Squad Cost Ratio Premier League: Aturan Baru Pengganti PSR
Home / Insight

Squad Cost Ratio Premier League: Aturan Baru Pengganti PSR

Sejak 2026/27 Premier League memakai Squad Cost Ratio dan SSR sebagai pengganti PSR. Ini batas 85 persen, allowance, denda, dan sanksi poinnya.

On this page

    Morgan Rogers, 117 juta pound. Elliot Anderson, 116 juta. Sandro Tonali, 100 juta. Angka-angka itu muncul dalam telaah Calcio e Finanza tentang bursa transfer musim panas 2026, yang menyebut klub-klub Inggris saling bertukar pemain dengan harga di luar jangkauan sisa Eropa, dan sebagian besar kapasitas belanja raksasa itu kini beredar di antara mereka sendiri.

    Musim ini, belanja sebesar itu berjalan di bawah rezim baru. Sejak 2026/27, Premier League menggantikan Profit and Sustainability Rules (PSR) dengan Squad Cost Ratio (SCR) dan aturan Sustainability and Systemic Resilience (SSR). Klub tak lagi diukur lewat kerugian tiga tahun, melainkan lewat rasio biaya skuad terhadap pendapatan, dan pengawasannya berlangsung selama musim berjalan.

    Ringkasnya: SCR membatasi biaya skuad klub Premier League pada 85 persen dari pendapatan terkait sepak bola ditambah laba atau rugi penjualan pemain. Klub boleh melampaui batas itu hingga 30 persen lewat “allowance”, dengan denda mulai 2027/28, dan melewati batas merah berarti pengurangan poin.

    Apa itu Squad Cost Ratio dan siapa yang diatur?

    Menurut penjelasan resmi Premier League tertanggal 21 Juli 2026, SCR membatasi belanja di lapangan pada 85 persen dari pendapatan terkait sepak bola ditambah untung atau rugi penjualan pemain. Biaya skuad mencakup gaji pemain dan pelatih kepala, biaya agen, serta amortisasi atau penurunan nilai biaya transfer. Staf administrasi, komersial, dan asisten pelatih tidak dihitung.

    Klub yang bermain di kompetisi UEFA harus memenuhi dua batas sekaligus, karena aturan UEFA menetapkan 70 persen. Bedanya, SCR Liga Inggris dihitung per musim, sedangkan UEFA per tahun kalender. Pendapatan tim putri dan akademi dihitung, tetapi biayanya tidak.

    Kasper Schmeichel menepis bola di Premier League
    Aturan baru memengaruhi belanja klub-klub Premier League. Klub-klub memilih SCR dengan skor 14 lawan 6 pada 21 November 2025. Foto: Gulf News

    Bagaimana klub terpilih, dan apa yang ditolak?

    Klub-klub menyetujui SCR pada 21 November 2025 dengan 14 suara setuju dan 6 menolak, menurut Gulf News dan Sky Sports. Pada pemungutan suara yang sama, usul “anchoring” ditolak. Usul itu mengikat belanja skuad pada lima kali pemasukan sentral klub juru kunci dan ditentang PFA, yang menyebutnya setara batas gaji dan mengancam mogok.

    Bagaimana cara kerja “allowance”, denda, dan sanksi poin?

    Ada dua ambang: batas hijau di 85 persen dan batas merah yang bisa mencapai 30 persen di atasnya. Setiap klub, termasuk yang baru promosi, mulai dengan allowance 30 persen, sehingga batas merah awal berada di 115 persen. Allowance tidak bisa dibawa ke musim berikutnya.

    Klub yang berada di antara dua ambang terkena denda, dihitung dari selisih pengeluaran dikalikan persentase di atas 85 persen. Contoh Premier League: kelebihan 250.000 pound pada rasio 89 persen berarti denda 10.000 pound. Denda berlaku untuk pelanggaran mulai 2027/28. Melewati batas merah pada 1 Maret berarti sanksi olahraga: enam poin tetap, ditambah satu poin untuk setiap 6,5 juta pound di atas batas merah.

