AJ Dybantsa, raja poin NCAA dan pilihan No. 1 NBA Draft 2026, menanti debut bersama Wizards setelah cedera pergelangan kaki. Inilah profil, angka, dan jadwalnya.

Lima hari sebelum musim reguler NBA dimulai, AJ Dybantsa mendarat dengan posisi kaki yang salah. Itu terjadi di kuarter kedua laga pramusim terakhir Washington Wizards melawan New Orleans Pelicans, sesaat setelah ia melepas tembakan lompat. Pemain berusia 19 tahun itu baru bermain 15 menit dan sudah mencetak 12 poin. Lalu ia tak kembali ke lapangan, tulis NBC Bay Area.
Rabu malam waktu Washington, Wizards membuka musim 2026-27 dengan kemenangan 128-116 atas Milwaukee Bucks tanpa pilihan pertama draft mereka. Dybantsa menonton dari bangku cadangan. Bagi waralaba yang menukar musim-musim pahit dengan tiket lotre draft, debutnya kini jadi pertanyaan terbesar pekan ini. Kesempatan berikutnya datang Jumat malam, 23 Oktober, melawan Toronto Raptors di Capital One Arena. Di Indonesia, laga itu tayang Sabtu pagi pukul 06.00 WIB.
Ringkasnya: AJ Dybantsa adalah pilihan No. 1 NBA Draft 2026 dan pencetak poin terbanyak bola basket kampus Amerika musim lalu dengan rata-rata 25,5 poin per laga bersama BYU. Debut resminya di NBA tertunda oleh cedera pergelangan kaki, dan ia berstatus day-to-day menjelang laga Wizards melawan Raptors pada 24 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB.
Anicet Francois Dybantsa Jr. lahir pada 29 Januari 2007, menurut profil resminya di NBA.com, dan dibesarkan di Brockton, kota kelas pekerja di selatan Boston, Massachusetts. Ayahnya, Ace, lahir di Republik Kongo sebelum pindah ke Prancis; ibunya, Chelsea, berasal dari Jamaika. Ketika Wizards memanggil namanya pada 23 Juni 2026, media lokal Massachusetts seperti Boston 25 News langsung menyebutnya dengan satu frasa: anak asli Brockton.
Jalannya ke sana tidak lurus. Ia memulai sekolah menengah di Saint Sebastian’s School di Needham, lalu pindah ke Prolific Prep di Napa, California, dan menutup masa SMA di Utah Prep Academy. Keempat layanan perekrutan utama, termasuk ESPN, memberinya lima bintang, dan ia berkomitmen ke Brigham Young University pada Desember 2024. Untuk program yang tak pernah dianggap pabrik bintang NBA, itu adalah rekrutan dengan peringkat tertinggi dalam sejarah mereka.
Postur menjadi bagian dari daya tariknya. NBA.com mencatat tingginya 6 kaki 9 inci, atau sekitar 206 sentimeter, dengan bobot 95 kilogram. Dengan ukuran itu ia bisa menggiring bola seperti wing dan menyelesaikan serangan di dekat ring seperti forward. Perbandingan yang paling sering muncul adalah Kevin Durant, yang menurut laporan Associated Press juga pemain favoritnya.

Sebelum tampil di kampus, Dybantsa sudah memamerkan diri di panggung internasional. Pada 6 Juli 2025 di Lausanne, Swiss, Amerika Serikat menghancurkan Jerman 109-76 di final FIBA U19 World Cup, dan Dybantsa dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. BYU Athletics mencatat ia rata-rata 14,3 poin, 4,1 rebound, dan 2,3 asis dalam 20 menit per laga. Ia menjadi orang Amerika kelima yang meraih gelar MVP itu, setelah Aaron Gordon, Jalen Brunson, Reggie Perry, dan Chet Holmgren.
Laga yang membuat namanya meledak datang enam bulan kemudian. Pada 24 Januari 2026, dalam derbi negara bagian melawan Utah, ia mencetak 43 poin dengan 15 dari 24 tembakan dan 9 dari 10 lemparan bebas. BYU, saat itu peringkat 13 nasional, menang 91-78. Menurut laporan Associated Press, angka itu memecahkan rekor poin dalam satu laga untuk mahasiswa tahun pertama BYU yang dipegang Danny Ainge, mantan bintang Celtics. Daily Herald di Provo menyebut 43 poin itu sebagai rekor karier tertingginya.
Pelatih BYU, Kevin Young, tidak menahan diri seusai laga. Menurut AP, ia menyebut Dybantsa jelas, tanpa perdebatan, layak menjadi pilihan pertama draft NBA berikutnya.
Di akhir musim, angkanya berbicara sendiri. Data Sports-Reference mencatat 894 poin dalam 35 laga, atau 25,5 poin per laga, yang tertinggi di seluruh Divisi I NCAA. Ia menambahkan 6,8 rebound dan 3,7 asis dengan akurasi tembakan 51 persen. Ia juga memasukkan 229 lemparan bebas dari 296 percobaan, keduanya terbanyak di negeri itu menurut AP. Gelar All-American tim utama, Julius Erving Award, dan predikat pendatang baru terbaik Big 12 melengkapi lemari pialanya.
