Persiapan Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup: Idzes Absen, Haye Kembali, Romeny Dipantau
Jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 lawan Thailand, Thom Haye kembali dan 23 pemain dinyatakan siap, tetapi Jay Idzes absen karena cedera dan Ole Romeny berlatih terpisah. Ini kondisi skuad, rencana John Herdman, dan prediksi susunan pemain Timnas Indonesia.
Persiapan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB di SUGBK, diwarnai kabar yang bercampur. Thom Haye kembali setelah menjalani skorsing dan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji menyatakan 23 pemain bebas cedera serta akumulasi kartu pada Sabtu (3/10). Namun Jay Idzes tetap absen karena cedera paha, sedangkan Ole Romeny berlatih terpisah di sesi terakhir dan belum dipastikan tampil. John Herdman menyiapkan Garuda untuk laga yang menurutnya bukan soal sepak bola indah.
Baca Cepat
- Jay Idzes absen dari seluruh turnamen akibat robekan tingkat sedang pada otot quadriceps kiri yang ia alami sejak 14 September (WIB); Kevin Diks mengenakan ban kapten, dan Idzes tetap berkomunikasi dengan rekan-rekannya.
- Thom Haye bebas skorsing, kartu kuning Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen diputihkan, dan Sumardji menyebut semua pemain tersedia pada Sabtu (3/10); Romeny kemudian berlatih terpisah dan Herdman menyatakan tidak ada garansi ia bisa bermain.
- Herdman menekankan memanfaatkan momen ketimbang bermain indah, ingin tim bertahan lebih rapat agar bisa counter-press bersama, dan mengakui Anthony Hudson sudah hafal gaya mainnya.
- Media memprediksi 3-4-3 dengan trio bek Rizky Ridho, Baggott, dan Justin Hubner, poros Joey Pelupessy dan Haye, serta Mitchell Baker di depan; pos kiper masih dipertanyakan antara Maarten Paes dan Emil Audero.
Jay Idzes Absen, Kevin Diks Pegang Ban Kapten
Pertanyaan apakah Jay Idzes sudah pulih punya jawaban jelas: belum. Bek Sassuolo itu mengalami robekan tingkat sedang pada otot quadriceps kaki kiri saat timnya menang 3-2 atas Juventus, Senin (14/9/2026) dini hari WIB, dan ditarik keluar pada menit ke-81. Estimasi pemulihan yang beredar berkisar empat pekan hingga dua bulan, sehingga ia tidak bergabung dengan skuad.
Herdman menunjuk Kevin Diks, wakil kapten, untuk memakai ban kapten sejak latihan perdana 22 September. Idzes tetap terhubung: para pemain video call dengannya setelah menang 9-2 atas Bangladesh, dan Diks menyebut sang kapten sering menelepon serta mengirim pesan sambil menyimpan kesedihan karena tidak bisa hadir di SUGBK. Lewat media sosial, Idzes juga mengajak suporter mendukung Garuda sekali lagi.
Thom Haye Kembali, Kartu Kuning Baggott dan Ragnar Diputihkan
Thom Haye sudah menjalani skorsing satu laga akibat kartu merah melawan Malaysia (28/9), sehingga absen di laga Bangladesh dan kini tersedia lagi. Ia diprediksi berduet dengan Joey Pelupessy di poros, sementara Ivar Jenner, yang menggantikannya melawan Bangladesh, menjadi opsi lain.
Baggott dan Ragnar masing-masing mengoleksi dua kartu kuning, tetapi Pasal 9 ayat 2 regulasi turnamen menghapus kartu kuning tunggal setelah matchday kedua, sehingga keduanya aman. Pada Sabtu (3/10), Sumardji menyatakan seluruh 23 pemain tersedia tanpa cedera dan akumulasi kartu, dan para pemain berlatih pukul 17.00 sampai 19.00 WIB dengan semangat tinggi.
Ole Romeny Latihan Terpisah, Belum Ada Garansi Tampil
Tanda tanya terbesar ada di lini depan. Pada sesi terakhir di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Minggu (4/10) sore, Romeny menjadi satu-satunya pemain yang berlatih terpisah. Ia tidak ikut pemanasan, memakai karet di bagian paha, dan didampingi fisioterapis James Gardiner. Kompas.com melihatnya beberapa kali memegangi paha kiri, sedangkan CNN Indonesia mencatat ia berjalan normal tanpa terlihat pincang.
Dalam konferensi pers, Herdman bercanda bahwa pemain dengan empat assist layak mendapat perlakuan khusus, lalu menjawab serius: Romeny menjalani pemeriksaan intensif, dipantau hari demi hari, dan dievaluasi lagi Senin pagi. "Tidak ada garansi apakah dia bisa bermain," kata Herdman, yang menyerahkan keputusan kepada tim medis. Romeny sudah mencetak tujuh gol dalam 13 laga bersama Timnas.
