Kembali
BULU TANGKIS 5 min read 23 September 2026

Bulu Tangkis Indonesia Kantongi Dua Perunggu Asian Games 2026, Tim Putri Takluk dari China di Semifinal

Tim putri bulu tangkis Indonesia takluk 0-3 dari China pada semifinal Asian Games 2026, namun dua medali perunggu sudah di tangan menyusul tembusnya tim putra ke empat besar. Tim putra kini menantang Thailand demi tiket final.

Bulu Tangkis Indonesia Kantongi Dua Perunggu Asian Games 2026, Tim Putri Takluk dari China di Semifinal
Foto: Wikimedia Commons

Langkah tim beregu putri bulu tangkis Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terhenti di semifinal, Rabu (23/9) pagi WIB, usai takluk 0-3 dari China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Putri Kusuma Wardani, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, dan Thalita Ramadhani Wiryawan kalah beruntun menghadapi skuad China yang diperkuat pemain-pemain peringkat atas dunia. Meski begitu, Indonesia dipastikan pulang membawa medali perunggu, sementara tim putra menyusul dengan misi lebih besar: menantang Thailand di semifinal sore ini demi tiket ke partai puncak.

Baca Cepat

  • Tim putri bulu tangkis Indonesia takluk 0-3 dari China di semifinal Asian Games 2026, Rabu (23/9) pagi WIB di Ichinomiya City Municipal Gymnasium.
  • Putri Kusuma Wardani kalah dari Wang Zhi Yi 15-21, 20-22; Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum takluk dari Liu Shengshu/Tan Ning 15-21, 18-21.
  • Kekalahan ini tak mengurangi capaian Indonesia yang sudah dipastikan meraih medali perunggu, karena beregu bulu tangkis Asian Games tak menggelar perebutan tempat ketiga.
  • Tim putra, setelah menang dramatis 3-2 atas Malaysia di perempat final, menghadapi Thailand di semifinal Rabu (23/9) pukul 13.00 WIB demi tiket ke final.

Tim Putri Melaju ke Semifinal Usai Tekuk Chinese Taipei 3-1

Tiket semifinal direbut tim putri Indonesia lewat kemenangan 3-1 atas Chinese Taipei di perempat final, Selasa (22/9), di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Putri Kusuma Wardani membuka keunggulan usai menundukkan Lin Hsiang Ti tiga gim dengan skor 21-16, 20-22, 21-15, dilanjutkan pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang mengatasi Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun 21-17, 21-23, 21-15.

Chinese Taipei sempat memperkecil ketertinggalan lewat kemenangan di partai tunggal ketiga, sebelum pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Siti Fadia Silva Ramadhanti memastikan kemenangan 3-1 usai mengalahkan Hsu Yin-Hui/Hu Ling Fang 21-19, 21-6. Hasil ini membawa Indonesia ke semifinal sekaligus memastikan medali usai catatan nihil di Asian Games Hangzhou 2022.

Takluk 0-3 dari China, Langkah Tim Putri Terhenti di Semifinal

Di semifinal, tim putri Indonesia harus mengakui keunggulan China yang diperkuat sejumlah pemain papan atas dunia. Laga dibuka tunggal putri peringkat tujuh dunia, Putri Kusuma Wardani, yang takluk dari Wang Zhi Yi (peringkat dua dunia) lewat skor 15-21, 20-22 setelah sempat memberi perlawanan ketat di gim kedua.

Ketertinggalan bertambah setelah ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, yang sempat menyamai kedudukan 14-14 di gim pertama dan 13-13 di gim kedua, akhirnya menyerah 15-21, 18-21 dari Liu Shengshu/Tan Ning — pasangan peringkat satu dunia. China memastikan kemenangan 3-0 setelah Thalita Ramadhani Wiryawan takluk dari Chen Yufei (gim pertama 21-15), membuat dua partai sisa tak lagi dimainkan.

