Duel Putri Chicago Marathon 2026: Kosgei Comeback, Feysa Bertahan, Lokedi Debut
Nomor putri Bank of America Chicago Marathon 2026 menghadirkan salah satu lapangan terdalam dalam sejarah: comeback Brigid Kosgei yang baru juara Tokyo (2:14:29), pertahanan gelar Hawi Feysa, dan debut Sharon Lokedi sang juara Boston dua kali. Dijadwalkan Minggu 11 Oktober di Grant Park, hasil akan diperbarui.
Nomor putri Bank of America Chicago Marathon 2026, bagian dari Abbott World Marathon Majors, dijadwalkan digelar Minggu 11 Oktober 2026 dengan start dan finis di Grant Park, Chicago, dan menyuguhkan salah satu lapangan putri terdalam sepanjang sejarah lomba. Juara bertahan Hawi Feysa asal Ethiopia menghadapi kembalinya Brigid Kosgei, mantan pemegang rekor dunia asal Kenya yang baru memenangi Tokyo Marathon 2026 dengan rekor lintasan 2:14:29, ditambah debut Sharon Lokedi yang menyandang dua gelar Boston beruntun, serta juara Tokyo 2024 Sutume Kebede. Start elite dijadwalkan sekitar pukul 07.30 waktu Chicago atau kira-kira pukul 19.30 WIB Minggu malam, memperebutkan bagian dari total hadiah lebih dari US$1 juta. Statusnya masih dijadwalkan dan hasil akan diperbarui setelah lomba usai.
Baca Cepat
- Bank of America Chicago Marathon ke-48 digelar Minggu 11 Oktober 2026 di Grant Park; nomor putri menjadi sorotan dengan lapangan yang disebut penyelenggara salah satu terdalam dalam sejarah, dipimpin rekor pribadi tercepat milik Brigid Kosgei, yakni 2:14:04.
- Kosgei, juara Chicago 2018 dan 2019, kembali ke kota ini untuk pertama kali sejak 2019 dengan momentum besar: ia menang di Tokyo Marathon 2026 dalam rekor lintasan 2:14:29, catatan tercepatnya sejak 2019, mengalahkan Hawi Feysa yang finis ketiga di Tokyo.
- Feysa mempertahankan gelar setelah menang 2025 dengan 2:14:56; penantang lain adalah Sutume Kebede (juara Tokyo 2024, 2:15:55), Megertu Alemu (runner-up 2025, 2:16:34), dan Sharon Lokedi yang debut di Chicago sebagai juara Boston 2025 dan 2026 serta juara New York 2022.
- Rekor lintasan putri 2:09:56 milik Ruth Chepngetich (2024) masih jauh di atas catatan terbaik lapangan, sehingga fokus realistis adalah perebutan gelar; start elite sekitar pukul 19.30 WIB, sementara pelari putri Indonesia diwakili rekor nasional Odekta Elvina Naibaho, 2:31:34.
Kosgei Kembali ke Grant Park dengan Momentum Tokyo
Sorotan terbesar nomor putri tahun ini adalah kembalinya Brigid Kosgei ke Chicago, kota tempat ia menorehkan salah satu catatan paling bersejarah dalam maraton putri. Pelari Kenya itu adalah juara Chicago dua kali beruntun pada 2018 dan 2019, dan pada edisi 2019 ia mencatat 2:14:04 yang kala itu menjadi rekor dunia putri. Catatan tersebut sampai sekarang tetap menjadi rekor pribadi tercepat di antara seluruh peserta putri Chicago 2026, dan 2026 menandai penampilan pertamanya lagi di lintasan ini sejak kemenangan dominannya tujuh tahun lalu.
Yang membuat kepulangan itu menarik adalah momentumnya. Pada 1 Maret 2026, Kosgei memenangi Tokyo Marathon dengan rekor lintasan 2:14:29, catatan tercepatnya sejak 2019 sekaligus salah satu dari sepuluh waktu terbaik sepanjang sejarah maraton putri. Di Tokyo, ia menang unggul lebih dari dua menit, mengalahkan Bertukan Welde (2:16:36) dan, yang paling relevan untuk pekan ini, Hawi Feysa yang finis ketiga dengan 2:17:39. Artinya, Kosgei datang ke Chicago setelah mengungguli sang juara bertahan secara langsung beberapa bulan sebelumnya, sebuah pembuka cerita yang jarang terjadi di lomba sebesar ini.
