Kembali
BULU TANGKIS 7 min read 28 September 2026

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Emas Beregu Putra Resmi, Amri/Nita ke Final Ganda Campuran

Tim putra bulu tangkis Indonesia juara Asian Games 2026 usai comeback 3-2 atas China di final, Kamis (24/9) -- emas pertama sejak 1998. Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menyusul melaju ke final usai membungkam ganda campuran nomor satu dunia China di semifinal, Senin (28/9), sementara Alwi Farhan, Fajar/Fikri, dan Leo/Daniel juga tampil di semifinal hari ini.

Bulu Tangkis Asian Games 2026: Emas Beregu Putra Resmi, Amri/Nita ke Final Ganda Campuran
Foto: Martin Terrien/Wikimedia Commons (CC BY 4.0)

Tim putra bulu tangkis Indonesia resmi mengunci medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 usai membalikkan ketertinggalan 0-2 dan menang 3-2 atas China di final, Kamis (24/9), mengakhiri penantian gelar beregu putra sejak 1998. Begitu nomor beregu tuntas, sorotan berpindah ke nomor perorangan yang terus bergulir hingga 29 September: pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengejutkan publik dengan membungkam ganda campuran nomor satu dunia asal China di semifinal, Senin (28/9) pagi, dan melangkah ke final. Tiga wakil Indonesia lain — Alwi Farhan di tunggal putra serta dua ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin — juga tampil di semifinal hari ini demi menambah pundi medali dari Jepang.

Baca Cepat

  • Tim putra bulu tangkis Indonesia juara Asian Games 2026 usai membalik ketertinggalan 0-2 dan menang 3-2 atas China di final, Kamis (24/9) — emas pertama nomor beregu putra sejak 1998, sekaligus menggagalkan ambisi China meraih tiga gelar beruntun.
  • Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final usai membungkam unggulan sekaligus ganda campuran nomor satu dunia China, Feng Yanzhe/Huang Dongping, 21-12, 21-14 di semifinal Senin (28/9) pagi — memastikan perak dan mengincar emas pertama nomor ini sejak 1982.
  • Jonatan Christie, tunggal putra peringkat satu dunia, tersingkir di perempat final oleh Loh Kean Yew, sementara Putri Kusuma Wardani terhenti di babak 16 besar — menyisakan Alwi Farhan sebagai satu-satunya wakil tunggal Indonesia yang bertahan.
  • Dua ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sama-sama menembus semifinal dan sudah dipastikan meraih medali — berpeluang menciptakan final sesama Indonesia jika kompak menang hari ini.

Comeback 3-2, Tim Putra Rebut Emas Pertama Sejak 1998

Final beregu putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Kamis (24/9), berjalan dramatis. Indonesia tertinggal lebih dulu 0-2 setelah Jonatan Christie takluk dari Shi Yuqi 13-21, 18-21, dan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyerah dari Liang Weikeng/Wang Chang lewat rubber game 20-22, 21-19, 14-21.

Tertinggal dua partai, Indonesia bangkit lewat tiga kemenangan beruntun. Alwi Farhan memperkecil ketertinggalan usai menundukkan Li Shifeng 23-21, 15-21, 21-16, disusul Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang menyamakan kedudukan 2-2 lewat kemenangan atas He Jiting/Liu Yi 23-21, 21-10. Gelar juara dipastikan lewat partai penentu, dengan Mohammad Zaki Ubaidillah mengalahkan Weng Hongyang dua gim langsung 23-21, 21-13, membuat skor akhir 3-2 untuk Indonesia.

Kemenangan ini menjadi gelar emas beregu putra pertama Indonesia di Asian Games sejak 1998 di Bangkok — saat itu juga mengalahkan China — setelah dua kali menjadi runner-up pada 2002 dan 2018. Bagi China, kekalahan ini menggagalkan ambisi meraih gelar ketiga beruntun setelah menjuarai edisi 2018 dan 2022.

Amri/Nita Kejutkan Ganda Campuran Nomor Satu Dunia, Melaju ke Final

Kabar terbaru dan paling mengejutkan datang dari nomor ganda campuran. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lebih dulu memastikan medali usai menundukkan wakil Korea Selatan, Jo Sung-hyun/Jeong Na-eun, lewat pertarungan tiga gim 21-9, 12-21, 21-19 di perempat final, Sabtu (27/9).

Status unggulan ganda campuran nomor satu dunia yang disandang wakil China, Feng Yanzhe/Huang Dongping, tak menghalangi langkah Amri/Nita di semifinal, Senin (28/9) pagi WIB. Pasangan Indonesia itu tampil dominan dan menang dua gim langsung 21-12, 21-14 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, memastikan diri melangkah ke final sekaligus mengunci medali perak.

Hasil ini membuka peluang Indonesia meraih emas ganda campuran Asian Games yang telah dinanti 44 tahun, sejak Christian Hadinata/Ivana Lie menjadi juara di New Delhi 1982. Lawan Amri/Nita di final masih menunggu hasil semifinal lain antara pasangan China Jiang Zhenbang/Wei Yaxin melawan wakil Chinese Taipei, Ye Hongwei/Nicole Chan.