Lengkapi Perlengkapan Badmintonmu
YONEX Nanoflare 1000 PLAY
Raket ringan mengandalkan kecepatan ayunan, favorit gaya permainan cepat ala tim beregu Indonesia.
Lihat →
YONEX Badminton Shoes Mach 3
Traksi dan bantalan mumpuni untuk gerak cepat ke segala penjuru lapangan sepanjang rally beregu.
Lihat →
YONEX Badminton Grip Towel AC 402 EX
Menyerap keringat cepat saat pertandingan beregu berjalan panjang, menjaga cengkeraman raket tetap mantap.
Lihat →

Menang Dramatis 3-2 atas Malaysia, Tim Putra ke Semifinal

Berbeda dari tim putri, tim putra Indonesia harus melalui drama lima partai untuk menyingkirkan Malaysia 3-2 di perempat final, Selasa (22/9). Jonatan Christie kalah di partai pembuka dari Leong Jun Hao lewat rubber game 22-20, 12-21, 17-21, sebelum ganda Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menyamakan kedudukan usai mengatasi Goh Sze Fei/Nur Izzuddin 21-15, 19-21, 21-10.

Alwi Farhan membawa Indonesia unggul 2-1 lewat kemenangan dua gim langsung 21-19, 21-19 atas Justin Hoh, sebelum Malaysia menyamakan kedudukan 2-2 berkat kemenangan ganda Aaron Chia/Tee Kai Wun atas Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin 17-21, 21-16, 21-13. Kemenangan penentu direbut Mohammad Zaki Ubaidillah yang tampil meyakinkan mengalahkan Eogene Ewe dua gim langsung 21-11, 21-11.

Tantang Thailand di Semifinal, Tim Putra Incar Tiket Final

Modal kemenangan dramatis atas Malaysia membawa tim putra Indonesia bertemu Thailand di semifinal, Rabu (23/9), pukul 13.00 WIB di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Thailand melaju ke empat besar usai menyingkirkan Chinese Taipei 3-1 di perempat final.

Berstatus unggulan teratas nomor beregu putra, Indonesia membawa misi lebih tinggi dibanding tim putri: bukan sekadar memastikan medali, melainkan merebut tiket ke partai puncak. Skuad racikan Fajar Alfian/Fikri, Alwi Farhan, hingga Zaki Ubaidillah yang tampil impresif di perempat final diproyeksikan menjadi andalan utama menghadapi Thailand.

Dua Perunggu, Kebangkitan Usai Paceklik di Hangzhou 2022

Terlepas dari hasil akhir semifinal putra, bulu tangkis Indonesia sudah memastikan diri pulang membawa medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Aturan nomor beregu di ajang ini tidak mengenal perebutan tempat ketiga, sehingga kedua tim yang kalah di semifinal otomatis sama-sama mendapat medali perunggu — tim putri yang sudah takluk dari China dipastikan pulang dengan perunggu, dan tim putra pun sudah mengunci medali serupa apa pun hasil melawan Thailand.

Capaian ini menjadi kebangkitan berarti bagi bulu tangkis Indonesia di Asian Games. Tiga tahun lalu di Hangzhou 2022, kontingen bulu tangkis Indonesia pulang dengan tangan hampa karena tak satu pun wakil — baik nomor beregu maupun perorangan — yang mampu menembus semifinal.

Menanti Laga Puncak dan Nomor Perorangan

Setelah semifinal putra rampung sore ini, perhatian beralih ke laga puncak nomor beregu yang mengikuti dalam waktu dekat. Tim putri China akan ditantang pemenang semifinal lainnya di partai final, sementara nasib tim putra Indonesia bergantung pada hasil melawan Thailand — jika berhasil melewati rintangan tersebut, Indonesia berpeluang tampil di final beregu putra sekaligus mengincar medali emas pertama bulu tangkis di Asian Games sejak nihil gelar pada edisi Hangzhou 2022.

Selepas nomor beregu usai 24 September, giliran nomor perorangan bulu tangkis Asian Games 2026 bergulir 25-29 September, termasuk peluang Jonatan Christie yang berstatus tunggal putra peringkat satu dunia untuk mengejar medali individual di Jepang.

Artikel ini dirangkum dari:

  • ANTARA News: Ubaidillah sukses bawa beregu putra ke semifinal bulu tangkis tautan
  • Kompas TV: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Kalahkan Taiwan 3-1, Tim Putri Amankan Medali tautan
  • CNN Indonesia: Hasil Asian Games: Rachel/Febi Kalah, Indonesia 0-2 China tautan
  • CNN Indonesia: 2 Medali dari Badminton, Perbaikan Prestasi Indonesia di Asian Games tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.