Kembali
BUSINESS 8 min read 20 September 2026

Mbappe Pindah ke On, Ini Strategi On Football untuk Tantang Nike

Mbappe pindah ke On setelah sekitar 20 tahun bersama Nike. Ini isi kesepakatan saham, strategi On Football, dan rencana sepatu bola 2027.

Kylian Mbappe di On Labs, Zurich, bersama robot LightSpray saat kabar Mbappe pindah ke On diumumkan
Foto: Juergen Teller / On. Sumber: On Press Room (materi media resmi).

Jawaban singkat

Mbappe pindah ke On diumumkan 18 September 2026. Kylian Mbappe meninggalkan Nike setelah sekitar 20 tahun dan menjadi wajah On Football, divisi sepak bola merek Swiss pembuat sepatu lari. Ia dibayar sebagian tunai dan sebagian saham On. Sepatu bola pertama On dijadwalkan rilis pada 2027 dengan teknologi LightSpray.

Bayangkan kamu memakai satu merek sejak kecil. Sepatu pertamamu, sepatu-sepatu terbaikmu, bahkan namamu di sisi sepatu, semuanya dari sana. Lalu di usia 27, kamu menolak tawaran yang menurut laporan L’Equipe bernilai lebih dari 20 juta euro per tahun. Itulah inti kabar Mbappe pindah ke On, yang diumumkan pada 18 September 2026 (On Press Room; SportsPro; WWD; Sportico).

Hubungan yang Dimulai Sejak Ia Masih Kecil

Nike sudah mendampingi Mbappe sejak 2006, jauh sebelum Monaco, Paris, Real Madrid, dan Piala Dunia. Sepanjang jalan itu Nike merilis 12 sepatu signature untuknya (SoccerBible). Wajah Mercurial itu adalah Mbappe.

Kontraknya berakhir 31 Juli dan tidak diperpanjang. Yang tersisa hanya jejak: sepatu Mercurial Mbappe edisi 26-27 sempat bocor ke publik, tetapi tidak pernah dirilis (Footy Headlines). Di lapangan, hidupnya jalan terus. Real Madrid sendiri sedang memulai era baru bersama Mourinho, seperti yang kami tulis di ulasan Real Madrid 4-0 Malaga.

Kylian Mbappe beraksi untuk Prancis di Piala Dunia 2022 sebelum kabar Mbappe pindah ke On
Mbappe (No. 10) saat Prancis menghadapi Australia di Piala Dunia 2022. Sumber: Hossein Zohrevand via Wikimedia Commons (CC BY 4.0).

Kenapa Mbappe Pindah ke On dan Menolak Tawaran Nike?

Menurut L’Equipe, Nike menawarkan kontrak 10 tahun dengan nilai lebih dari 20 juta euro per tahun. Mbappe menolaknya dan memilih kontrak 10 tahun dengan On, yang menyertakan saham (Yahoo Sports). Ia menulis di Instagram bahwa ini keputusan berat, karena Nike sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil.

Kuncinya ada pada kata “saham”. Menurut laporan Reuters, sebagian bayarannya berupa saham On, jadi ia menjadi pemilik sebagian bisnis, bukan sekadar wajah iklan (Marathon Handbook). Seorang pakar yang dikutip Goal merangkumnya sederhana: dari dibayar untuk mempromosikan produk menjadi ikut memiliki bisnisnya. Nilai kesepakatan tidak dibuka.

Jalan seperti ini bukan yang pertama. Harry Kane meneken kontrak seumur hidup dengan Skechers pada 2023, dan Forbes menilai langkah On berpotensi membentuk ulang peta sponsor sepak bola. Bagi Nike, ini pukulan kedua setelah Lamine Yamal pindah ke adidas pada 2024, walau Erling Haaland masih bertahan (SportsPro).

Sebuah Lab di Zurich dan Legenda di Belakang Layar

Foto-foto pengumumannya diambil fotografer Juergen Teller di On Labs, Zurich, jantung inovasi On, dan Mbappe berpose di samping lengan robot yang memegang cetakan sepatu. Ia berkata bahwa sepak bola tidak butuh merek olahraga lain yang sekadar mengulang hal yang sama (On Press Room).

Di balik layar sudah ada Thierry Henry. Sejak akhir 2025 ia diam-diam membantu On menyiapkan langkah ini, dan kini resmi menjabat Director of Football. Sydney Schertenleib, pemain Barcelona yang bergabung sebagai ambassador Desember 2025, ikut menguji produk sepak bola, terutama untuk sisi perempuan. Ia mengaku belum pernah merasakan bola seperti pada produk yang sedang dikerjakan tim itu.

Thierry Henry, Director of Football On, saat masih bermain untuk Arsenal
Thierry Henry saat membela Arsenal. Sumber: wonker (Flickr) via Wikimedia Commons (CC BY 2.0).