Feysa Bertahan di Lapangan Putri Terdalam
Meski bayang-bayang Kosgei besar, status juara bertahan tetap milik Hawi Feysa. Pelari Ethiopia itu tampil dominan pada 2025, menang dalam debut maratonnya di Amerika Serikat dengan 2:14:56, yang sekaligus menjadi rekor pribadi dan gelar Abbott World Marathon Majors pertamanya, unggul lebih dari dua menit atas Megertu Alemu. Menjelang 2026, Feysa menyadari tantangannya lebih berat. Ia menyebut Chicago sebagai lintasan yang “fast and fiercely competitive” dan berharap bisa “run a personal best”, seperti dikutip dari pratinjau penyelenggara, sebuah sinyal bahwa ia tidak datang sekadar bertahan.
Kedalaman lapangan inilah yang membuat edisi 2026 istimewa. Selain Kosgei dan Feysa, deretan penantang punya rekor pribadi yang rapat, sehingga duel putri berpotensi seketat nomor putra. Nama-nama teratas yang membayangi keduanya antara lain:
- Sutume Kebede (Ethiopia), 2:15:55, juara Tokyo Marathon 2024.
- Megertu Alemu (Ethiopia), 2:16:34, runner-up Chicago 2025.
- Brillian Kipkoech (Kenya), 2:17:05.
- Sharon Lokedi (Kenya), 2:17:22.
- Degitu Azimeraw (Ethiopia), 2:17:58.
Sharon Lokedi: Dua Gelar Boston, Kini Uji Lintasan Datar
Variabel paling sulit ditebak datang dari debutan. Sharon Lokedi, pelari Kenya kelahiran 1994, menjalani lomba pertamanya di Chicago, yang juga disebut sebagai maraton mayor pertamanya di lintasan benar-benar datar. Rekam jejaknya mentereng: ia mengejutkan dunia dengan menang di New York City Marathon 2022 pada debut maratonnya (2:23:23), lalu finis ketiga di New York 2023 dan runner-up di Boston 2024. Puncaknya datang di Boston, tempat ia menjadi juara dua tahun beruntun, memecahkan rekor lintasan dengan 2:17:22 pada 2025 dan mempertahankannya pada 2026.
Pertahanan gelar Boston 2026 itu sendiri sebuah pernyataan. Lokedi menang dalam 2:18:51, catatan putri tercepat keempat dalam sejarah Boston, memimpin sapu bersih podium oleh pelari Kenya di depan Loice Chemnung (2:19:35) dan Mary Ngugi-Cooper (2:20:07). Ia bahkan dilaporkan lupa membawa jam tangannya di hari lomba dan berlari tanpa memantau split sama sekali. Pertanyaannya kini sederhana tetapi besar: jika seorang spesialis lintasan menanjak seperti Boston pindah ke Grant Park yang datar dan cepat, seberapa tajam waktunya bisa menukik? Jawabannya baru terlihat Minggu nanti.
Perburuan Rekor Lintasan 2:09:56: Realistis atau Tidak?
Chicago dikenal sebagai salah satu lintasan tercepat di dunia, rute datar yang menurut penyelenggara telah melahirkan tujuh rekor dunia. Di nomor putri, rekor lintasan adalah 2:09:56 atas nama Ruth Chepngetich, yang pada 2024 menjadi perempuan pertama menembus 2:10. Catatan itu tetap berlaku meski Chepngetich kemudian menerima sanksi tiga tahun atas pelanggaran doping pada September 2025; menurut penjelasan yang beredar di media Kenya, hukuman hanya membatalkan hasil sejak 14 Maret 2025, sehingga lari 2024-nya tidak terpengaruh dan rekor tersebut masih tercatat atas namanya.
Secara angka, perburuan rekor lintasan putri tampak kurang realistis dibanding nomor putra. Rekor pribadi tercepat di lapangan putri adalah 2:14:04 milik Kosgei, masih lebih dari empat menit di atas 2:09:56. Bandingkan dengan nomor putra, tempat pelari tercepat Jacob Kiplimo memegang 2:00:28, hanya tujuh detik dari rekor lintasan Kelvin Kiptum 2:00:35. Dengan jarak sejauh itu, cerita utama nomor putri bukanlah serangan ke papan rekor, melainkan perebutan gelar yang sangat terbuka. Cuaca, taktik balapan, dan ada tidaknya pacer agresif akan menentukan seberapa cepat waktu juara, tetapi fokusnya tetap pada siapa yang lebih dulu finis.
