Shamil Erdogan Menang Submisi di ONE Fight Night 48, Incar Sabuk Kelas Berat ONE yang Kosong
Shamil Erdogan memperpanjang rekor tanpa kalah menjadi 14-0 setelah mensubmisi Paul Elliott di laga utama ONE Fight Night 48 di Bangkok, dan kini menjadi kandidat terdepan untuk sabuk ONE Heavyweight MMA World Championship yang kosong.
Shamil Erdogan memperpanjang rekor tanpa kalah menjadi 14-0 setelah menaklukkan petarung Inggris Paul Elliott lewat kuncian rear-naked choke pada menit 2:28 ronde kedua di laga utama ONE Fight Night 48, Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand, Sabtu pagi WIB, 3 Oktober 2026. Kemenangan di kelas berat itu membuat petarung Turki berusia 36 tahun tersebut mengantongi bonus Performance senilai 50.000 dolar AS sekaligus menempatkan dirinya sebagai kandidat terdepan untuk memperebutkan sabuk ONE Heavyweight MMA World Championship yang kini kosong. Laga ini bukan perebutan gelar, melainkan duel penentu papan atas, dan rencana laga gelar berikutnya masih berstatus dijadwalkan.
Baca Cepat
- ONE Fight Night 48 digelar Sabtu, 3 Oktober 2026 di Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok; laga utama kelas berat MMA mempertemukan Shamil Erdogan (14-0) dengan Paul Elliott (7-3, 1 NC).
- Erdogan menang lewat rear-naked choke pada 2:28 ronde kedua, menjaga rekor sempurna 14-0 atau 6-0 di ONE, dan meraih bonus Performance 50.000 dolar AS.
- Sabuk ONE Heavyweight MMA World Championship kosong sejak Anatoly Malykhin pensiun pada 2026; Erdogan terang-terangan meminta kesempatan memperebutkan gelar itu.
- Dari delapan laga di kartu ini, dua berstatus MMA; ONE selanjutnya bergeser ke Tokyo lewat ONE Samurai 4 (17 Oktober) dan ONE Samurai 5 (18 November), semuanya masih dijadwalkan.
Erdogan Kunci Elliott di Laga Utama ONE Fight Night 48
ONE Championship, promotor seni bela diri campuran yang bermarkas di Singapura, menutup pekan pertama Oktober dengan ONE Fight Night 48 dari Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok. Seri ONE Fight Night tayang untuk pasar Amerika Utara melalui Amazon Prime Video pada Jumat malam waktu setempat, sehingga aksinya berlangsung Sabtu pagi, 3 Oktober 2026, menurut Waktu Indonesia Barat yang sama dengan waktu Bangkok. Laga utamanya adalah duel kelas berat MMA antara Shamil Erdogan dan Paul Elliott, dua nama yang sama-sama mengincar jalur menuju sabuk juara yang sedang lowong.
Erdogan mendominasi sejak bel pertama. Ia menyeret Elliott ke kanvas dan menggilasnya dengan kontrol dan pukulan hampir sepanjang ronde pembuka, meski petarung Inggris itu sempat membalas dengan pukulan kanan di ronde kedua. Tidak lama kemudian Erdogan menemukan punggung lawan dan mengunci rear-naked choke pada 2:28 ronde kedua. Menurut laporan MMA Sucka dan Mykhel, kemenangan itu menaikkan rekornya menjadi 14-0 secara keseluruhan dan 6-0 di ONE, sekaligus berbuah bonus Performance 50.000 dolar AS. Bagi Elliott, yang turun dengan rekor 7-3 dan satu hasil no contest, kekalahan ini sekaligus memupus peluangnya mengejar laga perebutan sabuk dalam waktu dekat.
