Kualifikasi Speed Putri Tuntas, Desak Made Incar Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2026
FPTI memastikan Desak Made Rita Kusuma Dewi (peringkat 3, 6,29 detik) dan Berthdigna Devi Surya Kusuma (peringkat 5, 6,49 detik) lolos ke putaran final speed 4 jalur Asian Games 2026. Final berlangsung sore-malam ini, berbarengan final boulder putra dan kualifikasi speed putra Veddriq Leonardo.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) memastikan hasil resmi kualifikasi speed putri Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Rabu (30/9/2026): Desak Made Rita Kusuma Dewi finis di peringkat tiga dengan catatan waktu 6,29 detik, disusul Berthdigna Devi Surya Kusuma di peringkat lima dengan 6,49 detik. Keduanya dipastikan lolos ke putaran final nomor speed empat jalur yang dituntaskan sore hingga malam ini di Port Messe Nagoya International Exhibition Hall, mulai perempat final pukul 18.08 WIB hingga final pukul 18.28 WIB jika terus melaju. Di jam yang hampir bersamaan, final boulder putra digelar pukul 16.00 WIB, sementara Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria baru memulai kualifikasi speed putra pukul 10.30 WIB dengan babak utama menanti Kamis (1/10).
Baca Cepat
- Kualifikasi speed putri Asian Games 2026 tuntas Selasa (29/9): Desak Made Rita Kusuma Dewi peringkat 3 (6,29 detik), Berthdigna Devi Surya Kusuma peringkat 5 (6,49 detik)—FPTI memastikan keduanya lolos ke putaran final.
- Rabu (30/9) jadi hari terpadat rangkaian Nagoya: final boulder putra pukul 16.00 WIB, lalu perempat final hingga final speed putri berlangsung berurutan mulai 18.08 WIB malam ini.
- Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria baru menjalani kualifikasi speed putra pukul 10.30 WIB hari ini; babak utama dan final nomor itu baru bergulir Kamis (1/10).
- Panjat tebing jadi andalan Indonesia mengejar emas keempat dari target kontingen di Nagoya, setelah tiga emas sebelumnya disumbang bulu tangkis beregu putra, angkat besi, dan bulu tangkis ganda putra.
Kualifikasi Resmi Tuntas: Desak Made Peringkat Tiga, Berthdigna Menyusul di Posisi Lima
Hasil kualifikasi speed putri yang digelar Selasa (29/9) di Port Messe Nagoya akhirnya terverifikasi lewat rilis resmi FPTI berjudul “Desak Made dan Berthdigna Lolos Putaran Final Speed 4 Jalur Asian Games 2026” yang terbit Rabu pagi. Desak Made mencatat waktu terbaik 6,29 detik dari beberapa kesempatan memanjat—termasuk catatan 7,12 detik dan satu percobaan yang berujung false start—cukup untuk menutup kualifikasi di peringkat tiga. Berthdigna melengkapi dengan catatan 6,49 detik dari rangkaian percobaan 6,59, 6,49, 6,58, dan 6,74 detik, mengamankan peringkat lima.
Kualifikasi ini sekaligus menuntaskan debut format Speed 4 di panggung Asian Games. Berdasarkan urutan hasil yang beredar, kualifikasi dipuncaki Deng Lijuan asal China dengan rekor Games 6,23 detik, diikuti Jimin Jeong dari Korea Selatan di 6,25 detik, sebelum Desak Made menempel di posisi tiga. Modal Desak Made terbilang solid—ia pemegang rekor Asia nomor speed putri dengan catatan 6,07 detik yang dibukukan saat menjuarai World Climbing Asia Championship 2026 di Meishan, China, awal tahun ini, sekaligus modal tiket kualifikasinya menuju Nagoya.
Jadwal Terpadat: Final Boulder Putra Sore Ini, Speed Putri Berlanjut hingga Malam
Rabu ini menjadi hari dengan agenda terpadat sepanjang rangkaian panjat tebing Nagoya. Pagi tadi, boulder putri menjalani semifinal, sementara final boulder putra dijadwalkan sore ini pukul 16.00 WIB dengan Raviandi Ramadhan—yang musim ini tampil rangkap di nomor lead dan boulder—serta Ravianto Ramadhan sebagai wakil Indonesia. Hingga artikel ini disusun, belum ditemukan rilis resmi dan terverifikasi soal peringkat semifinal boulder putra kemarin maupun kepastian salah satu dari keduanya menembus delapan besar final sore ini.
Adapun nomor speed putri melanjutkan momentum dari kualifikasi kemarin lewat rangkaian eliminasi yang berjalan seperti maraton dalam satu hari: perempat final Desak Made pukul 18.08 WIB dan Berthdigna pukul 18.12 WIB, dilanjutkan semifinal pukul 18.19 WIB bagi yang lolos, lalu final pukul 18.28 WIB bagi yang terus melaju. Format inilah yang membuat nasib kedua wakil Indonesia di nomor speed putri bakal terjawab tuntas malam ini juga, tanpa perlu menunggu hari berikutnya.