Sumber data: BYU Athletics, Sports-Reference, Deseret News, Fadeaway World/Yardbarker, NBC Bay Area. Lebar batang proporsional terhadap 27 poin.
Washington memenangi lotre draft dan memakai pilihan pertamanya untuk Dybantsa. Utah Jazz mengambil Darryn Peterson dari Kansas di urutan kedua, dan Memphis Grizzlies memilih Cameron Boozer dari Duke di urutan ketiga, menurut daftar resmi NBA.com. Takdir mempertemukan dua pilihan teratas itu pada malam pembuka Summer League, 9 Juli 2026.
Dybantsa menang dalam duel itu. Ia mencetak 27 poin, tertinggi di laga, dengan tujuh rebound dalam 26 menit, dan Wizards menang 92-88. Sembilan belas poinnya datang sebelum turun minum. Deseret News menulis bahwa ia “memenuhi momen itu” dan mengungguli Peterson, yang mencetak 24 poin. Kanal resmi NBA menyebut 27 poin itu menyamai rekor poin terbanyak seorang pilihan No. 1 di debut Summer League.
Catatan itu tidak sempurna, dan Deseret News pun mengakuinya. Ia hanya memasukkan 7 dari 18 tembakan dan gagal pada kelima percobaan tripoinnya. “Ia harus menembak lebih baik dari 39 persen ke depannya,” tulis Jackson Payne, sambil mengingatkan bahwa Summer League bukan tempat menarik kesimpulan besar. Dybantsa sendiri, seperti dikutip The Sporting News lewat Yahoo Sports, mengatakan rasanya luar biasa bisa turun dan memainkan laga NBA pertamanya.
Ia juga menjelaskan salah satu dunk yang viral malam itu dengan sederhana: ia berbelok di tikungan, melihat celah, dan satu-satunya cara mendapatkan poin itu adalah dengan dunk.
Kritik paling umum terhadap Dybantsa di level kampus menyangkut pertahanan. Ia dianggap pencetak poin yang belum tentu mau bekerja keras di sisi lain lapangan. Laga pramusim pertamanya melawan New York Knicks, yang dimenangi Wizards 111-109, memberi jawaban awal. Ia mencetak 11 poin dari 5 dari 11 tembakan dan mencatat empat steal, menurut ulasan Fadeaway World yang dimuat Yardbarker.
Pelatih kepala Brian Keefe terkesan. “Anda bisa merasakan kehadirannya di lapangan, kemampuannya menempel badan lawan, kemampuannya menjaga satu lawan satu,” kata Keefe seperti dikutip dalam ulasan tersebut. Untuk tim yang mengandalkan Trae Young, point guard bertubuh kecil, wing panjang yang bisa menutup celah di pertahanan adalah kebutuhan, bukan kemewahan.
Lalu datang laga pramusim terakhir melawan Pelicans pada Jumat, 16 Oktober. Menurut CBS Sports, ia memutar pergelangan kakinya setelah 15 menit bermain. Selasa berikutnya, Keefe mengumumkan Dybantsa absen di laga pembuka dan berstatus day-to-day. Wizards, tulis CBS, tidak akan terburu-buru memainkannya dan mengambil risiko cedera itu memburuk.
Ada sisi lain dari cerita absennya Dybantsa: Washington tidak panik. Pada laga pembuka 21 Oktober, Anthony Davis mencetak 34 poin dan 12 rebound di debutnya bersama Wizards, sementara Trae Young menambahkan 20 poin dan 13 asis. Wizards sempat tertinggal 90-96 di awal kuarter keempat sebelum melepaskan rentetan 21-2 dan memenangi kuarter terakhir 38-23, menurut NBA.com dan rekap ESPN.

Kemenangan itu mengubah konteks debut Dybantsa. Ia tidak akan datang sebagai penyelamat yang harus memikul tim sendirian, melainkan sebagai potongan ketiga bersama dua mantan All-Star. NBC News sudah menulis sejak malam draft bahwa ia tidak akan langsung menjadi opsi utama di Washington. Ulasan Fadeaway World menambahkan bahwa keberhasilan trio itu sangat bergantung pada seberapa cepat Dybantsa berkembang.
Itu juga sebabnya keputusan menahan dia masuk akal. Wizards punya kontrak rookie empat tahun untuk memoles pemain berusia 19 tahun. Satu atau dua laga di bulan Oktober tak sebanding dengan risiko cedera berulang di pergelangan kaki.