    Manchester City melawan Bournemouth di Premier League 2026/27
    Pertandingan Premier League 2026/27 dalam ilustrasi Calcio e Finanza. Foto: Calcio e Finanza

    Pelanggaran 85 persen pada tes konfirmasi akun juga memotong allowance musim berikutnya dengan persentase yang sama. Klub yang patuh dapat memulihkan hingga 10 persen per musim, maksimal 30 persen.

    Apa itu SSR, dan tes apa saja yang harus dilewati?

    SSR berlaku penuh sejak 2026/27 dengan tiga tes. Tes modal kerja mensyaratkan kas dan dana yang bisa diakses minimal 12,5 juta pound setiap bulan. Tes likuiditas harus tetap nol atau positif setelah uji tekanan 85 juta pound, dengan 40 persen nilai pasar skuad dihitung sebagai aset likuid. Tes ekuitas positif membatasi rasio liabilitas terhadap aset terkoreksi di 90 persen pada 2026/27, 85 persen pada 2027/28, dan 80 persen mulai 2028/29.

    • Batas hijau: 85% pendapatan terkait sepak bola.
    • Batas merah: hingga 115% pada awal (allowance 30%).
    • Tes kepatuhan: 1 Maret; konfirmasi akun Juni; penyesuaian Oktober.
    • Sanksi: 6 poin + 1 poin per £6,5 juta di atas batas merah.
    • Denda: berlaku untuk pelanggaran mulai 2027/28.

    Batas gaji tak langsung bisa dibandingkan antarliga. Untuk pembanding di Spanyol, baca Batas Gaji LaLiga 2026/27, dan untuk kaitannya dengan Eropa, Cara Kerja Fase Liga Champions 2026/27.

    Calcio e Finanza menutup telaahnya dengan peringatan bahwa model belanja besar ini bisa menagih tagihan di kemudian hari. Dengan tes 1 Maret pertama sudah di depan mata, musim ini akan menunjukkan siapa yang benar-benar memakai allowance-nya.

    Pertanyaan Umum

    Apa bedanya SCR dengan PSR?

    PSR menilai kerugian klub dalam periode tiga tahun. SCR membatasi biaya skuad pada 85 persen pendapatan dan diawasi selama musim berjalan, dengan tes kepatuhan pada 1 Maret.

    Berapa batas pengeluaran klub Premier League?

    Batas hijau 85 persen dari pendapatan terkait sepak bola ditambah laba atau rugi penjualan pemain. Dengan allowance 30 persen, batas merah awal adalah 115 persen.

    Apa sanksi bagi klub yang melanggar SCR?

    Di antara batas hijau dan merah klub terkena denda mulai 2027/28. Di atas batas merah pada 1 Maret, klub kehilangan enam poin ditambah satu poin per 6,5 juta pound kelebihan.

    Sumber

    1. New Premier League financial system explained — PremierLeague.com, 21 Juli 2026
    2. Premier League clubs approve new Squad Cost Ratio rules to replace PSR – but vote against a proposal that could have introduced a salary cap — Sky Sports, 21 November 2025
    3. Premier League clubs vote in favour of new financial regulations to replace PSR — Flashscore, 21 November 2025
    4. Premier League clubs overhaul financial rules — Gulf News, 21 November 2025
    5. Premier League: 100 milioni sono la nuova normalità? Plusvalenze oggi, costi record domani — Calcio e Finanza, 28 Agustus 2026
    Was this story useful?

    Keep reading

    Explore the Ecosystem

    Satu akun untuk klinik, kelas, membership, dokter, coach, dan tiket event.

    All ›

    Book Your Session by Location

    Pilih kebutuhanmu, kami tunjukkan lokasinya.

    All ›
    Share on XWhatsApp