Janice Tjen, dari Kampus Pepperdine ke Peringkat 35 Dunia
Home / Story

Janice Tjen, dari Kampus Pepperdine ke Peringkat 35 Dunia

Janice Tjen menyudahi Wuhan Open 2026 di 16 besar WTA 1000. Inilah jalur tak biasa petenis Jakarta itu, dari tenis kampus Amerika ke peringkat 35 dunia.

On this page

    Kedudukan 5-4 di set kedua, dua peluang untuk memaksa set ketiga. Janice Tjen berdiri di ujung kesempatan terbesarnya di Wuhan Open, Kamis malam, 15 Oktober 2026, ketika lawannya, Ann Li dari Amerika Serikat, menyamakan skor dan memenangi tie-break 7-1. Skor akhir 1-6, 6-7(1), menurut Bola.com.

    Kekalahan itu menutup pekan yang sebenarnya bagus: babak 16 besar turnamen WTA 1000, level yang hanya dicapai segelintir petenis Indonesia. Janice, 24 tahun, kini petenis putri Indonesia dengan peringkat tunggal tertinggi kedua sepanjang masa setelah Yayuk Basuki, menurut Wikipedia. Jalan yang ia tempuh ke sana tidak lazim.

    Ringkasnya: Janice Tjen lahir di Jakarta pada 2002, menunda karier profesional demi tenis kampus di Amerika Serikat, lalu menembus 35 besar dunia pada 24 Agustus 2026. Pada pertengahan Oktober ia berada di peringkat ke-47 dan menyamai capaian terbaiknya musim ini di WTA 1000.

    Dari Jakarta ke tenis kampus Amerika

    Janice lahir pada 6 Mei 2002 di Jakarta. Menurut Wikipedia, ia mulai serius bermain setelah dorongan temannya, Priska Madelyn Nugroho, yang saat itu salah satu pemain junior terbaik Indonesia. Ia berstatus profesional sejak 2018, tetapi memilih jalur kampus karena biaya menjadi petenis pro sangat tinggi.

    Ia kuliah di University of Oregon pada 2020–2021, lalu pindah ke Pepperdine University dan lulus pada 2024 dengan gelar sosiologi. Di sirkuit junior ITF, catatan yang sama menyebut ia memenangi sembilan gelar tunggal dan sepuluh gelar ganda.

    Janice Tjen mengayunkan forehand
    Janice Tjen mengayunkan forehand di salah satu turnamen 2026. Foto: Bola.com

    Bagaimana musim terobosan 2025–2026 terbentuk?

    Tahun 2025 menjadi titik balik. Wikipedia mencatat gelar tunggal WTA Tour di Chennai Open dan gelar WTA 125 di Jinan, serta emas ganda dan beregu di SEA Games 2025. Di US Open 2025, ia mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova di putaran pertama sebelum kalah dari Emma Raducanu.

    Lompatan peringkat berikutnya terjadi di Melbourne. Setelah mengalahkan Leylah Fernandez di putaran pertama Australian Open 2026 dan kalah dari Karolina Pliskova di putaran kedua, ia naik 12 peringkat, dari 59 ke 47, menurut CNN Indonesia. Sejak itu ia stabil di sekitar 40-an dan menyentuh peringkat 35 pada 24 Agustus.

    Musim tanah liat dan lapangan rumput tidak seeksplosif Melbourne, tetapi tetap produktif. Jawa Pos menyebut debutnya di Madrid Open pada April 2026 sebagai debut yang manis, dengan peringkat yang diprediksi naik; Wikipedia mencatat ia mencapai putaran kedua di Madrid dan di Wimbledon. Di Roland Garros, ia dan Aldila Sutjiadi tersingkir di putaran pertama ganda putri dalam tiga set, menurut RCTI+. Gambaran besarnya: seorang pemain yang jarang tersingkir cepat dari turnamen besar, tetapi juga belum sering melewati putaran ketiga.

    Apa arti 16 besar Wuhan bagi Janice?

    Di Wuhan, Janice mengalahkan Aoi Ito dari Jepang 6-3, 6-1 di putaran pertama, kata RCTI+, lalu menyingkirkan Daria Snigur 7-5, 6-3 di putaran kedua. Ia bahkan sempat disebut berpotensi bertemu Aryna Sabalenka, unggulan pertama, di putaran ketiga, seperti ditulis Gebrak.id.