Upgrade Perlengkapan Jelang Final
YONEX Badminton Frame Astrox 88 S PLAY
Raket dengan sweet spot lega, cocok buat gaya permainan ganda yang mengandalkan kecepatan reli seperti ditunjukkan wakil Indonesia hari ini.
Lihat →
YONEX Badminton Bag PC1-3D BT-6
Tas berkapasitas besar buat menyimpan raket cadangan dan perlengkapan lengkap sepanjang hari pertandingan yang padat.
Lihat →
YONEX Badminton Grip Towel AC 402 EX
Menjaga cengkeraman raket tetap presisi saat rally-rally panjang di partai semifinal maupun final.
Lihat →

Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani Tersingkir Lebih Dulu

Tak semua kabar dari nomor perorangan positif buat Indonesia. Jonatan Christie, tunggal putra peringkat satu dunia sejak pembaruan ranking BWF 25 Agustus 2026, sempat lolos ke perempat final usai comeback mengalahkan wakil Sri Lanka, Viren Nettasinghe, 15-21, 21-13, 21-15. Namun langkahnya terhenti di perempat final, Minggu (27/9), setelah takluk dari wakil Singapura, Loh Kean Yew, 14-21, 19-21 — kekalahan yang menurut sejumlah laporan dipengaruhi kondisi stamina yang menurun di gim kedua.

Di nomor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani yang berstatus unggulan keenam lebih dulu tersingkir di babak 16 besar, Sabtu (26/9), usai kalah dua gim langsung 19-21, 13-21 dari wakil India, Unnati Hooda. Kekalahan ini membuat Indonesia tanpa wakil di nomor tunggal putri sekaligus menyisakan Alwi Farhan sebagai satu-satunya asa Indonesia di nomor tunggal.

Alwi Farhan dan Dua Ganda Putra Susul ke Semifinal

Harapan tunggal putra Indonesia kini bertumpu penuh pada Alwi Farhan, yang melaju ke semifinal usai mengalahkan unggulan ketiga asal Chinese Taipei, Chou Tien-Chen, dua gim langsung 21-10, 21-11 di perempat final, Minggu (27/9). Kemenangan meyakinkan itu membawa Alwi bertemu wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn — yang lolos ke empat besar usai menang rubber game atas wakil Hong Kong, Angus Ng Ka Long — di semifinal hari ini.

Di sektor ganda putra, dua wakil Indonesia sama-sama melenggang ke semifinal pada Minggu (27/9). Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menang atas wakil Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju, lewat rubber game 21-14, 20-22, 21-14, sementara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menang telak dan cepat — hanya 22 menit — atas wakil Vietnam, Nguyen Dinh Hoang/Tran Dinh Manh, 21-6, 21-10.

Di semifinal hari ini, Fajar/Fikri ditantang Liang Weikeng/Wang Chang — pasangan China yang sama yang mengalahkan mereka di final beregu putra pekan lalu — sedangkan Leo/Daniel menghadapi ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, yang justru pernah takluk dari Leo/Daniel 21-19, 21-19 di China Masters 2026 awal September. Jika kedua pasangan Indonesia kompak menang, Asian Games 2026 berpotensi menghadirkan final ganda putra sesama Indonesia.

Jadwal Semifinal Super Senin di Ichinomiya

Senin (28/9) menjadi hari sibuk bagi kontingen bulu tangkis Indonesia di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, dengan total empat wakil turun di semifinal. Ganda campuran Amri/Nita membuka rangkaian pertandingan pukul 07.30 WIB dan telah dipastikan melaju ke final. Tiga laga semifinal lain menyusul lebih siang: Alwi Farhan menghadapi Kunlavut Vitidsarn di nomor tunggal putra, sementara dua ganda putra, Fajar/Fikri dan Leo/Daniel, tampil bersamaan mulai pukul 11.00 WIB melawan wakil China dan Korea Selatan.

Format nomor perorangan Asian Games 2026 tidak mengenal perebutan tempat ketiga, sehingga keempat wakil Indonesia yang telah menembus semifinal — Amri/Nita, Alwi Farhan, Fajar/Fikri, dan Leo/Daniel — otomatis dipastikan pulang membawa medali, dengan Amri/Nita telah mengamankan status minimal perak usai memastikan tempat di final.

Peta Medali Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026

Hingga Senin (28/9), kontingen bulu tangkis Indonesia telah mengumpulkan satu medali emas dari nomor beregu putra dan satu perunggu dari nomor beregu putri, ditambah kepastian minimal satu perak dari ganda campuran Amri/Nita serta tiga jaminan medali tambahan dari Alwi Farhan, Fajar/Fikri, dan Leo/Daniel yang masih berstatus semifinalis. Jika hasil semifinal hari ini berpihak pada Indonesia, jumlah itu masih berpeluang bertambah, termasuk skenario final ganda putra sesama Indonesia.

Seluruh final nomor perorangan bulu tangkis Asian Games 2026 — termasuk tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran — dijadwalkan berlangsung Selasa (29/9), menandai hari terakhir cabang bulu tangkis di Aichi-Nagoya. Publik penggemar bulu tangkis Indonesia kini menanti apakah Amri/Nita mampu mengakhiri penantian 44 tahun, atau apakah Alwi Farhan, Fajar/Fikri, dan Leo/Daniel bisa menambah koleksi emas Indonesia dari Jepang.

Artikel ini dirangkum dari:

  • The Star: Indonesia dethrone China to end 28-year wait for Asiad men’s team gold tautan
  • CNN Indonesia: Hasil Asian Games: Amri/Nita Lolos ke Final usai Bungkam China tautan
  • CNN Indonesia: Amri/Nita Berpeluang Raih Emas Pertama Ganda Campuran setelah 44 Tahun tautan
  • ANTARA News Bali: Stamina drop, Jonatan terhenti di perempat final Asian Games 2026 tautan
  • Media Indonesia: Putri KW Kecewa Tersingkir di 16 Besar Asian Games 2026 tautan
  • CNN Indonesia: Lolos Semifinal Asian Games 2026, Alwi Farhan Belum Puas tautan
  • Detik Sport: Hasil Asian Games 2026: Leo/Daniel Menang, 2 Ganda Putra RI ke Semifinal tautan
  • CNN Indonesia: Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 Senin 28 September: Alwi Beraksi tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.