Robot yang Menyemprot Sepatu

Senjata rahasia On bernama LightSpray. Bayangkan sepatu yang biasanya melewati sekitar 200 langkah produksi, dijahit dan direkatkan bagian demi bagian, kini dibuat dalam satu langkah oleh robot yang menyemprotkan sekitar 1,5 kilometer filamen langsung membentuk upper (RunRepeat). Hasilnya upper seberat kira-kira 30 gram, dalam waktu sekitar tiga menit per sepatu (Marathon Handbook).

Robot LightSpray On menyemprotkan filamen membentuk upper sepatu, teknologi yang dibawa ke On Football
Robot LightSpray di pabrik On, Busan. Foto: On. Sumber: On Press Room (materi media resmi).

Awalnya hanya ada 4 robot di Zurich, sejak Juli 2025. Lalu pada Februari 2026 On membuka pabrik kedua dekat Busan, Korea Selatan, dengan 32 robot, dan menyebut kapasitas LightSpray global naik 30 kali lipat pada 2026 (just-style). Produk pertama dari pabrik itu adalah sepatu lari Cloudmonster 3 Hyper.

Jalur produksi robot LightSpray On di Busan, Korea Selatan
Jalur produksi LightSpray di Busan. Foto: On. Sumber: On Press Room (materi media resmi).

Menurut kami, urutan ini penting. On membangun pabriknya dulu, baru mengumumkan Mbappe. Merek baru sering gagal bukan karena produknya jelek, melainkan karena tidak sanggup membuatnya dalam jumlah cukup. On sudah menutup celah itu sebelum kabar Mbappe pindah ke On muncul. Secara teori, karena upper dibentuk lewat program robot, sepatu yang disesuaikan per pemain juga mungkin, meski On belum menjanjikannya.

Sol sepatu On di dalam robot LightSpray saat proses penyemprotan upper
Proses LightSpray pada sol sepatu. Foto: On. Sumber: On Press Room (materi media resmi).

Pelajaran dari Roger Federer

Cerita ini punya pendahulu. Pada 2019, Roger Federer masuk On dengan saham sekitar 3 persen, dilaporkan senilai 50 juta dolar AS. Kini nilainya ditaksir lebih dari 375 juta dolar (Tennis365). Resepnya sama: bintang yang ikut memiliki, produk yang dikembangkan bersama, dan sabar menunggu.

Roger Federer di Wimbledon 2009, sebelum bermitra dengan On
Federer di Wimbledon 2009, era Nike. Ia masuk On pada 2019. Sumber: Squeaky Knees via Wikimedia Commons (CC BY 2.0).

Bedanya ada di waktu. Federer datang saat On masih kecil, sedangkan Mbappe datang ketika On sudah menjadi perusahaan publik yang disebut bernilai sekitar 10,77 miliar dolar AS pada Agustus 2026 (Goal). Ruang naiknya tetap ada, tetapi tidak sebesar dulu, dan risiko turunnya nyata.

Tapi Sepatu Bola Bukan Sepatu Lari

Di sinilah ceritanya jadi menegangkan. Di sepatu lari Cloudboom Strike 2, versi LightSpray beratnya sekitar 167 gram, kira-kira 15 persen lebih ringan dari versi biasa, dengan harga 310 dolar AS dibanding 280 dolar. Tetapi ulasan yang sama mencatat bagian luar upper-nya mudah rusak (ketahanan area jari kaki hanya 1 dari 5), dan tidak ada tali untuk menyetel kekencangan (RunRepeat).

Sepatu lari On Cloudboom Strike, supershoe pertama On yang teknologinya berlanjut ke LightSpray dan On Football
On Cloudboom Strike, supershoe pertama On. Sumber: Rmason75 via Wikimedia Commons (CC BY 4.0).

Sekarang bayangkan sepatu itu dihantam tekel, digesek rumput, dan dipakai berbelok tajam di tengah hujan. Menurut analisis kami, itulah ujian terbesarnya. Wajar bila Mbappe dan Schertenleib mencoba prototipe lebih dulu, karena sepatu bola pertama On baru dijadwalkan rilis pada 2027 (SportsPro).

Uang, Saham, dan Taruhan Besar

Untuk On, langkah ini datang di saat yang krusial. Pendapatannya lebih dari 3 miliar franc Swiss pada 2025. Pada kuartal II 2026, penjualan bersih naik 13,5 persen menjadi 850,3 juta franc, didorong penjualan langsung ke konsumen yang naik 26 persen (laporan On). Namun sahamnya sempat anjlok sekitar 20 persen setelah laporan itu (Yahoo Finance), sehingga On butuh cerita pertumbuhan baru. Untuk bisnis olahraga sejenis, baca juga bagaimana HYROX menjadi olahraga global senilai Rp2,3 triliun.

