Ducati bertaruh pada Marc Márquez, Aprilia harus adil pada Martín dan Bezzecchi. Analisis dua strategi itu menjelang MotoGP Sepang, 30 Oktober–1 November.

Di Phillip Island, Ducati menyapu podium sprint dan Aprilia kehilangan pembalap terdepannya dalam satu putaran. Marc Márquez menang, Alex Márquez kedua, Fabio Di Giannantonio ketiga; Jorge Martín terjatuh di tikungan 8 saat berduel dengan Márquez untuk posisi terdepan, menurut Speedweek. Balapan hari Minggu kemudian dibatalkan, dan 10 poin yang tercipta di sprint itulah yang dibawa ke Sepang.
Dengan empat seri tersisa, Márquez memimpin 365 poin, Martín 355, Bezzecchi 315. Angka itu menyembunyikan perbedaan yang lebih menarik: dua pabrikan Italia menjalani perebutan gelar dengan cara yang nyaris berlawanan. Ducati menaruh seluruh bebannya pada satu orang, sementara Aprilia harus menimbang dua jagoan yang sama-sama masih hidup.
Ringkasnya: Ducati punya satu penantang gelar dan mendukungnya penuh; Aprilia punya dua, dan harus adil sampai matematika menyingkirkan salah satunya. Menurut analisis Autosport, jumlah pembalap lebih banyak belum tentu keunggulan. Martín juga harus lolos pemeriksaan medis di Sepang sebelum bisa membuktikan apa pun.
Autosport menulis bahwa bagi Ducati situasinya sederhana: Márquez, juara 2025, tetap menjadi tolok ukur lintasan, dan tak ada pembalap Ducati lain yang masuk hitungan gelar. “Marc Márquez adalah Ducati, dan Ducati adalah Marc Márquez,” tulis analis itu. Pabrikan Borgo Panigale itu, tambahnya, akan melakukan apa saja untuk mendukungnya mengejar gelar kesepuluh.

Bos Ducati Gigi Dall’Igna tidak menyembunyikan rasa canggungnya. Kepada Crash.net di Indonesia, ia mengatakan ia “melawan masa lalu saya” dalam dua hal: dua pembalap Aprilia dulu adalah pembalapnya, dan ia punya banyak teman di Aprilia. “Kalau ada yang harus mengalahkan kami, lebih baik teman,” katanya. Ia juga mengaku lebih suka punya lebih dari satu pembalap di depan.
Aprilia memberi dukungan setara. “Keduanya bebas balapan sampai matematika menyingkirkan salah satunya,” kata CEO Massimo Rivola pada Maret, seperti dikutip Crash.net. Tetapi Autosport mencatat kesetaraan tidak sama dengan netralitas: Bezzecchi adalah fondasi proyek modern Aprilia dan telah meneken kontrak multi-tahun, sedangkan Martín dilaporkan sudah menandatangani kontrak dengan Yamaha.
Ada ironi lain. Martín menjuarai 2024 bersama Pramac di atas Ducati, lalu pindah ke Aprilia setelah kursi pabrikan jatuh ke Márquez. Kini ia melawan pembalap yang menempati kursi itu. Autosport menulis bahwa dua pembalap Aprilia bisa saling merebut poin, tetapi juga bisa membatasi hasil Márquez di sirkuit yang bukan favoritnya.

Martín mengalami retak radius distal yang tidak bergeser, sehingga ia terhindar dari operasi untuk sementara. Menurut Motorsport.com, ia harus menjalani pemeriksaan medis di Sepang pada Kamis sebelum dinyatakan layak, dan akan tampil terbatas secara fisik di salah satu sirkuit tersulit di kalender. Márquez sendiri menilai kondisi di Phillip Island “bisa diterima”, tetapi helikopter penyelamat tak bisa terbang, kata dia kepada Speedweek.
Taruhannya melampaui satu gelar. Autosport mencatat Ducati di bawah Dall’Igna memenangi 100 dari 203 Grand Prix terakhir, hampir separuhnya, dan kedua pabrikan sempat imbang di klasemen konstruktor menjelang Mandalika. Musim ini juga penutup era 1000cc, sebelum aturan 2027 menurunkan performa motor. Karena itu, bagi Dall’Igna dan Rivola, duel ini sekaligus soal siapa yang membangun motor tercepat dalam sejarah kelas utama.
Sisa musim akan menjawab apakah satu jagoan yang dilindungi lebih kuat daripada dua yang saling mengawasi. Baca juga dampak pembatalan Phillip Island dan tiga faktor penentu gelar. Di Sepang, Ducati dan Aprilia akan mengetahui seberapa mahal harga strategi masing-masing.
Marc Márquez memimpin dengan 365 poin, unggul 10 poin dari Jorge Martín (355). Marco Bezzecchi ketiga dengan 315 poin, menurut Speedweek.
Belum pasti. Ia mengalami retak radius distal tanpa pergeseran dan harus lolos pemeriksaan medis di Sepang pada Kamis, kata laporan Motorsport.com.
Seri Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang berlangsung 30 Oktober hingga 1 November 2026, menurut Speedweek.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Choose what this story was worth to you.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…