Preview Chicago Marathon 2026: Kiplimo Pimpin Elite Field Terdalam Sepanjang Sejarah
Chicago Marathon 2026 digelar 11 Oktober dengan elite field terdalam sepanjang sejarah: Jacob Kiplimo memimpin nomor putra, Brigid Kosgei comeback dan Sharon Lokedi debut di nomor putri, sementara bayang-bayang rekor dunia dari Berlin masih membayangi.
Bank of America Chicago Marathon 2026 akan digelar Minggu, 11 Oktober mendatang di Grant Park, tepat dua pekan setelah drama BMW Berlin Marathon, dan panitia menyebutnya sebagai salah satu elite field terdalam dalam 48 tahun sejarah lomba. Juara bertahan Jacob Kiplimo asal Uganda turun sebagai pelari maraton tercepat ketiga sepanjang sejarah berkat catatan 2:00:28 di London Marathon 2026, sementara nomor putri diperkuat kembalinya Brigid Kosgei setelah tujuh tahun absen dan debut Sharon Lokedi. Chicago juga tak lepas dari bayang-bayang rekor dunia: rekor putri 2:09:56 yang gagal dipecahkan Tigst Assefa di Berlin pekan lalu justru dicetak di lintasan yang sama ini pada 2024, oleh pelari yang kini tengah menjalani sanksi doping tiga tahun.
Baca Cepat
- Chicago Marathon 2026 (edisi ke-48, status World Athletics Platinum Label) digelar Minggu, 11 Oktober, start pukul 07.30 waktu setempat dari Grant Park, diikuti lebih dari 55.000 pelari terdaftar — rekor jumlah peserta terbesar dalam sejarah lomba.
- Jacob Kiplimo (Uganda) tampil sebagai juara bertahan yang kini berstatus manusia tercepat ketiga sepanjang sejarah maraton berkat catatan 2:00:28 di London 2026; sembilan dari 10 besar elite putra memiliki rekor pribadi di bawah 2:05.
- Bashir Abdi (Belgia) — peraih rekor Eropa dan dua medali Olimpiade nomor maraton — baru ditambahkan ke starting list akhir pekan lalu, menggantikan Alex Masai, peringkat tiga tahun lalu, yang mundur.
- Nomor putri diramaikan comeback Brigid Kosgei dan debut Sharon Lokedi, sementara rekor dunia 2:09:56 milik Ruth Chepngetich — dicetak di Chicago 2024 dan nyaris disamai Tigst Assefa di Berlin pekan lalu — tetap berstatus resmi meski sang pemegang rekor tengah menjalani sanksi doping.
Chicago Marathon 2026: Jadwal, Status Label, dan Skala Peserta
Edisi ke-48 Bank of America Chicago Marathon menjadi seri kelima dari enam lomba Abbott World Marathon Majors musim ini, tampil dua pekan setelah BMW Berlin Marathon. Berstatus World Athletics Platinum Label — level tertinggi untuk road race — lomba ini start pukul 07.30 waktu setempat dari Grant Park, diikuti lebih dari 55.000 pelari, rekor lapangan peserta terbesar dalam sejarah lomba.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Tanggal & start | Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 07.30 waktu setempat |
| Lokasi | Grant Park, Chicago, Amerika Serikat |
| Edisi | Ke-48 |
| Status | World Athletics Platinum Label Road Race |
| Estimasi peserta | Lebih dari 55.000 pelari (rekor lomba) |
| Rekor lintasan putra | 2:00:35 — Kelvin Kiptum (2023) |
| Rekor lintasan putri | 2:09:56 — Ruth Chepngetich (2024, juga rekor dunia) |
Jacob Kiplimo: dari Juara Bertahan Chicago Menjadi Manusia Tercepat Ketiga Sepanjang Sejarah
Jacob Kiplimo memenangi Chicago Marathon 2025 dengan catatan 2:02:23, waktu tercepat kedua sepanjang sejarah lomba saat itu. Levelnya kian naik: di London Marathon April 2026 ia finis ketiga dengan 2:00:28, catatan yang sebenarnya memangkas rekor dunia lama Kelvin Kiptum (2:00:35) — hanya saja Sabastian Sawe (1:59:30) dan Yomif Kejelcha (1:59:41) lebih dulu menembus batas dua jam di lomba yang sama, menahbiskan Kiplimo sebagai manusia tercepat ketiga sepanjang sejarah maraton.