Jika ia absen, Viva memperkirakan lini depan diisi Ragnar, Luke Vickery, dan Baker, striker 19 tahun yang mencetak lima gol ke gawang Bangladesh. Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan menjadi alternatif lain.
Persiapan Fisik Timnas Indonesia: Tiga Laga dalam Enam Hari dan Opsi Rotasi
Kelelahan menjadi lawan yang tidak terlihat. Indonesia memainkan tiga laga dalam enam hari menurut hitungan Diks (25/9, 28/9, dan 1/10), dan melawan Malaysia harus bertahan dengan 10 pemain setelah kartu merah Haye. Diks mengaku 30 menit terakhir laga Bangladesh sangat berat hingga meminta dipindah menjadi striker ketimbang diganti. Menjelang final, ia mengakui ada masalah fisik akibat jadwal padat, tetapi bertekad siap 100 persen.
Sebelum laga Bangladesh, Herdman menyebut tidak ada pemain yang meminta diistirahatkan; setelah menang 9-2, prioritasnya adalah memulihkan pemain, istirahat, lalu bertarung lagi. Garuda mendapat satu hari istirahat dan latihan lebih banyak dibanding Thailand, yang bermain sehari setelah Indonesia.
Namun Anthony Hudson mengistirahatkan banyak pemain inti saat Thailand kalah 1-2 dari Filipina (2/10), dengan sekitar delapan atau sembilan pergantian, dan Herdman mengakui lawannya lebih segar. Soal rotasi, Sumardji tidak menutup kemungkinan penyesuaian, tetapi menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Herdman.
Rencana Herdman Lawan Thailand: Bertahan Rapat, Counter-Press, dan Prediksi Susunan Pemain
Dalam konferensi pers di SUGBK, Minggu (4/10) malam, Herdman berkata, "Ini bukan tentang bermain sepak bola yang indah," melainkan memanfaatkan momen dan peluang dari peluit pertama sampai terakhir. Ia mewaspadai Thailand yang bisa sangat disiplin, bermain direct, atau menguasai bola di depan blok pertahanan untuk menguras tenaga lawan. Setelah laga Bangladesh, ia juga menyebut butuh waktu bagi pemain menyadari bahwa bertahan lebih rapat memudahkan counter-press bersama untuk merebut bola lebih cepat.
Struktur 3-4-3 bergeser sepanjang turnamen. Di dua laga awal trio bek diisi Justin Hubner, Baggott, dan Diks, lalu melawan Bangladesh Diks pindah menjadi wing-back kanan dan Rizky Ridho masuk, menurut Liputan6. Pengamat Gita Suwondo menilai dua gol Bangladesh lahir karena barisan belakang terus menekan sehingga ruang di belakang kosong, sedangkan Bung Binder menyarankan pressing di area tengah, jarak antarlini terjaga, dan kesabaran membangun serangan.
Herdman sendiri enggan membuka rincian taktik karena Hudson, mantan asisten pelatih timnas Amerika Serikat, sudah mengenal gaya mainnya sejak Herdman menangani Kanada.
Sumardji menyebut daftar resmi FIFA terbit sekitar 45 menit sebelum kickoff. Viva, Liputan6, dan Bola.com memprediksi 3-4-3 dengan Maarten Paes; Ridho, Baggott, Hubner; Diks, Pelupessy, Haye, Verdonk; serta Baker bersama Ragnar dan Romeny atau Vickery. Detik memilih Emil Audero di bawah mistar, sehingga posisi kiper masih terbuka.
Mentalitas Garuda: Fokus 100 Menit dan Tanpa Terbawa Emosi
Di luar fisik dan taktik, suasana tim dilaporkan positif. Sumardji menyebut para pemain riang gembira, tetapi menegaskan mental harus siap lahir dan batin. Diks, yang pernah bermain di Belanda, Italia, Denmark, dan Jerman, berbagi pengalaman bahwa final adalah pertandingan yang berbeda, satu momen bisa menentukan, dan pemain tidak boleh terbawa emosi karena harus fokus 100 menit atau lebih.
Herdman menilai Garuda lebih tinggi, lebih muda, dan lebih banyak diperkuat pemain dari liga level tinggi, tetapi semua itu tidak berarti jika pola pikirnya tidak tepat. Pada sesi terakhir ia meminta fokus setajam laser, lalu mengingatkan pemain agar tidak terbebani besarnya momen, menghormati lawan, dan memercayai proses.
