerjaan rumah dari laga Singapura, terutama soal efisiensi di depan gawang dan menjaga intensitas penuh 90 menit, karena Malaysia dinilai membawa ancaman lebih banyak lewat duo Arif Aiman Hanapi dan Bergson da Silva.
  • Kemenangan malam ini akan membawa Indonesia mengambil alih puncak Grup A dengan modal besar menuju laga penutup fase grup kontra Bangladesh pada 1 Oktober.

Jadwal, Klasemen Grup A, dan Kenapa Laga Ini Krusial

Timnas Indonesia menjamu Malaysia pada matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9) malam, dengan kick-off pukul 19.30 WIB di SUGBK, Jakarta — sedikit lebih awal dibanding laga pembuka kontra Singapura yang mulai pukul 20.00 WIB. Indonesia membawa modal kemenangan 2-0 dari laga pertama, dengan gol Ragnar Oratmangoen di menit ke-13 dan penalti Ole Romeny di menit ke-74. Singapura sempat bermain dengan 10 orang sejak menit ke-70 setelah Muhammad Safuwan Baharudin menerima kartu merah — awalnya diganjar kuning karena melanggar Romeny, lalu wasit mengubahnya menjadi merah usai tinjauan VAR karena dianggap menggagalkan peluang emas Indonesia.

Di laga pembuka lainnya, Malaysia menang telak 3-0 atas Bangladesh lewat brace Arif Aiman Hanapi (menit 18 dan 38) serta gol debut Bergson da Silva (menit 52). Hasil itu membuat klasemen sementara Grup A menjadi: Malaysia di puncak dengan 3 poin dan selisih gol +3, disusul Indonesia di posisi kedua dengan 3 poin dan selisih gol +2, sementara Singapura dan Bangladesh sama-sama mengoleksi 0 poin dengan selisih gol masing-masing -2 dan -3. Jika Indonesia menang malam ini, Garuda otomatis mengambil alih puncak klasemen dengan keunggulan telak 6 berbanding 3 poin atas Malaysia, menjelang laga terakhir fase grup kontra Bangladesh pada 1 Oktober. Hasil imbang membuat kedua tim sama-sama mengoleksi 4 poin dan nasib baru ditentukan di matchday terakhir, sementara kekalahan berarti Indonesia wajib menang atas Bangladesh sekaligus berharap Malaysia tergelincir kontra Singapura di laga penutup grup. Pada hari yang sama, giliran Singapura menjamu Bangladesh di partai lain matchday kedua.

Persiapan dan Rotasi Skuad Garuda: Tiga Nama dalam Pemantauan

Timnas Indonesia masih harus tampil tanpa kapten Jay Idzes, yang absen sejak laga Singapura akibat cedera otot paha yang didapat saat memperkuat Sassuolo kontra Juventus di Serie A, dengan ban kapten kini dipegang Kevin Diks. Yang jadi sorotan jelang laga Malaysia adalah kondisi tiga pemain lain: kiper Emil Audero yang tak diturunkan sama sekali saat laga Singapura dan kondisinya masih dalam pemantauan tim medis, gelandang Dean James yang tampil sebagai starter namun ditarik keluar di babak kedua, serta winger Ragnar Oratmangoen — pencetak gol pembuka ke gawang Singapura — yang harus ditarik keluar pada menit ke-64 usai berbenturan dengan pemain lawan. Ketiganya sempat mengikuti sesi latihan di Stadion PTIK pada Minggu malam (27/9). “Seperti yang selalu saya katakan, ini dilihat per hari. Jadi, mereka berlatih malam ini. Kami akan menilai kondisi mereka lagi setelah malam ini,” ujar Herdman, yang menambahkan keputusan final baru akan diambil setelah evaluasi Senin pagi.

Di luar isu kebugaran, Herdman juga menyoroti proses membangun kekompakan skuad yang menurutnya masih berjalan. “Kalau kalian cuma bersama tiga bulan, ini benar-benar skuad yang berbeda,” ujarnya, merujuk pada sejumlah kombinasi baru yang belum lama terbentuk — termasuk Luke Vickery yang baru pertama kali bermain berdampingan dengan Mitchell Baker, serta Ole Romeny yang masih membangun pemahaman baru dengan lini tengah. Skuad ini turut diperkuat tiga pemain yang menjalani debut senior pada turnamen ini: Dean James, Luke Vickery, dan Dion Markx, pemain naturalisasi kelahiran Belanda yang kini berstatus pinjaman di Persita Tangerang dari Persib Bandung. Herdman menyatakan optimistis performa timnya akan terus membaik seiring jam terbang bermain bersama yang makin bertambah.