Pencapaian 2026 Kiplimo juga mencakup rekor dunia half marathon (57:20, Lisbon Maret) dan gelar juara dunia lari lintas alam ketiga beruntun. Dengan Sawe maupun Kejelcha absen dari Chicago, Kiplimo praktis jadi favorit utama sekaligus satu-satunya pelari yang punya peluang realistis mengancam rekor lintasan 2:00:35 milik Kiptum.
Kedalaman Nomor Putra: Kipruto, Mengesha, Bikila, hingga Kejutan Bashir Abdi
Di luar Kiplimo, nomor putra diperkuat runner-up tahun lalu Amos Kipruto (Kenya, 2:01:39 dari London 2026), juara Berlin 2024 Milkesa Mengesha (Ethiopia, 2:03:17), dan juara Tokyo dua tahun beruntun Tadese Takele Bikila (Ethiopia, 2:03:23). Daniel Mateiko (Kenya, 2:03:44) dan Asrar Hiyrden (Ethiopia, 2:03:59) melengkapi barisan sub-2:04, sementara Charles Hicks jadi andalan tuan rumah lewat 2:04:35 di Boston 2026 — disebut sejumlah media sebagai maraton tercepat kedua yang pernah dicatat pelari Amerika.
Susunan elite putra sempat berubah menjelang race day: Alex Masai, peringkat tiga Chicago 2025 (2:04:37), resmi mundur akhir September dan digantikan kejutan besar Bashir Abdi — pelari Belgia 37 tahun pemegang rekor Eropa 2:03:36 dan dua medali Olimpiade nomor maraton (perunggu Tokyo, perak Paris), yang tahun lalu finis kesepuluh di Chicago dengan 2:07:08. Kedalaman lapangan ini tak main-main: enam pelari sub-2:04, sembilan dari 10 besar sub-2:05 — termasuk kontingen Amerika yang diperkuat Galen Rupp, juara Chicago 2017.
| Atlet | Negara | Rekor Pribadi |
|---|---|---|
| Jacob Kiplimo | Uganda | 2:00:28 |
| Amos Kipruto | Kenya | 2:01:39 |
| Milkesa Mengesha | Ethiopia | 2:03:17 |
| Bashir Abdi | Belgia | 2:03:36 |
| Charles Hicks | Amerika Serikat | 2:04:35 |
Brigid Kosgei Kembali, Sharon Lokedi Debut di Nomor Putri
Nomor putri dipimpin juara bertahan Hawi Feysa (Ethiopia), yang tahun lalu menang dengan 2:14:57. Namun sorotan terbesar jatuh ke Brigid Kosgei, mantan pemegang rekor dunia asal Kenya yang kembali ke Chicago untuk pertama kalinya sejak kemenangan dominannya di 2019 (2:14:04) — comeback yang datang tak lama usai menjuarai Tokyo Marathon 2026. Kosgei sudah dua kali juara Chicago (2018 dan 2019), menjadikannya salah satu nama paling ditakuti di lintasan ini.