Jejak Sempurna Sang Petarung Turki
Shamil Erdogan bukan nama baru di papan atas ONE. Menurut profil yang dirilis ONE Championship menjelang laga, petarung Turki berusia 36 tahun itu adalah southpaw dengan basis gulat gaya bebas yang kuat, dan ia mencatat persentase finish seratus persen di promotor tersebut. ONE menyebut rata-rata durasi laganya di ONE berada di bawah tiga menit, cerminan betapa cepat ia biasa menuntaskan pertarungan begitu bel berbunyi. Kombinasi daya ledak di posisi berdiri dan ancaman kuncian di atas kanvas membuatnya menjadi salah satu petarung paling eksplosif di divisinya.
Sebelum menundukkan Elliott, Erdogan sudah mengumpulkan sederet kemenangan atas lawan berkualitas. ONE mencatat ia pernah mengalahkan legenda asal Myanmar, Aung La N Sang, yang merupakan mantan juara dua divisi dan ikon besar seni bela diri di Asia Tenggara, serta menundukkan Gilberto Galvao dan Ryugo Takeuchi. Laga melawan Takeuchi menjadi debut Erdogan di kelas berat pada ONE 173 di Tokyo. Dengan rangkaian itu, ia naik ke posisi kelas berat tanpa pernah tersentuh kekalahan, sebuah modal yang jarang dimiliki penantang menuju sabuk juara.
Takhta Kelas Berat ONE yang Lowong Sejak Malykhin Pensiun
Kemenangan Erdogan terasa penting karena divisi kelas berat ONE sedang tanpa raja. Menurut daftar juara ONE Championship, sabuk ONE Heavyweight MMA World Championship, berikut gelar kelas berat ringan dan kelas menengah, berstatus kosong sejak Anatoly Malykhin mengumumkan pensiun pada Mei 2026. Malykhin adalah juara tiga divisi yang mendominasi selama bertahun-tahun, dan kepergiannya langsung membuat beberapa sabuk tergeletak tanpa pemilik dalam waktu bersamaan.
Malykhin merebut kembali sabuk kelas berat dengan menghentikan Oumar “Reug Reug” Kane lewat KO di ONE 169, Bangkok, pada November 2024, sebelum akhirnya memutuskan gantung sarung. Kini ONE harus mencari juara baru, dan Erdogan ingin menjadi orang itu. Seusai laga, ia menegaskan ingin segera mendapat kesempatan memperebutkan sabuk dan menyebut dirinya penantang “number one” di divisi tersebut, bahkan menantang Malykhin untuk kembali bertarung di beberapa kelas. Dengan rekor sempurna dan gaya finish yang eksplosif, kasusnya untuk laga gelar memang sulit diabaikan, meski keputusan akhir dan susunan laga tetap berstatus dijadwalkan.
Hasil Lengkap: Dua Laga MMA di Antara Delapan Duel
Selain laga utama, satu-satunya duel MMA lain pada kartu ini terjadi di kelas terbang. Antonio Cesar mengalahkan Joshua Perreira lewat TKO akibat penghentian dokter pada penghujung ronde pertama, hasil yang menegaskan betapa tipis batas antara menang dan kalah di oktagon. Sisanya diisi beragam disiplin, karena ONE Championship memang menyatukan MMA, Muay Thai, kickboxing, dan submission grappling dalam satu panggung, format yang menjadi ciri khas promotor asal Singapura ini.
Di cabang Muay Thai, Parham Gheirati mengatasi Nakrob Fairtex lewat keputusan bulat, Luke Lessei menundukkan Charlie Guest juga lewat angka, sedangkan Arian Esparza menghentikan Sam Fitzgerald dengan KO pukulan kanan pada 2:35 ronde pertama. Di kelas atom putri, Yu Yau Pui unggul atas Marie McManamon lewat keputusan bulat. Cabang kickboxing menampilkan Elbrus Osmanov yang menang keputusan terbagi atas Yi Yuxuan, sementara di submission grappling Ruan Alvarenga mengalahkan Shoya Ishiguro, juga lewat keputusan terbagi. Total ada delapan laga yang tersaji sepanjang malam.