Rekomendasi Jelang Derbi Malam Ini
Nike Men’s Phantom 6 Low Club Multi-Ground Soccer Cleats
Sepatu grip multi-ground yang stabil, cocok buat gaya menyerang eksplosif ala lini depan Garuda saat menekan pertahanan lawan.
Lihat →
adidas Football Copa Pure IV League Firm Ground Football Boots
Sepatu kulit dengan sentuhan lembut dan kontrol presisi, pas buat gaya build-up dari lini tengah seperti yang coba dibangun Thom Haye dan Joey Pelupessy.
Lihat →
Specs Integral FB Sock Kaos Kaki Bola Hitam
Kaos kaki bola lokal yang nyaman dipakai latihan rutin maupun nonton bareng mendukung Garuda malam ini.
Lihat →

Evaluasi Herdman: PR dari Kemenangan atas Singapura

Meski menang 2-0, Herdman tak menutupi adanya catatan evaluasi dari laga pembuka. Timnya sebenarnya menciptakan banyak peluang sepanjang laga, namun hanya dua yang benar-benar berbuah gol — gol kedua pun baru datang lewat penalti di menit 74, empat menit setelah Singapura bermain dengan 10 orang. Herdman juga mengakui ada momen ketika intensitas permainan Garuda sempat menurun di tengah laga, situasi yang memaksa staf pelatih melakukan penyesuaian taktik dari pinggir lapangan agar tim tetap memegang kendali. Pelatih asal Inggris itu turut menyoroti faktor adaptasi: sejumlah pemain yang berkarier di klub-klub Eropa masih memerlukan waktu untuk terbiasa dengan cuaca panas dan lembap khas Jakarta, kondisi yang bisa berpengaruh pada stamina di 30 menit akhir pertandingan.

Bagi Herdman, dua catatan ini — efisiensi di depan gawang dan konsistensi intensitas — menjadi pekerjaan rumah yang lebih mendesak untuk dibenahi jelang menghadapi Malaysia. Ia menegaskan timnya perlu sedikit menyesuaikan pendekatan taktik karena Harimau Malaya dinilai membawa ancaman lebih banyak dan lebih variatif dibanding Singapura, terutama lewat lini depan yang diperkuat pemain-pemain naturalisasi baru. Tanpa perbaikan pada dua aspek itu, peluang yang tercipta malam ini berisiko kembali berakhir sia-sia seperti yang sempat terlihat di laga sebelumnya.

Ancaman Malaysia: Arif Aiman, Bergson da Silva, dan Racikan Baru Tan Cheng Hoe

Malaysia tampil dengan wajah skuad yang jauh berbeda di bawah pelatih interim Tan Cheng Hoe, sosok berpengalaman yang pernah menukangi Harimau Malaya pada 2017-2022 sebelum menjabat Direktur Teknis Federasi Sepak Bola Malaysia pada 2025-2026. Dari skuad yang tampil di Piala AFF 2026, hanya lima pemain yang dipertahankan Tan Cheng Hoe untuk turnamen ini — Azri Ghani, Ubaidullah Shamsul, Sergio Aguero, Pavithran Gunalan, dan Faris Danish Asrul — sementara sisanya dirombak signifikan, termasuk kehadiran empat pemain naturalisasi baru: Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, Shane Lowry, dan Brad Tapp.

Ancaman paling nyata datang dari Arif Aiman Hanapi, winger Johor Darul Ta’zim (JDT) kelahiran 4 Mei 2002 yang langsung mencetak dua gol ke gawang Bangladesh di menit 18 dan 38. Ia bahu-membahu dengan Bergson da Silva, penyerang naturalisasi kelahiran Brasil yang sudah lima tahun tinggal di Malaysia sejak 2021 dan langsung membukukan gol debut di menit 52. Di level klub, Bergson dikenal sebagai mesin gol utama JDT dengan koleksi lebih dari 190 gol bersama klub raksasa Liga Super Malaysia itu, catatan yang membuat sejumlah media Malaysia menjagokannya sebagai senjata baru paling berbahaya untuk meladeni lini belakang Indonesia malam ini.