Pendatang baru yang menarik adalah Sharon Lokedi, peraih dua gelar Boston Marathon dan juara New York City 2022 asal Kenya, yang justru baru akan merasakan lintasan cepat dan datar Chicago untuk pertama kalinya (PB 2:17:22, Boston 2025). Sutume Kebede (Ethiopia, 2:15:55), Megertu Alemu (Ethiopia, 2:16:34), dan Brillian Kipkoech (Kenya, 2:17:05) membuat nomor putri sama kompetitifnya dengan nomor putra, ditambah kontingen Amerika yang dipimpin Susanna Sullivan dan Natosha Rogers.
| Atlet | Negara | Rekor Pribadi |
|---|---|---|
| Brigid Kosgei | Kenya | 2:14:04 |
| Hawi Feysa | Ethiopia | 2:14:57 |
| Sutume Kebede | Ethiopia | 2:15:55 |
| Sharon Lokedi | Kenya | 2:17:22 |
Bayang-Bayang Rekor Dunia: Sawe Absen, Status Rekor Chepngetich Masih Kontroversial
Kehebatan Kiplimo di London tertutup oleh dua pelari di depannya. Sabastian Sawe (Kenya) tercatat sebagai manusia pertama yang menembus dua jam dalam kondisi lomba resmi (1:59:30), dengan Yomif Kejelcha membuntuti di 1:59:41. Sawe sedianya juara bertahan BMW Berlin Marathon pekan lalu, tapi mundur akibat stress fracture tibia kanan yang terdeteksi lewat MRI menjelang race day; agennya memastikan Sawe absen sepanjang musim gugur 2026 ini — termasuk Chicago — dengan target comeback baru musim semi 2027.
Di nomor putri, bayangan rekor dunia terasa lebih rumit. Rekor 2:09:56 yang gagal disamai Tigst Assefa di Berlin pekan lalu — dengan selisih hanya 68 detik — justru dicetak di lintasan Chicago pada 2024 oleh Ruth Chepngetich. Setahun kemudian, Chepngetich menerima sanksi larangan tampil tiga tahun dari Athletics Integrity Unit usai dinyatakan positif menggunakan diuretik hydrochlorothiazide dengan konsentrasi 3.800 ng/mL dalam sampel urinenya — jauh di atas ambang batas 20 ng/mL yang diizinkan. Meski begitu, di bawah aturan World Athletics saat ini, rekor dunia miliknya tidak otomatis dianulir dan secara teknis masih berstatus resmi — situasi yang membuat setiap upaya mendekati catatan tersebut, termasuk oleh Assefa di Berlin, tetap diperbincangkan dengan tanda tanya besar di baliknya.
Pelajaran dari Chicago buat Pelari Indonesia
Persaingan menjelang Chicago 2026 menyimpan dua pelajaran praktis. Pertama, pemilihan lintasan menentukan hasil akhir: Kiplimo, Sawe, dan Kejelcha memecahkan rekor lama di London bukan kebetulan, melainkan karena lintasan itu dirancang cepat dan datar — prinsip yang sama berlaku saat pelari Indonesia memilih race untuk mengejar personal best. Kedua, keputusan Sawe menargetkan comeback musim semi 2027 alih-alih memaksakan tampil di Chicago menunjukkan pentingnya kesabaran dalam pemulihan cedera dibanding mengejar hasil instan. Ditambah status rekor Chepngetich yang masih diperdebatkan, akhir pekan di Chicago nanti kembali menegaskan bahwa di balik setiap catatan waktu istimewa, ada proses persiapan dan manajemen risiko yang jauh lebih rumit daripada sekadar angka di papan hasil.
Artikel ini dirangkum dari:
- Marathon Handbook — “2026 Chicago Marathon Elite Field Announced” marathonhandbook.com
- Marathon Handbook — “Bashir Abdi Added To 2026 Chicago Marathon Field” marathonhandbook.com
- NBC Chicago — “Returning champs to face ‘one of the deepest fields in race history’ at 2026 Chicago Marathon” nbcchicago.com
- Bank of America Chicago Marathon — Press Releases chicagomarathon.com
- LetsRun.com — “EXCLUSIVE: Marathon world record holder Sabastian Sawe pulled out of Berlin due to tibial stress fracture” letsrun.com
- World Athletics — “Kiplimo breaks world half marathon record with 57:20 on Lisbon return” worldathletics.org
- ESPN — “Ruth Chepng’etich, marathon world-record holder, gets 3-year doping ban” espn.com