Mengejar Emas Keempat: Begini Peta Perolehan Medali Indonesia di Nagoya
Sorotan pada panjat tebing hari ini tidak lepas dari posisi kontingen Indonesia di klasemen medali Asian Games 2026. Per Rabu pagi, Indonesia mengantongi 3 emas, 7 perak, dan 20 perunggu—total 30 medali di peringkat 15—dengan tiga emas itu masing-masing disumbang bulu tangkis beregu putra lewat kemenangan comeback atas China pada 24 September, angkat besi dari Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kg, serta bulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang mengalahkan wakil China di final pada 29 September. Dari empat emas yang ditargetkan kontingen Merah Putih di ajang ini, satu tiket masih kosong, dan panjat tebing—khususnya nomor speed putri—disebut banyak media olahraga nasional sebagai peluang paling realistis untuk melengkapinya malam ini.
Secara khusus untuk cabang panjat tebing, FPTI mematok target tiga medali dari Nagoya: dua dari nomor speed putra dan putri, satu lagi dari lead. Status juara bertahan Asia dan rekor 6,07 detik membuat speed putri dipandang sebagai nomor berpeluang emas paling tinggi di antara ketiga incaran tersebut, kendati lawan di final nanti tetap datang dari kekuatan tradisional Asia seperti China dan Korea Selatan.
Veddriq dan Aditya Baru Mulai, Final Speed Putra Masih Menanti Kamis
Berbeda dengan format speed putri yang menuntaskan kualifikasi hingga final hanya dalam rentang dua hari, nomor speed putra berjalan dengan jadwal terpisah. Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria baru menjalani kualifikasi pukul 10.30 WIB hari ini, tanpa babak lanjutan di hari yang sama—bila keduanya masuk kuota lolos, babak utama sekaligus final speed putra baru bergulir Kamis (1/10). Publik perlu mencermati perbedaan jadwal ini supaya tidak keliru mengira Veddriq sudah bertanding memperebutkan medali hari ini.
Modal performa Veddriq musim ini meyakinkan: di World Climbing Series Chamonix 2026 ia membukukan waktu terbaik 4,86 detik di lintasan A dan 4,899 detik di lintasan B. Namun ambisi emas individu di Asian Games masih jadi pekerjaan rumah peraih emas Olimpiade Paris ini—prestasi terbaiknya di ajang multievent Asia baru perunggu pada Asian Games 2022 Hangzhou. Hasil kualifikasi hari ini jadi penentu awal apakah misi itu berpeluang terwujud Kamis lusa.
Hasil Resmi Sore-Malam Ini Masih Ditunggu Verifikasi
Penting dicatat, hingga artikel ini disusun pada Rabu siang, hasil final boulder putra pukul 16.00 WIB maupun rangkaian eliminasi speed putri yang baru dimulai pukul 18.08 WIB malam ini belum berlangsung atau belum dirilis resmi oleh panitia, FPTI, maupun IFSC. Penelusuran ke situs resmi FPTI, ANTARA, CNN Indonesia, Kompas, dan detik.com per pagi ini baru menampilkan jadwal serta hasil kualifikasi kemarin—belum ada laporan siapa yang naik podium boulder putra maupun siapa yang akhirnya menjadi juara speed putri. 20FIT akan memperbarui laporan begitu hasil resmi kedua nomor tersebut dirilis dan terverifikasi lintas sumber, sekaligus memastikan nama juara dan catatan waktu yang dipublikasikan akurat sebelum diturunkan.
Bagi pembaca yang ingin memantau langsung jalannya final sore-malam ini, hak siar Asian Games 2026 dipegang TVRI, RANS Entertainment, serta Emtek Media lewat Vidio dan Nex.
Sisa Rangkaian: Boulder Putri Besok, Lead Menyusul Akhir Pekan
Rangkaian panjat tebing Nagoya masih menyisakan beberapa titik krusial. Kamis (1/10) diisi final boulder putri pukul 16.00 WIB, sekaligus—bila Veddriq dan Aditya lolos kualifikasi hari ini—babak utama dan final speed putra di jam serupa. Rangkaian ditutup nomor lead: semifinal putri-putra Jumat (2/10) pukul 15.00 dan 16.30 WIB, disusul final lead putri-putra Sabtu (3/10) pukul 16.00 dan 17.00 WIB. Dengan tiga medali jadi target resmi FPTI dan satu tiket emas kontingen masih terbuka, hasil sore-malam ini di Port Messe Nagoya akan banyak menentukan arah pekan penutup panjat tebing Indonesia.
Artikel ini dirangkum dari:
- ANTARA News: Desak-Berthdigna lolos kualifikasi huni peringkat ketiga dan kelima tautan
- ANTARA News: Jadwal pertandingan: Panjat tebing berpeluang tambah medali tautan
- FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia): Press Release resmi tautan
- CNN Indonesia: Potensi Panjat Tebing Sumbang Emas Keempat Sekaligus Capai Target tautan
- CNN Indonesia: Klasemen Asian Games Rabu Pagi 30 September: Indonesia 30 Medali tautan
- detik.com: Klasemen Medali Asian Games 2026, Raih Emas, Indonesia Naik ke Peringkat 16 tautan
- Wikipedia: Sport climbing at the 2026 Asian Games (jadwal kompetisi) tautan