Kembali
LARI 7 min read 2 October 2026

Jakarta Running Festival 2026: Gold Label Pertama di Indonesia, Garis Biru, dan Transportasi Gratis

myBCA Jakarta Running Festival 2026 meraih World Athletics Gold Label pertama di Indonesia untuk half marathon. Pemprov DKI menggratiskan angkutan publik bagi peserta, sementara garis biru dan elite field internasional disiapkan untuk 24-25 Oktober.

Rombongan pelari elite putra dan putri melaju di jalan raya Berlin disaksikan penonton yang bertepuk tangan, foto ilustrasi BMW Berlin Marathon 2024
Foto: Leonhard Lenz via Wikimedia Commons (CC0). Foto ilustrasi: pelari elite putra dan putri di BMW Berlin Marathon 2024, Berlin-Friedenau (29/9/2024); bukan dokumentasi Jakarta Running Festival 2026.

Pemprov DKI Jakarta menggratiskan angkutan publik bagi peserta myBCA Jakarta Running Festival 2026 (JRF 2026) yang mengenakan nomor lari (bib) resmi pada 24–25 Oktober, kata Gubernur Pramono Anung dalam konferensi pers di Balai Kota, Rabu (30/9). Di forum yang sama, penyelenggara PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB) memastikan myBCA Jakarta Half Marathon meraih World Athletics Gold Label, yang pertama bagi lomba lari jalan raya di Indonesia, lengkap dengan garis biru penanda rute terpendek dan elite field berisi pelari yang pernah naik podium Berlin serta Tokyo Marathon. Start half marathon tinggal 22 hari lagi, Sabtu, 24 Oktober, pukul 04.30 WIB.

Baca Cepat

  • JRF 2026 digelar 22–25 Oktober dengan hari lomba 24–25 Oktober di kawasan Gelora Bung Karno; panitia menyebut 37 ribu pelari, termasuk lebih dari 1.000 pelari internasional dari 48 negara, di lima kategori.
  • myBCA Jakarta Half Marathon meraih World Athletics Gold Label, sedangkan Hydroplus Marathon mendapat World Athletics Road Race Label; status Gold dinilai ulang setiap tahun.
  • Peserta ber-bib resmi gratis naik angkutan publik Pemprov DKI pada 24–25 Oktober, garis biru Shortest Possible Route dicat di lintasan, dan JRF Expo di Istora Senayan menghadirkan 130 jenama.
  • Hadiah juara Open half marathon Rp185 juta dan 10K Rp20 juta, plus bonus Rp200 juta bagi pelari yang memecahkan rekor nasional half marathon di JRF 2026.

Jakarta Running Festival 2026 Raih Gold Label, Pertama bagi Lomba Lari Jalan Raya di Indonesia

Direktur Utama KLAB Dickie Widjaja mengumumkan capaian itu di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta. Menurut laporan Antara dan Olenka, myBCA Jakarta Half Marathon meraih World Athletics Gold Label, sedangkan Hydroplus Marathon memperoleh World Athletics Road Race Label. Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan menyebut ini pertama kalinya lomba lari di Indonesia mendapat label gold, dan menegaskan KLAB memenuhi seluruh kriteria yang dipersyaratkan.

Dalam sistem label jalan raya World Athletics, Gold berada di bawah Platinum. Kriterianya antara lain lintasan steril dari lalu lintas kendaraan, rute diukur dengan standar AIMS, pencatatan waktu elektronik, elite field internasional, dan tes doping. Dickie menambahkan, peningkatan standar tahun ini mencakup rute, layanan medis, dan anti-doping yang akan diaudit pihak internasional, sementara kehadiran pelari elite merupakan keharusan bagi lomba berstatus Gold Label.

Statusnya tidak permanen. Menurut Dickie, label harus diajukan ulang setiap tahun dan laporan penyelenggaraan sebelumnya menjadi bahan penilaian, sehingga tahun depan statusnya bisa bertahan, naik, atau turun.

Target 37 Ribu Pelari dari 48 Negara, Dua Hari Lomba di Kawasan GBK

Panitia menyebut 37 ribu pelari akan meramaikan rangkaian empat hari 22–25 Oktober yang berpusat di kawasan Gelora Bung Karno, termasuk lebih dari 1.000 pelari internasional dari 48 negara. Jumlah pelari asal Malaysia dan Singapura disebut naik sekitar dua kali lipat dibanding tahun lalu, sedangkan Luhut menyebut peserta maraton tahun ini tiga kali lebih banyak. Kategori yang dibuka mencakup Junior Dash untuk anak usia 4–11 tahun, Samsung Galaxy 5K, Le Minerale 10K, myBCA Jakarta Half Marathon, dan Hydroplus Marathon.

Menurut laman resmi JRF, Sabtu (24/10) diisi half marathon pukul 04.30 WIB dan 5K pukul 05.15 WIB. Batas waktu half marathon 3 jam 45 menit, sengaja dibuat lebih longgar dari maraton agar pelari half marathon pertama punya kesempatan ikut serta. Minggu (25/10) menghadirkan maraton pukul 04.00 WIB (batas waktu lima jam) dan 10K pukul 05.15 WIB (batas waktu dua jam). Pendaftaran publik tahap late bird sudah ditutup, tetapi peserta terdaftar bisa memakai program latihan 12 pekan dari panitia, dengan beban puncak di pekan 8–11 dan tapering di pekan ke-12. Jika dihitung mundur dari hari lomba, pelari yang mengikuti program itu kini berada sekitar pekan ke-9.