Dybantsa adalah wing setinggi 206 sentimeter yang nyaman menyerang dari posisi diam maupun lewat dribel. Senjata utamanya adalah serangan ke ring dan tembakan jarak menengah, termasuk fadeaway yang sulit dijaga karena panjang lengannya. Ulasan Deseret News tentang debut Summer League menyoroti betapa mudahnya ia melepaskan tembakan dan menyerap kontak, meski juga mencatat terlalu banyak tembakan menengah yang dijaga ketat.
Angka 296 percobaan lemparan bebas dalam satu musim, terbanyak di NCAA menurut AP, menunjukkan seberapa sering ia memaksa wasit meniup peluit. Itu kebiasaan yang biasanya ikut terbawa ke NBA. Titik lemahnya adalah tripoin: 33,1 persen di BYU dan 0 dari 5 di debut Summer League. Kalau angka itu naik ke kisaran 36–37 persen, lawan tak lagi bisa mundur dan menunggunya menyerang ke ring.
Kevin Young di BYU menyebutnya pilihan No. 1 yang tak terbantahkan, menurut AP. Brian Keefe di Wizards memuji kehadirannya dalam bertahan satu lawan satu setelah debut pramusim. Tidak semua pihak seyakin itu: sebagian analis menilai perbandingan dengan Kevin Durant berlebihan dan meragukan efisiensinya sebagai pencetak poin volume. Musim rookie inilah yang akan menjawab perdebatan itu.
Prioritas jangka pendek adalah pulih dari cedera pergelangan kaki dan menjalani debut musim reguler. Setelah laga kandang melawan Raptors, Wizards menjalani tiga laga tandang ke markas Chicago Bulls, Charlotte Hornets, dan Cleveland Cavaliers, lalu kembali ke Washington untuk menjamu Hornets pada 30 Oktober, menurut NBC Bay Area. Dalam jangka panjang, ukuran keberhasilannya sederhana: menjadi opsi kedua yang andal di samping Young dan Davis, lalu mengambil alih tim.
Perbandingan dengan Kevin Durant tak terhindarkan, dan Cooper Flagg, pilihan No. 1 draft 2025, adalah tolok ukur terbaru. Ketiganya hanya bermain satu musim di kampus sebelum masuk NBA. Data per laga dari Sports-Reference menunjukkan Dybantsa berada di antara keduanya.
| Statistik musim pertama | AJ Dybantsa (BYU, 2025-26) | Kevin Durant (Texas, 2006-07) | Cooper Flagg (Duke, 2024-25) |
|---|---|---|---|
| Laga | 35 | 35 | 37 |
| Poin per laga | 25,5 | 25,8 | 19,2 |
| Rebound per laga | 6,8 | 11,1 | 7,5 |
| Asis per laga | 3,7 | 1,3 | 4,2 |
| Akurasi tembakan | 51,0% | 47,3% | 48,1% |
| Akurasi tripoin | 33,1% | 40,4% | 38,5% |
| Akurasi lemparan bebas | 77,4% | 81,6% | 84,0% |
Tabel itu memperlihatkan dua hal sekaligus. Sebagai pencetak poin, Dybantsa nyaris menyamai Durant muda dan lebih efisien dari dalam garis tripoin. Tetapi Durant dan Flagg datang ke NBA dengan tembakan jarak jauh yang jauh lebih matang. Jarak 7,3 poin persentase dari Durant di tripoin adalah pekerjaan rumah terbesar Dybantsa.
Laga terdekat adalah Washington Wizards vs Toronto Raptors di Capital One Arena, Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 19.00 waktu Timur AS, atau Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB, sesuai jadwal Sports Illustrated. Kedua tim sama-sama menang di laga pembuka. Status Dybantsa masih day-to-day karena cedera pergelangan kaki, sehingga keputusan akhir kemungkinan baru diumumkan menjelang tip-off.
Kalau ia belum bisa tampil, kesempatan berikutnya datang di laga tandang melawan Chicago Bulls, lalu di laga kandang melawan Charlotte Hornets pada 30 Oktober. Kapan pun debut itu terjadi, angka-angka pertamanya akan dibandingkan dengan semua nama di tabel di atas. Untuk konteks musim baru, baca juga preview NBA 2026-27 kami dan ulasan tentang aturan lotre draft 3-2-1 yang baru.
AJ Dybantsa adalah forward Amerika Serikat kelahiran 29 Januari 2007 yang dipilih Washington Wizards sebagai pilihan No. 1 NBA Draft 2026. Ia mencetak rata-rata 25,5 poin per laga, tertinggi di NCAA, dalam satu musim bersama BYU.
Ia absen di laga pembuka melawan Bucks karena cedera pergelangan kaki. Peluang debut berikutnya adalah melawan Toronto Raptors pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB, dengan status masih day-to-day.
Keduanya forward tinggi pencetak poin yang hanya bermain satu musim di kampus. Rata-rata poin Dybantsa di BYU (25,5) hampir sama dengan Durant di Texas (25,8), dan Durant juga pemain favorit Dybantsa menurut AP.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Pick an amount and pay in seconds.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…