Zheng Qinwen Juara China Open 2026, Cetak Sejarah Tenis Tuan Rumah
Petenis tuan rumah Zheng Qinwen menjuarai WTA 1000 China Open 2026 di Beijing setelah menaklukkan Mirra Andreeva 7-5, 6-4, gelar pertamanya sejak 2024. Shanghai Masters masih bergulir hingga 18 Oktober dan Wuhan Open dimulai 12 Oktober.
Petenis tuan rumah Zheng Qinwen menjuarai turnamen WTA 1000 China Open 2026 di Diamond Court, National Tennis Center, Beijing, pada Minggu (11/10/2026), setelah menundukkan unggulan empat Mirra Andreeva 7-5, 6-4 di partai final. Tampil lewat wildcard dalam masa comeback, juara Olimpiade Paris 2024 itu meraih gelar pertamanya sejak 2024 dan, menurut WTA, mencatat sejarah sebagai petenis China pertama yang menjuarai nomor tunggal putri turnamen tersebut. Di sektor putra, Shanghai Masters (ATP Masters 1000) masih terus bergulir hingga 18 Oktober, sementara WTA 1000 Wuhan Open resmi dimulai hari ini, Senin (12/10/2026).
Baca Cepat
- Zheng Qinwen juara China Open 2026 di Beijing setelah mengalahkan Mirra Andreeva (unggulan 4) 7-5, 6-4 di final Minggu 11 Oktober; ini gelar pertamanya sejak 2024.
- Melaju lewat wildcard, Zheng menyingkirkan Elina Svitolina (unggulan 6) 6-3, 7-6(8-6) di perempat final, lalu menundukkan Elise Mertens 7-5, 6-2 di semifinal untuk menjadi finalis China pertama di Beijing.
- Shanghai Masters (ATP Masters 1000, 7-18 Oktober) masih berjalan tanpa Jannik Sinner yang absen karena cedera lutut; babak-babak menuju perempat final digelar pekan ini dan hasilnya akan terus diperbarui.
- WTA 1000 Wuhan Open dimulai hari ini (12 Oktober) di Optics Valley International Tennis Center, Wuhan, dengan Coco Gauff sebagai juara bertahan.
Zheng Qinwen Juara China Open 2026, Cetak Sejarah Tuan Rumah
Zheng Qinwen mempersembahkan gelar besar untuk publik sendiri dengan memenangi China Open 2026. Di partai pamungkas yang digelar di Diamond Court, arena utama kompleks National Tennis Center Beijing, petenis berusia 23 tahun itu mengatasi perlawanan Mirra Andreeva dua set langsung 7-5, 6-4. Kemenangan tersebut mengakhiri penantian panjang Zheng akan trofi, karena ini menjadi gelar pertamanya sejak 2024, tahun ketika ia merebut medali emas tunggal putri di Olimpiade Paris. Tampil di hadapan ribuan pendukung tuan rumah, Zheng tampil disiplin pada momen-momen penting untuk memastikan kemenangan.
Gelar ini memiliki bobot sejarah yang besar bagi tenis China. WTA menyebut keberhasilan Zheng menembus final sebagai capaian petenis China pertama yang mencapai babak puncak nomor tunggal putri China Open di Beijing, dan gelar yang diraihnya sehari kemudian menegaskan statusnya sebagai juara tuan rumah pertama di turnamen setingkat 1000 itu. Bagi penggemar di Asia, momen ini mengulang euforia saat Zheng naik podium Olimpiade, kali ini di lapangan keras dan di negeri sendiri. Capaian tersebut juga menjadi penanda bahwa program tenis putri China kembali memiliki figur papan atas yang mampu bersaing di level tertinggi.
Jalan Sang Wildcard: Svitolina dan Mertens Ditaklukkan
Yang membuat gelar ini terasa istimewa adalah cara Zheng meraihnya. Karena baru kembali dari masa pemulihan dan peringkatnya sempat melorot, Zheng turun di Beijing lewat jalur wildcard. Ia harus melewati sejumlah laga ketat sebelum menembus papan atas undian. Di perempat final, Zheng menundukkan unggulan enam Elina Svitolina dengan 6-3, 7-6(8-6) lewat set kedua yang dramatis dan baru tuntas di tie-break. Kemenangan itu mengantar Zheng ke semifinal WTA 1000 keempat sepanjang kariernya, tiga di antaranya diraih di tanah China, sebuah bukti kedekatannya dengan atmosfer turnamen Asia.
Di semifinal, Zheng menghadapi Elise Mertens, petenis Belgia yang sedang dalam performa panas. Mertens sebelumnya mengejutkan Iga Swiatek (unggulan 8) 7-6(0), 6-3 di perempat final, kemenangan ketiganya atas juara Grand Slam di Beijing. Namun Zheng tampil lebih tenang dan menang dua set langsung 7-5, 6-2 untuk melangkah ke final. Hasil itu menjadikannya, seperti dicatat WTA, petenis China pertama yang mencapai final tunggal putri China Open, sekaligus membuka peluang mencetak sejarah yang kemudian benar-benar terwujud lewat kemenangan atas Andreeva.
Mirra Andreeva, Runner-up Muda dari Undian yang Terbuka
Di sisi lawan, Mirra Andreeva menjalani turnamen yang tetap patut diapresiasi meski berakhir sebagai runner-up. Unggulan empat asal Rusia yang masih berusia muda itu menembus final setelah melewati dua laga penuh ketegangan. Di perempat final, Andreeva mengatasi rekan senegaranya Ekaterina Alexandrova lewat dua set yang sama-sama ditentukan tie-break, 7-6(4), 7-6(3). Ia kemudian tampil lebih dominan di semifinal dengan menundukkan Nikola Bartunkova 6-2, 6-2 untuk memastikan satu tempat di partai puncak melawan Zheng.
