Hyrox di Makassar Kian Populer, Diminati Peserta Usia 21 hingga 65 Tahun
Hyrox di Makassar semakin menunjukkan pertumbuhan sebagai salah satu tren olahraga kebugaran. Kompetisi yang menggabungkan lari dan latihan kekuatan (strength training) ini kini tidak hanya diminati atlet maupun pegiat gym, tetapi juga masyarakat dari berbagai profesi dan kelompo…
Hyrox di Makassar semakin menunjukkan pertumbuhan sebagai salah satu tren olahraga kebugaran. Kompetisi yang menggabungkan lari dan latihan kekuatan (strength training) ini kini tidak hanya diminati atlet maupun pegiat gym, tetapi juga masyarakat dari berbagai profesi dan kelompok usia, mulai 21 hingga 65 tahun.
Popularitas Hyrox di Makassar ditandai dengan semakin banyaknya komunitas yang rutin menggelar latihan, hadirnya fasilitas latihan khusus, hingga penyelenggaraan Road to Hyrox sebagai kompetisi terbuka pertama di kota tersebut. Antusiasme masyarakat kemudian berlanjut dengan terbentuknya rombongan Dara Daeng yang mewakili Sulawesi Selatan pada ajang Hyrox Race Jakarta 2026.
Apa Itu Hyrox?
Hyrox merupakan kompetisi kebugaran berstandar internasional yang menggabungkan delapan sesi lari dengan delapan stasiun latihan fungsional (functional workout). Format perlombaan yang sama diterapkan di seluruh dunia sehingga peserta dari berbagai negara menghadapi tantangan yang setara.
Perpaduan latihan ketahanan (endurance) dan kekuatan (strength training) membuat Hyrox menjadi salah satu bentuk hybrid fitness yang kini berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Salah satu pegiat olahraga sekaligus Owner Oneground Makassar, Eko Hadiwijaya, mengatakan standar perlombaan yang seragam menjadi salah satu daya tarik utama Hyrox.
“Hyrox itu memang konsepnya adalah perlombaan yang memiliki standar yang sama. Ada delapan gerakan dan delapan sesi lari yang harus diselesaikan oleh setiap peserta,” kata Eko.
Menurutnya, kombinasi lari dan latihan kekuatan membuat Hyrox mampu melatih kebugaran tubuh secara menyeluruh.
“Karena di hybrid training itu 50 persen adalah lari dan 50 persen strength training, jadi bukan hanya melatih pernapasan dan daya tahan tubuh, tetapi juga membangun kekuatan otot,” ujarnya.
Komunitas Hyrox Makassar Terus Berkembang
Eko mengatakan edukasi yang dilakukan komunitas secara perlahan mengubah persepsi masyarakat. Jika sebelumnya Hyrox dianggap hanya untuk atlet atau memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, kini semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa latihan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.
“Kami ingin menekankan bahwa Hyrox bisa diikuti semua orang. Kesan yang muncul memang terlihat berat, tetapi sebenarnya olahraga ini sangat terukur dan dapat disesuaikan dengan kemampuan setiap peserta,” ucapnya.
Perkembangan tersebut terlihat dari keberagaman peserta latihan di Makassar. Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai ibu rumah tangga, anggota Polri, aparatur sipil negara, pelajar, hingga wiraswasta. Rentang usianya pun sangat beragam, yakni 21 hingga 65 tahun.
Oneground sendiri menjadi gym pertama di Makassar yang menghadirkan program latihan Hyrox secara khusus. Kehadirannya turut memperkuat ekosistem olahraga hybrid di kota tersebut.
Dara Daeng Tampil di Hyrox Race Jakarta 2026
Antusiasme masyarakat kemudian melahirkan rombongan Dara Daeng yang mengikuti Hyrox Race Jakarta 2026 pada 27–28 Juni. Kontingen asal Sulawesi Selatan itu mengikuti sekitar 50 nomor pertandingan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan perkembangan komunitas Hyrox Makassar di tingkat nasional.
Eko tidak hanya bertindak sebagai fasilitator rombongan, tetapi juga turun bertanding pada kategori Double Mixed bersama sang ibu, Jeane, yang telah berusia 65 tahun.
