Tiebreak dimainkan saat set mencapai 6-6. Ini aturan skor, urutan servis, dan format 10 poin di set penentuan Grand Slam.

Skor 6-6 di papan angka selalu memancing pertanyaan yang sama dari penonton baru: kenapa pertandingan tidak diteruskan sampai ada yang unggul dua game? Jawabannya adalah tiebreak, game khusus yang menghentikan set yang buntu. Aturannya sederhana, tetapi urutan servisnya sering membingungkan.
Pertanyaan itu makin relevan karena format penentuan set terakhir sempat berbeda di tiap turnamen Grand Slam. Panduan dari ATP Tour dan WTA menjelaskan dasar-dasarnya, sementara Federasi Tenis Internasional (ITF) memuat teks resminya dalam Rules of Tennis 2026.
Ringkasnya: Tiebreak dimainkan saat set mencapai 6-6. Pemenangnya adalah pemain pertama yang meraih tujuh poin dengan selisih minimal dua poin. Pada set penentuan di Grand Slam, Grand Slam Board mengumumkan pada Maret 2022 format tiebreak 10 poin pada 6-6.
Satu game dimenangkan oleh pemain pertama yang meraih empat poin dengan selisih dua. Poin dipanggil Love, 15, 30, 40, dan Game, dengan skor server selalu disebut lebih dulu. Pada 40-40 skor disebut deuce, dan pemain harus memenangi dua poin beruntun, menurut ATP Tour.
Satu set dimenangkan oleh pemain pertama yang meraih enam game dengan selisih dua. Bila skor mencapai 6-6, tiebreak dimainkan. Aturan ITF menyebut tiebreak ini sebagai game terakhir yang menentukan set.

Poin di tiebreak dihitung 0, 1, 2, 3, dan seterusnya, bukan 15-30-40. Pemain pertama yang meraih tujuh poin menang, asalkan unggul dua poin; bila belum, tiebreak berlanjut sampai selisih itu tercapai, menurut ITF.
Pemain yang gilirannya melayani memulai dengan satu servis. Lawannya melayani dua poin berikutnya, lalu keduanya bergantian setiap dua poin. Pola ini membuat setiap pemain minimal harus memenangi satu poin saat menerima servis, kata ATP Tour. Pemain berganti sisi lapangan setiap enam poin, dan servis pertama dilakukan dari sisi kanan, menurut ITF.
Pemain yang melayani pertama di tiebreak menjadi penerima di game pertama set berikutnya.
Pada 16 Maret 2022, Grand Slam Board mengumumkan bahwa keempat turnamen mayor akan menguji tiebreak 10 poin pada skor 6-6 di set terakhir, dengan selisih dua poin, menurut NBC Sports dan Tennis.com. Sebelumnya, Wimbledon memainkan tiebreak tujuh poin pada 12-12 dan US Open pada 6-6, sementara Roland Garros adalah satu-satunya yang tanpa tiebreak penentu.
Dewan itu menyebut perubahan tersebut bertujuan menyamakan format. Dorongannya antara lain pertandingan maraton, seperti kemenangan John Isner atas Nicolas Mahut 70-68 di set kelima Wimbledon 2010, menurut laporan NBC Sports.

Bagi penonton, trik termudah adalah memperhatikan siapa yang melayani dua poin berturut-turut. Pergantian itu sering menjadi titik balik. Untuk melihat tiebreak dalam kompetisi terkini, ikuti ulasan kami tentang Vienna 2026 dan Shanghai Masters 2026.
Tujuh poin dengan selisih minimal dua poin pada format standar, menurut ITF dan ATP Tour.
Pemain yang gilirannya melayani memulai dengan satu poin, lalu lawan melayani dua poin, dan seterusnya bergantian dua-dua.
Grand Slam Board mengumumkan uji coba tiebreak 10 poin pada 6-6 di set terakhir pada Maret 2022. Cek aturan terbaru tiap turnamen sebelum pertandingan.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Pick an amount and pay in seconds.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…