    Bola.com mencatat hasil ini menyamai pencapaian terbaiknya di level WTA 1000 musim ini: ia juga tersingkir di 16 besar Dubai Championships dan Cincinnati Open. Pola itu bisa dibaca dua arah. Konsistensi menembus putaran ketiga di turnamen elite menunjukkan level permainannya sudah mapan; tetapi belum ada perempat final WTA 1000 yang membuktikan ia bisa melewati pemain peringkat atas pada laga yang paling menentukan.

    Janice Tjen mengepalkan tangan di Australian Open 2026
    Janice Tjen di Australian Open 2026. Foto: CNN Indonesia

    Konteks nasional ikut menambah bobot. Tenis putri Indonesia punya satu nama besar dalam sejarah, Yayuk Basuki; Janice kini berada di barisan yang sama dalam diskusi tentang siapa yang mampu bertahan di papan atas dunia. Di China Open awal bulan ini, Janice kalah dari Shnaider di putaran kedua, dan perjalanan tur Asia musim gugur ini juga kami ikuti lewat Shanghai Masters 2026.

    Fakta kunci Janice Tjen

    • Lahir: 6 Mei 2002, Jakarta
    • Peringkat tunggal: 47 (12 Oktober 2026); tertinggi 35 (24 Agustus 2026)
    • Wuhan Open 2026: menang atas Ito (6-3, 6-1) dan Snigur (7-5, 6-3), kalah dari Ann Li 1-6, 6-7(1)
    • Kampus: University of Oregon, lalu Pepperdine University (sosiologi, lulus 2024)
    • Gelar 2025: Chennai Open (WTA Tour), Jinan Open (WTA 125)

    Dua peluang untuk memaksa set ketiga di Wuhan lepas begitu saja. Untuk petenis yang memilih jalan memutar demi sampai ke sini, itu kemungkinan hanya bab terbaru, bukan epilog.

    Pertanyaan Umum

    Berapa peringkat Janice Tjen sekarang?

    Janice Tjen berada di peringkat ke-47 dunia per 12 Oktober 2026. Peringkat tertingginya adalah 35, dicapai pada 24 Agustus 2026.

    Bagaimana hasil Janice Tjen di Wuhan Open 2026?

    Ia mengalahkan Aoi Ito 6-3, 6-1 dan Daria Snigur 7-5, 6-3, lalu kalah dari Ann Li 1-6, 6-7(1) di babak 16 besar pada 15 Oktober 2026.

    Di mana Janice Tjen berkuliah?

    Janice kuliah di University of Oregon pada 2020–2021, lalu pindah ke Pepperdine University dan lulus pada 2024 dengan gelar sosiologi.

    Sumber

    1. Hasil Wuhan Open 2026: Janice Tjen Tersingkir di 16 Besar — Bola.com, 15 Oktober 2026
    2. Janice Tjen Menggila di Wuhan Open 2026, Berpotensi Lawan Aryna Sabalenka — iNews/RCTI+, 12 Oktober 2026
    3. Janice Tjen Tembus 16 Besar Wuhan Open 2026, Berpeluang Tantang Aryna Sabalenka — Gebrak.id, 14 Oktober 2026
    4. Ranking WTA: Janice Tjen Naik 12 Peringkat, Tembus Posisi 47 — CNN Indonesia, 2 Februari 2026
    5. Janice Tjen — Wikipedia, diakses 21 Oktober 2026
    6. Hasil French Open 2026: Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Langsung Tersingkir dari Babak Pertama — RCTI+, 28 Mei 2026
    7. Debut Manis di Madrid Open 2026, Peringkat Janice Tjen Diprediksi Naik — Jawa Pos, 23 April 2026
    Was this story useful?

    Keep reading

    Explore the Ecosystem

    Satu akun untuk klinik, kelas, membership, dokter, coach, dan tiket event.

    All ›

    Book Your Session by Location

    Pilih kebutuhanmu, kami tunjukkan lokasinya.

    All ›
    Share on XWhatsApp