Meski sekitar 70 persen peserta baru pertama kali mengikuti kompetisi resmi Hyrox, seluruh anggota Dara Daeng berhasil menyelesaikan perlombaan.
“Semua menyelesaikan dengan baik. Banyak yang berhasil memperbaiki personal best sehingga hasil ini menjadi modal positif untuk mengikuti kompetisi berikutnya,” kata Eko.
Menurutnya, target utama keberangkatan ke Jakarta bukanlah mengejar medali, melainkan memberikan pengalaman bertanding, mengukur kemampuan peserta, sekaligus membangun rasa percaya diri untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Atlet Berprestasi Jadi Motivasi Komunitas
Perkembangan Hyrox di Makassar juga didukung kehadiran atlet-atlet berprestasi. Salah satunya Greg, co-founder komunitas kebugaran lokal, yang memegang rekor nasional kategori Single Men Pro dan Double Mixed Open serta dipercaya menjadi Brand Ambassador Hyrox Indonesia musim 2026/2027.
Meski harus absen pada Hyrox Race Jakarta akibat menjalani perawatan karena demam berdarah, pencapaiannya tetap menjadi motivasi bagi komunitas Hyrox Makassar untuk terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet baru.
Kolaborasi Perkenalkan Hyrox kepada Masyarakat
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, berbagai pihak mulai berkolaborasi memperkenalkan Hyrox kepada publik. Salah satunya melalui penyelenggaraan Road to Hyrox hasil kolaborasi Kalla Toyota, Oneground, dan Bakhouse di workshop Kalla Toyota Cabang Alauddin.
Marketing Manager Kalla Toyota, Amelia Amin, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari inisiatif komunitas yang ingin memperkenalkan pengalaman mengikuti Hyrox kepada masyarakat Makassar.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wadah bagi berkembangnya olahraga yang kini mulai diminati masyarakat sekaligus menghadirkan aktivitas positif bagi komunitas lokal.
Road to Hyrox diikuti lebih dari 80 peserta yang tergabung dalam puluhan tim. Menariknya, peserta tidak hanya berasal dari Makassar, tetapi juga diikuti warga negara asing dan peserta berusia hingga 65 tahun.
Menarik Perhatian Mahasiswa Asal Prancis
Popularitas Hyrox di Makassar bahkan menarik perhatian dua mahasiswa asal Prancis yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Pierre Beccaletto dan Amélie Arnaudies.
Pierre mengaku ingin tetap menjaga rutinitas olahraga selama berada di Indonesia sehingga memutuskan bergabung dalam latihan Hyrox.
Ia menilai suasana latihan yang kompetitif menjadi salah satu alasan dirinya menikmati olahraga tersebut.
Sementara itu, Amélie mengatakan Hyrox merupakan olahraga yang lengkap karena memadukan latihan ketahanan dan kekuatan dalam satu rangkaian latihan.
Fasilitas Latihan Hyrox Semakin Lengkap
Seiring meningkatnya minat masyarakat, fasilitas latihan Hyrox di Makassar juga semakin berkembang.
Selain Oneground, HIGAR CPI menghadirkan kelas khusus Hyrox dengan konsep latihan yang memadukan musik, pencahayaan, serta Live HR Monitor sehingga peserta dapat memantau detak jantung selama berlatih.
Owner Representative HIGAR, Haera Ilham, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem gaya hidup sehat di Makassar.
Selain gym, HIGAR juga menghadirkan studio pilates, layanan spa, hingga pilihan minuman sehat dalam satu kawasan guna mendukung masyarakat yang ingin menjalani gaya hidup aktif.
Pertumbuhan komunitas, bertambahnya fasilitas latihan, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dari berbagai usia menunjukkan bahwa Hyrox di Makassar tengah berkembang menjadi salah satu fenomena olahraga kebugaran di Indonesia Timur. Dengan dukungan komunitas, pelaku industri, dan berbagai kolaborasi, Makassar berpotensi menjadi salah satu pusat perkembangan Hyrox di Indonesia pada masa mendatang. (*)
Laporan kontributor Makassar, Ina Maharani