Agenda Berikutnya: ONE Bergeser ke Tokyo
Usai Bangkok, karavan ONE bergerak ke Jepang. ONE Samurai 4 dijadwalkan digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026 di Ariake Arena, Tokyo, dengan laga utama perebutan gelar ONE Bantamweight Kickboxing World Championship antara juara bertahan Jonathan Haggerty dan mantan juara Hiroki Akimoto. Kartu itu juga memuat perebutan sabuk ONE Atomweight Muay Thai World Championship antara juara Nadaka Yoshinari dan penantang asal Malaysia, Rifdean Masdor. Sepekan setelahnya, pada 7 November, ONE Fight Night 49 kembali ke Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok.
Penggemar MMA murni punya alasan menandai 18 November 2026. Pada tanggal itu, ONE Samurai 5 dijadwalkan berlangsung di EBARA WAVE Arena Ota, Tokyo, dengan laga utama perebutan sabuk ONE Strawweight MMA World Championship. Juara bertahan asal Filipina, Joshua Pacio, dijadwalkan mempertahankan gelarnya melawan penantang tuan rumah, Keito Yamakita. Pacio adalah salah satu bintang MMA paling dikenal dari Asia Tenggara, sehingga laganya selalu menjadi sorotan bagi penonton di kawasan ini. Seluruh laga di atas masih berstatus dijadwalkan dan dapat berubah karena cedera atau penyesuaian kartu.
Apa Artinya buat Penggemar MMA di Indonesia
Bagi penonton di Indonesia, ONE Championship punya daya tarik khusus. Sebagai promotor besar yang berbasis di Asia, ONE menghadirkan banyak bintang dari kawasan ini, mulai dari juara kelas jerami Joshua Pacio asal Filipina hingga legenda Myanmar Aung La N Sang yang namanya kembali disebut lewat rekam jejak Erdogan. Lokasi penyelenggaraan yang dekat, seperti Bangkok dan Tokyo, juga membuat selisih waktu jauh lebih bersahabat dibanding kartu-kartu Amerika Serikat yang biasanya berlangsung tengah malam hingga subuh WIB.
Dengan sabuk kelas berat yang kosong dan seorang penantang tak terkalahkan seperti Shamil Erdogan yang terus menuntut gelar, divisi terberat ONE menyajikan salah satu alur cerita paling menarik untuk diikuti pada sisa 2026. Pertanyaannya kini sederhana: siapa yang akan dipasang ONE untuk mengisi takhta yang ditinggalkan Malykhin, dan apakah Erdogan memang menjadi orang pertama yang berkesempatan merebutnya. Jawabannya akan ditentukan dalam beberapa bulan ke depan, dan seperti biasa, setiap rencana laga masih berstatus dijadwalkan hingga benar-benar diumumkan resmi.
Artikel ini dirangkum dari:
- MMA Sucka: Shamil Erdogan remains unbeaten with vicious submission on Friday (hasil laga utama dan bonus) tautan
- Mykhel: Shamil Erdogan ends Paul Elliott’s ONE Fight Night 48 run with main event submission (hasil lengkap kartu) tautan
- ONE Championship: Undeniable Perfection, Breaking Down Shamil Erdogan’s Flawless Run (profil dan gaya bertarung) tautan
- Heart/PA Media: Shamil Erdogan ends Paul Elliott’s title hopes with second-round submission (konteks perebutan gelar) tautan
- Wikipedia: List of ONE Championship champions (status gelar kelas berat, kelas berat ringan, dan kelas menengah yang kosong) tautan
- LowKickMMA: Anatoly Malykhin regains ONE crown, retires, and effectively vacates 3 titles tautan
- Wikipedia: 2026 in ONE Championship (jadwal Oktober dan November 2026) tautan
- ONE Championship: Jonathan Haggerty to defend ONE Bantamweight Kickboxing Title against Hiroki Akimoto at ONE Samurai 4 tautan
- ONE Championship: Joshua Pacio to defend ONE Strawweight MMA World Title against Keito Yamakita at ONE Samurai 5 tautan