Tekanan juga datang dari luar lapangan: setelah laga Bangladesh, Herdman mengecam perundungan di media sosial dan ancaman pembunuhan yang diterima pemainnya. Ia tetap melihat kesempatan menjadi tim putra pertama yang mengangkat trofi untuk negara ini. Persiapan sudah selesai; tinggal menunggu kepastian Romeny, pilihan Herdman di susunan resmi, dan seberapa tenang Garuda menjaga fokus saat bola mulai bergulir. Data dalam artikel ini mengacu pada kabar hingga Senin pagi (5/10) WIB, dan susunan resmi bisa berbeda dari prediksi.
Artikel ini dirangkum dari:
- CNN Indonesia: Kevin Diks soal Final FIFA ASEAN Cup: Jay Idzes Sedih Tak Bisa di Sini tautan
- CNN Indonesia: Ole Romeny Berlatih Terpisah Jelang Final Timnas Indonesia vs Thailand tautan
- CNN Indonesia: Romeny Latihan Terpisah, Indonesia Siap Tempur Lawan Thailand tautan
- CNN Indonesia: Final Indonesia vs Thailand, Herdman Tak Pentingkan Sepak Bola Indah tautan
- CNN Indonesia: Final FIFA ASEAN Cup: Herdman Ungkap Kelebihan Indonesia atas Thailand tautan
- Kompas Bola: Alasan Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Kompas Bola: Indonesia Vs Thailand, John Herdman Beri Update Kondisi Ole Romeny tautan
- Kompas Bola: Apakah Ole Romeny Main di Laga Timnas Indonesia Vs Thailand? Ini Kata John Herdman tautan
- Kompas Bola: Indonesia Vs Thailand: Herdman Akui Taktiknya Sudah Dibaca Anthony Hudson tautan
- Kompas Bola: Kevin Diks Akui Minta Jadi Striker ke John Herdman, Langsung Cetak Gol untuk Timnas tautan
- Kompas Bola: Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Herdman Bicara Persiapan ke Laga Krusial tautan
- Kompas Bola: Siasat Thailand Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Kompas Bola: Pengamat Sorot Celah Pertahanan Timnas Indonesia Jelang Lawan Thailand tautan
- Kompas Bola: Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Kecam Ancaman Pembunuhan tautan
- Viva: Update Timnas Indonesia Vs Thailand: John Herdman Full Senyum, 1 Pemain Penting Siap Dimainkan tautan
- Viva: John Herdman Rotasi Pemain di Final Indonesia Vs Thailand? Sumardji Ungkap Starting XI Timnas Indonesia tautan
- Viva: John Herdman Ungkap Masalah Timnas Indonesia yang Masih Harus Dibenahi Jelang Final tautan
- Viva: John Herdman Bongkar Kekuatan Thailand Jelang Final: Disiplin, Direct, dan Bisa Menguras Tenaga tautan
- Viva: John Herdman Minta Timnas Indonesia Punya ‘Fokus Setajam Laser’ Jelang Lawan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Viva: Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Thailand di Final: Thom Haye Kembali, Ole Romeny Diragukan Tampil tautan
- Viva: Pengamat Bongkar 3 Kunci Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup, Ini Prediksi Susunan Pemainnya tautan
- Viva: Jay Idzes Alami Sobekan Otot Quadriceps, Butuh Waktu hingga 35 Hari untuk Pulih tautan
- Viva: Bukan Cuma Dibully, John Herdman Ungkap Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan tautan
- Detik: Final FIFA ASEAN Cup: Herdman Tahu Betul Gaya Main Pelatih Thailand tautan
- Detik: Permintaan Jay Idzes ke Suporter Timnas Indonesia tautan
- Detik: Jay Idzes Cedera Otot Paha, Potensi Absen di FIFA ASEAN Cup tautan
- Detik: Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Detik: Perkiraan Susunan Pemain Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Bola.com: John Herdman Jelaskan Kondisi Oleh Romeny yang Latihan Terpisah dari Timnas Indonesia, Belum Tentu Main di Final FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Bola.com: Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026: Thom Haye Kembali, Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Lagi tautan
- Bola.com: Trio Timnas Indonesia Kantungi Kartu, Tetap Boleh Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Bola.com: John Herdman Antusias Jelang Timnas Indonesia Vs Thailand: Kami Punya Peluang Jadi Tim Pertama yang Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 tautan
- Liputan6: Perkiraan Pemain Timnas Indonesia vs Thailand: Thom Haye Kembali Starter tautan
- Liputan6: Mengulik Pertahanan Timnas Indonesia, Misi Redam Serangan Thailand tautan
- Okezone: Penyebab Elkan Baggott dan Ragnar Oratmangoen Bisa Diturunkan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026 meski Kantongi 2 Kartu Kuning tautan
- CNBC Indonesia: Kata-Kata Herdman & Diks Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini tautan
- ANTARA: Langkah berikutnya pemulihan, istirahat, lalu berjuang lagi tautan
- tvOne: Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup tautan
- Medcom: Jay Idzes Cedera Saat Bela Sassuolo, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia tautan