Prediksi Susunan Pemain dan Skema Taktik Malam Ini

Sejumlah media memprediksi Herdman tetap mempertahankan skema 3-4-3 yang dipakai kontra Singapura, dengan trio bek Kevin Diks (kapten), Elkan Baggott, dan Justin Hubner, dua wing-back Calvin Verdonk dan Luke Vickery, poros ganda Thom Haye-Joey Pelupessy, serta trio depan Ole Romeny yang didukung Ragnar Oratmangoen dan Mitchell Baker — dengan catatan Dean James kemungkinan diistirahatkan sebagai langkah antisipasi. Prediksi ini menyebut Thom Haye berperan lebih maju sebagai motor kreativitas berdampingan dengan Pelupessy, sebuah eksperimen lini tengah yang disebut media sebagai penyesuaian dari pola laga Singapura. Soal penjaga gawang, prediksi yang beredar sebelum kabar cedera Audero mencuat masih menempatkannya sebagai pilihan utama, meski dengan status kebugarannya yang masih dipantau, Maarten Paes — yang tampil di laga Singapura — besar kemungkinan kembali dipercaya mengawal gawang Garuda.

Herdman sendiri menegaskan timnya tak akan terbawa suasana meski laga ini sarat gengsi. “Saya sangat bersemangat menghadapi pertandingan besar ini. Ini benar-benar pertandingan penentu,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa laga sekelas ini biasanya “mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemain top.” Namun ia mewanti-wanti timnya untuk tetap bermain lepas dan tidak terbebani tensi derby. “Seperti yang selalu saya katakan: hormati momennya, tetapi tetap mainkan pertandingannya,” katanya. “Kami harus bermain, membawa gaya dan identitas kami, membuat para suporter bersemangat, kemudian menjaga rumah kami.”

Derbi Nusantara Demi Puncak Grup A

Antusiasme publik terhadap laga ini tecermin dari harga tiket yang dipatok paling mahal sepanjang turnamen: tribun barat dan timur SUGBK dijual Rp600 ribu, Garuda South dan North Rp200 ribu, serta Upper Garuda Rp150 ribu, jauh di atas harga laga-laga Grup A lainnya. Secara historis, Indonesia sedikit tertinggal dari Malaysia dalam 85 pertemuan sepanjang sejarah kedua negara — 34 kemenangan Malaysia berbanding 33 kemenangan Indonesia dan 18 imbang — dengan pertemuan kompetitif terakhir berujung kemenangan telak 4-1 Indonesia di semifinal Piala AFF 2020 yang baru dimainkan Desember 2021 akibat penundaan pandemi. Malam ini menjadi pertemuan ke-86 sekaligus kesempatan Indonesia membalikkan catatan tersebut sekaligus mengambil alih puncak Grup A.

Dengan taruhan sebesar itu, kombinasi antara kesiapan fisik tiga pemain yang masih dipantau, perbaikan efisiensi serta intensitas dari laga Singapura, dan kewaspadaan ekstra terhadap duet Arif Aiman-Bergson da Silva akan menentukan apakah Indonesia mampu memegang kendali penuh atas nasibnya sendiri di Grup A. Peluit kick-off akan berbunyi pukul 19.30 WIB malam ini di SUGBK, dan jawabannya akan segera terlihat begitu laga bergulir.

Artikel ini dirangkum dari:

  • Kompas Bola: Hasil Timnas Indonesia Vs Singapura 2-0: Ole Romeny Kunci Kemenangan Garuda tautan
  • Kompas Bola: Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Timnas Indonesia Libas Singapura tautan
  • CNN Indonesia: Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
  • CNN Indonesia: John Herdman Beberkan Kondisi Emil Audero Jelang Indonesia vs Malaysia tautan
  • tvOne: FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Bicara Kondisi Terkini Cedera 3 Pemain Timnas Indonesia Jelang Derbi Nusantara Vs Malaysia tautan
  • Viva: John Herdman Bongkar Perubahan yang Bakal Terjadi di Timnas Indonesia Jelang Hadapi Malaysia tautan
  • Bola.com: Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
  • Tribunnews Bangka Pos: Bergson da Silva Perkuat Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jadi Rival Berbahaya Timnas Indonesia tautan
  • FIFA.com: Arif Aiman Stars as Malaysia Beat Bangladesh at ASEAN Cup tautan
  • Detik Sport: Head-to-head Indonesia Vs Malaysia: Garuda Tertinggal Tipis tautan
  • Republika: John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan Besar Lawan Malaysia Malam Ini tautan
  • Detik Sport: Harga Tiket FIFA ASEAN Cup 2026, Paling Mahal Indonesia Vs Malaysia tautan
  • Detik Sport: Daftar Skuad Lengkap Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.