Catatan untuk Pelari Putri Indonesia: Dari Odekta ke Rekor Nasional
Dari sudut pandang Indonesia, panggung sekelas Chicago adalah tontonan sekaligus cermin. Rujukan terbaik di nomor putri saat ini adalah Odekta Elvina Naibaho, pemegang rekor nasional maraton putri. Ia memecahkan rekor itu di Gold Coast Marathon, Queensland, Australia, pada 6 Juli 2025 dengan 2:31:34, menumbangkan rekor lama Triyaningsih (2:31:39) yang bertahan sekitar lima belas tahun. Catatan itu jauh lebih baik dari penampilannya di Asian Games Hangzhou 2022 (2:37:51, peringkat kesepuluh), dan ia menyatakan ingin mempertajamnya lagi menuju Asian Games 2026.
Selisih dengan papan atas dunia memang masih lebar, sekitar enam belas hingga dua puluh menit dari lapangan Chicago. Namun denyut lari putri Indonesia justru menguat di level massal. Jakarta International Marathon 2026 memecahkan rekor dengan sekitar 45.000 pelari, sementara BFI Run 2026 menembus 10.000 peserta dan menyediakan tiket menuju Sydney dan Yokohama Marathon. Menariknya, rekor nasional putri itu lahir di Australia, menegaskan pelari Tanah Air kerap mengejar catatan pribadi di lomba luar negeri, seperti para elite dunia yang berburu lintasan cepat.
Cara mengikutinya dari Tanah Air juga perlu disiapkan. Karena Chicago dua belas jam di belakang WIB, start elite sekitar pukul 07.30 waktu setempat jatuh kira-kira pukul 19.30 WIB Minggu malam. Hingga tulisan ini disusun belum ada penyiar resmi di Indonesia; untuk pasar Amerika Serikat lomba disiarkan via jaringan NBC dan streaming Peacock yang berpotensi terkena pembatasan wilayah, sehingga pemantauan paling aman lewat pelacakan pelari di situs resmi chicagomarathon.com. Satu pelajaran praktis bagi pelari rekreasional: lintasan datar memang membantu, tetapi target waktu tetap perlu realistis, dengan pace konsisten serta hidrasi dan pemulihan yang terjaga.
Yang Dinanti di Grant Park
Minggu 11 Oktober menyodorkan satu dari duel putri paling terbuka dalam beberapa tahun terakhir: comeback Brigid Kosgei yang sedang bugar, pertahanan gelar Hawi Feysa, debut Sharon Lokedi di lintasan datar, serta kelas Sutume Kebede dan Megertu Alemu. Apakah momentum Tokyo cukup membawa Kosgei kembali ke puncak di kota kenangannya, atau justru debutan dan juara bertahan yang berbicara, akan terjawab di lintasan. Semua masih berstatus dijadwalkan hingga start sekitar pukul 19.30 WIB, dan hasil akhir akan diperbarui begitu lomba tuntas. Grant Park pun bersiap menyambut salah satu lapangan putri terdalam yang pernah dihadirkannya.
Artikel ini dirangkum dari:
- Bank of America Chicago Marathon (resmi): “Bank of America Chicago Marathon” chicagomarathon.com
- NBC Chicago: “2026 Chicago Marathon elite lineup one of the deepest fields in race history” nbcchicago.com
- Marathon Handbook: “Chicago Just Loaded Up One Of The Deepest Marathon Fields It’s Ever Had” marathonhandbook.com
- Bank of America Newsroom: “Defending Champions Ready to Take On Stacked Field at 48th Bank of America Chicago Marathon” newsroom.bankofamerica.com
- Athletics Weekly: “Brigid Kosgei wins Tokyo Marathon in 2:14:29” athleticsweekly.com
- World Athletics: “Tokyo Marathon 2026: Kosgei and Takele prevail” worldathletics.org
- Boston Globe: “Boston Marathon results 2026: Sharon Lokedi wins women’s race” bostonglobe.com
- Wikipedia: “Sharon Lokedi” en.wikipedia.org
- World Athletics: “Feysa and Kiplimo win Chicago Marathon 2025” worldathletics.org
- Nation (Kenya): “Why Ruth Chepngetich will keep her world record despite doping ban” nation.co.ke
- VOI: “Odekta Elvina Naibaho breaks Indonesian women’s marathon national record” voi.id
- JawaPos: “Odekta Naibaho Bertekad Pertajam Rekor di Asian Games 2026” jawapos.com
- Katadata: “BFI Run 2026 Tembus 10 Ribu Pelari, Ada Tiket ke Sydney dan Yokohama Marathon” katadata.co.id