Bekal Lari Pagi di Jakarta yang Panas dan Lembap
PUMA Sepatu x HYROX Deviate Elite 4 Pria
Sepatu lari performa tinggi dari kolaborasi PUMA dan HYROX, pilihan menarik bagi pelari yang memburu personal best di hari lomba.
Lihat →
NPURE Sunscreen Spray Cica (Centella) Beat The Sun SPF 50+ PA++++
Tabir surya spray SPF 50+ PA++++ yang mudah diaplikasikan ulang, membantu melindungi kulit setelah matahari terbit di rute lomba.
Lihat →
CucuLemon Tumbler Olahraga Stainless Steel 750ml Termos Tahan Panas Dingin Botol Minum Portable
Tumbler stainless steel 750 ml yang tahan panas dan dingin, teman hidrasi untuk sesi latihan dan kunjungan ke race expo.
Lihat →

Garis Biru dan Elite Field Berkelas Podium Berlin serta Tokyo Marathon

JRF 2026 memperkenalkan Blue Line atau Blue SPR (Shortest Possible Route), garis biru yang dicat di lintasan sebagai penanda jalur terpendek. Dickie mengatakan garis itu dibuat bagi pelari pemburu personal best dan lazimnya hanya ada di major marathon seperti Berlin, Tokyo, dan Chicago. Jalurnya dihitung mendekati rute resmi, sehingga pelari tidak perlu banyak bergeser ke kiri atau kanan. Prinsipnya, jarak resmi diukur di jalur terpendek, jadi menyimpang dari garis berarti menambah jarak. Laporan media berbeda soal lintasan yang dicat: Republika menyebut half marathon, Liputan6 menyebut rute maraton.

Dari sisi persaingan, KLAB mengundang elite field internasional. Dickie menyebut ada pelari yang pernah naik podium Berlin Marathon dan Tokyo Marathon serta peraih medali Olimpiade, dan Olenka menambahkan adanya juara dunia dalam jajaran itu. Laporan konferensi pers belum menyebut nama. Dickie memperkirakan half marathon tahun ini bisa menjadi yang tercepat di Indonesia, karena salah satu elite yang diundang punya catatan sekitar 58 menit. Luhut menilai JRF bagian dari ekosistem pengembangan atlet nasional, dan kehadiran elite dunia disebut memberi competitive exposure bagi pelari Indonesia tanpa perlu melawat ke luar negeri.

Gratis Naik Transjakarta, MRT, dan LRT, Plus Race Expo di Istora Senayan

Gubernur Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI menetapkan tarif Rp0 bagi peserta JRF yang mengenakan bib pada hari lomba, 24–25 Oktober, untuk transportasi yang dikelola Pemprov. Dalam pernyataan yang dikutip Olenka dan Navaswara, ia menyebut ini pertama kalinya MRT, TransJakarta, TransJabodetabek, dan LRT gratis sekaligus selama JRF; Liputan6 mencatat layanan LRT Jakarta mencakup rute Kelapa Gading–Manggarai. Jam layanan dan mekanisme verifikasi tahun ini belum dirinci dalam laporan konferensi pers. Sebagai gambaran, pada JRF 2025 peserta sudah menikmati MRT gratis dengan QR code pada bib untuk satu perjalanan pergi dan satu perjalanan pulang dari Stasiun Istora Mandiri, dan layanan dibuka sejak pukul 03.00 WIB.

Di luar lintasan, JRF Expo di Istora Senayan menghadirkan 130 jenama dan 49 UMKM lokal, terbuka untuk umum. Dickie menyebut lomba sebagai pesta bagi pelari dan expo sebagai pesta bagi warga Jakarta. Sebanyak 250 komunitas disiapkan memberi dukungan di sepanjang koridor Sudirman–Gatot Subroto, dan Pramono berharap kehadiran pelari beserta keluarga menggerakkan pariwisata, perhotelan, kuliner, dan usaha lokal.

Bonus Rekor Nasional Rp200 Juta dan Tolok Ukur Dunia dari Copenhagen

Hadiah JRF 2026 tergolong besar untuk ajang lari Indonesia. Di half marathon kategori Open, juara pertama membawa pulang Rp185 juta, disusul Rp92,5 juta, Rp74 juta, Rp55,5 juta, dan Rp37 juta untuk peringkat kedua hingga kelima. Kategori Nasional khusus warga negara Indonesia memberi Rp20 juta, Rp17,5 juta, dan Rp15 juta untuk tiga besar, sedangkan kategori Master 40–49 dan 50+ masing-masing Rp10 juta, Rp8 juta, dan Rp6 juta. Di Le Minerale 10K, juara Open mendapat Rp20 juta, sementara 5K hanya mengenal kategori Nasional dan Master dengan hadiah juara tertinggi Rp6 juta. Struktur hadiah sama untuk putra dan putri.

Panitia juga menyiapkan bonus Rp200 juta bagi pelari yang memecahkan rekor nasional half marathon di JRF 2026. Hadiah kategori Open baru dicairkan setelah Athletics Integrity Unit (AIU) menerbitkan hasil tes doping resmi, dan pajak hadiah ditanggung pemenang: 20 persen bagi warga asing, 5 persen bagi WNI ber-NPWP, dan 6 persen bagi WNI tanpa NPWP.

Sebagai tolok ukur, catatan sekitar 58 menit berada di kelas podium Kejuaraan Dunia Lari Jalan Raya World Athletics di Copenhagen, 20 September. Andreas Almgren dari Swedia menjuarai half marathon putra dengan 58:06, rekor Eropa, unggul lima detik dari Nicholas Kipkorir (Kenya, 58:11), sementara Joshua Cheptegei (Uganda) ketiga dengan 58:26. Di nomor putri, Agnes Ngetich dari Kenya mencatat 1:05:15, rekor dunia half marathon pada lomba khusus perempuan. Dengan 22 hari tersisa, publik kini menunggu apakah pelari elite dan pelari nasional cukup cepat untuk memecahkan rekor nasional di jalanan Jakarta.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.