Karena Mbappe pindah ke On dengan sebagian bayaran berupa saham, nasibnya ikut naik-turun bersama saham On. Sebagai ilustrasi kami, bukan angka kesepakatan: 1 persen saham pada valuasi tadi bernilai sekitar 108 juta dolar AS. Bandingkan dengan tawaran Nike yang di atas 200 juta euro secara nominal selama 10 tahun, relatif pasti dan tidak bergantung pada bursa. Ia memilih jalan yang lebih berisiko demi ikut membangun sesuatu dari awal.

Nike sendiri tidak goyah. Pendapatan tahun fiskal 2026 mencapai 46,4 miliar dolar AS, dan manajemen menyebut sepak bola serta lari sebagai dua mesin pertumbuhan, dengan penjualan jersey tim nasional menjelang Piala Dunia 2,5 kali lipat dibanding periode sama sebelum 2022 (BigGo Finance). Nike juga masih punya Haaland dan Vinicius Junior (SoccerBible). Setelah Mbappe pindah ke On, yang terguncang adalah simbolnya. Bila bintang lain ikut meminta saham dan kendali kreatif (Goal), model bayar tahunan ala Nike, adidas, dan Puma bisa makin mahal.

Sepatu bola New Balance melayang di udara, ilustrasi merek penantang di pasar sepatu bola
Sepatu bola New Balance, salah satu merek penantang di sepak bola. Sumber: Alex Lanting via Unsplash (Unsplash License).

Bagaimana Kisah Mbappe Pindah ke On Bisa Berakhir?

Pasar sepatu bola sendiri tidak besar, sekitar 4,3 sampai 4,5 miliar dolar AS pada 2026 (Technavio; The Business Research Company), dan lama dikuasai Nike, adidas, dan Puma. Karena itu tujuan On kemungkinan bukan volume dulu, melainkan kredibilitas performa yang menular ke lini lari dan gaya hidupnya. Tiga kemungkinan ini adalah perkiraan kami, bukan proyeksi resmi.

Kemungkinan pertama, ceritanya manis. Sepatu 2027 dipakai pemain profesional, LightSpray jadi pembeda teknologi, lalu klub dan tim nasional ikut mencoba. Kemungkinan kedua lebih membumi: On menjadi pemain niche seperti Skechers, dengan basis pemain elite kecil tetapi cukup untuk menjaga cerita inovasi. Skechers memberi gambaran temponya. Kontrak seumur hidup dengan Kane diumumkan Agustus 2023, sepatu pertama SKX_01 rilis September 2023, dan edisi pemain SKX_1.5 baru hadir April 2025 (Skechers; Skechers Football).

Kemungkinan ketiga adalah plot twist yang tidak diinginkan: masalah ketahanan atau kepasan membuat pemain kembali ke merek lama, sementara turunnya saham On menggerus nilai ekuitas Mbappe. Untuk tahu ke arah mana ceritanya bergerak, yang layak dipantau adalah siapa lagi yang memakai prototipe, apakah kit dan teamwear menyusul, dan kinerja saham On tiap kuartal.

Lalu, Apa Artinya bagi Kita yang Berlari?

Jawabannya ada di lari, tempat semua ini bermula. On masuk sepak bola dari basis sepatu lari, dan lini larinya terus tumbuh, misalnya Cloudsurfer 3 yang diumumkan 15 September 2026 dengan busa Surreal dan sistem CloudTec Phase (On Press Room).

Pelari memakai On Cloudsurfer 3 yang diumumkan bersamaan dengan langkah On Football
On Cloudsurfer 3. Foto: On. Sumber: On Press Room (materi media resmi).

Kami menduga hasil uji di lapangan bola akan mengalir balik ke sepatu lari, seperti teknologi balap yang kemudian masuk ke sepatu harian. Ini sinyal, bukan janji. Bagi komunitas yang aktif berlari, seperti yang dibahas di ulasan run club, perkembangan On setelah Mbappe pindah ke On layak diikuti, termasuk model klasiknya yang sudah lama dikenal.

Sepatu lari On Cloud klasik, model awal On sebelum masuk sepak bola
On Cloud, model klasik On. Sumber: Aw1805 via Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

FAQ: Mbappe Pindah ke On

Kapan Mbappe pindah ke On? Diumumkan 18 September 2026, setelah kontrak Nike berakhir 31 Juli.

Apakah Mbappe memegang saham On? Ya, ia dibayar sebagian dalam bentuk saham, menurut laporan Reuters. Nilainya tidak diungkap.

Kapan sepatu bola On rilis? Sepatu bola pertama dijadwalkan pada 2027.

Sumber

EXPLORE 20FIT

More ways to move.