Perjalanan keduanya ke final menggambarkan betapa terbukanya undian China Open musim ini. Tiga unggulan teratas, yakni Elena Rybakina (unggulan 1), Aryna Sabalenka (unggulan 2), dan Coco Gauff (unggulan 3), semuanya sudah tersingkir sebelum perempat final, sehingga peta persaingan berubah drastis. Situasi itu membuka jalan bagi nama-nama seperti Bartunkova, petenis muda Ceko yang menembus semifinal WTA 1000 pertamanya setelah menaklukkan Karolina Muchova 6-3, 6-0. Pada akhirnya, undian yang berantakan di papan atas justru melahirkan juara tuan rumah yang disambut meriah publik Beijing.
Shanghai Masters Terus Bergulir Tanpa Sinner
Sementara Beijing merampungkan turnamennya, sektor putra tengah fokus pada Shanghai Masters, turnamen ATP Masters 1000 yang berlangsung pada 7-18 Oktober 2026 di Qizhong Forest Sports City Arena, Shanghai. Turnamen berpermukaan lapangan keras dengan undian 96 pemain itu digelar tanpa Jannik Sinner, petenis peringkat teratas yang absen karena cedera lutut dan posisinya di undian digantikan Rinky Hijikata. Meski begitu, daftar peserta tetap dipenuhi nama besar seperti Alexander Zverev (unggulan 1), Carlos Alcaraz (unggulan 2), Ben Shelton (unggulan 3), dan Novak Djokovic, sementara juara bertahan Valentin Vacherot kembali turun mempertahankan gelarnya.
Di laga-laga pembuka para unggulan, Zverev sempat diuji saat mengatasi wildcard tuan rumah Wu Yibing 6-4, 7-6(4) dalam pertandingan yang diwarnai insiden pergelangan kaki, sedangkan Shelton melaju usai menundukkan Daniel Altmaier 6-3, 7-6(8-6). Kejutan datang dari tumbangnya unggulan enam Flavio Cobolli di tangan Adrian Mannarino 6-1, 4-6, 6-3. Memasuki babak ketiga dan 16 besar pada awal pekan ini, turnamen melaju menuju perempat final, dengan final dijadwalkan pada 18 Oktober. Karena banyak laga masih berlangsung saat artikel ini disusun, sejumlah hasil babak lanjutan belum tuntas dan akan terus diperbarui.
Wuhan Open Menyusul, Poin Krusial Jelang Akhir Musim
Agenda tenis Asia belum berhenti. Pada hari yang sama saat Shanghai bergulir, WTA 1000 Wuhan Open resmi dimulai hari ini, Senin 12 Oktober 2026, di Optics Valley International Tennis Center, Wuhan. Turnamen berpermukaan lapangan keras dengan undian 56 pemain tunggal itu menghadirkan juara bertahan Coco Gauff, yang merebut gelar pada edisi 2025. Karena undian baru dibuka, hasil babak awal akan berkembang dalam beberapa hari ke depan, dan Wuhan menjadi panggung berikutnya bagi para petenis putri untuk mengumpulkan poin besar.
Baik China Open, Shanghai Masters, maupun Wuhan Open sama-sama berstatus turnamen level 1000, kasta tertinggi di bawah Grand Slam, sehingga juaranya berhak atas 1.000 poin peringkat. Gelar di Beijing memberi Zheng Qinwen suntikan poin besar yang penting bagi perburuan tempat di turnamen penutup musim WTA. Di sektor putra, poin di Shanghai menjadi krusial bagi para petenis yang masih mengejar posisi di ajang akhir tahun ATP. Rangkaian swing lapangan keras Asia ini memang kerap menjadi penentu arah peringkat sebelum musim ditutup.
Jadwal dan Cara Mengikuti
Untuk penggemar di Indonesia, pekan ini tetap padat meski China Open sudah usai. Trofi Beijing telah diangkat Zheng Qinwen pada final 11 Oktober, sementara Shanghai Masters masih akan bergulir hingga 18 Oktober dengan babak 16 besar, perempat final, dan semifinal berlangsung sepanjang pekan. Wuhan Open berjalan pada 12-18 Oktober. Ketiga turnamen digelar di zona waktu yang dekat dengan Indonesia sehingga banyak laga dapat diikuti pada sore hingga malam hari WIB melalui kanal resmi WTA dan ATP maupun media tenis tepercaya.
Dari sisi Indonesia, Janice Tjen sebelumnya sempat tampil di babak awal tunggal putri China Open sebelum langkahnya terhenti, menambah warna partisipasi wakil Tanah Air di turnamen papan atas. Perlu dicatat bahwa karena sebagian laga di Shanghai dan Wuhan masih berlangsung saat artikel ini disusun, sejumlah hasil belum final dan akan diperbarui setelah pertandingan tuntas. Skor yang telah dikonfirmasi dalam artikel ini mengacu pada lembar undian resmi serta catatan pertandingan hingga babak yang telah rampung di masing-masing turnamen.
Artikel ini dirangkum dari:
- Wikipedia: 2026 China Open tunggal putri (lembar undian dan skor) tautan
- WTA Tennis: profil dan berita China Open Beijing 2026 tautan
- Wikipedia: 2026 Rolex Shanghai Masters (tanggal, venue, juara bertahan) tautan
- Wikipedia: 2026 Rolex Shanghai Masters tunggal (undian dan pengunduran diri) tautan
- Wikipedia: 2026 Wuhan Open (tanggal, venue, juara bertahan) tautan
- SCMP: Zheng Qinwen tampil lewat wildcard di China Open tautan
- ATP Tour: profil turnamen Shanghai Masters tautan