Moh Zaki Ubaidillah mengalahkan Jonatan Christie 16-21, 21-17, 21-17 di 32 besar French Open 2026, sementara Fajar/Fikri tersingkir di babak pertama.

Gim pertama sudah di tangan Jonatan Christie, 21-16, dan Arena Grand Paris mulai terasa seperti panggung lama yang akrab bagi unggulan keempat itu. Lalu Moh Zaki Ubaidillah, 19 tahun, menaikkan tempo. Dua gim berikutnya ia menangi dengan skor sama, 21-17, dan laga babak 32 besar French Open 2026 pada Selasa malam WIB (20/10) itu tutup setelah 69 menit, menurut CNN Indonesia.
Hasil itu mengubah peta tunggal putra Indonesia di Paris. Ubed, begitu ia biasa dipanggil, menjadi wakil tunggal putra pertama yang mengunci tempat di 16 besar, sebagaimana dicatat IDN Times. Sehari kemudian giliran ganda putra unggulan ketiga, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang pulang lebih awal. Dua cerita berbeda arah itu menjelaskan turnamen Super 750 ini bagi kontingen Merah Putih.
Ringkasnya: Ubed menyingkirkan Jonatan Christie 16-21, 21-17, 21-17 dan melaju ke 16 besar French Open 2026, sementara Fajar/Fikri kalah 24-26, 13-21 dari Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin (Chinese Taipei) di babak pertama. Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, serta sejumlah ganda putra dan putri ikut lolos ke babak berikutnya.
Gim pertama berjalan seimbang. Skor beberapa kali imbang dari 6-6 hingga 9-9, Jonatan sempat unggul 12-9, dan Ubed memperkecil menjadi 14-15 sebelum pemain peringkat enam dunia itu menutup gim, menurut rincian CNN Indonesia.
Di gim kedua Ubed memimpin 8-4 dan 11-6 saat interval. Jonatan sempat memangkas selisih hingga 13-14, tetapi Ubed kembali menjauh dan menutup di 21-17. Pada gim penentu ia unggul 5-0, dibalas Jonatan hingga 8-8 dan 11-11, lalu memisahkan diri lagi.

Usai laga, Ubed bersikap rendah hati. “Saya juga senang bisa memetik pelajaran dari Koh Jonatan di pertandingan tadi,” katanya, seperti dikutip IDN Times. Ia mengaku tak ingin kalah cepat karena hasil pekan sebelumnya kurang baik, dan menyebut dirinya ingin mencapai level Jonatan “tapi masih harus banyak belajar”.
Bagi Jonatan, kekalahan ini terasa pahit. Menurut IDN Times, ia adalah tunggal putra nomor satu Indonesia dan sempat menduduki peringkat satu dunia selama lima pekan pada Agustus 2026. Ia juga mantan juara All England 2024 dan Kejuaraan Asia 2024.
Pada hari pertama, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menang 21-18, 21-15 atas Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah mengalahkan Jimmy Wong/Cheng Su Yin 22-20, 21-18. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum (unggulan kelima) membalikkan ketertinggalan atas Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, 18-21, 21-11, 21-16, menurut Kontan dan detikSport.
Pada hari kedua (21/10), Alwi Farhan menang rubber game 21-16, 13-21, 21-18 atas Lin Chun Yi, dan Putri Kusuma Wardani melewati Devika Sihag (India) 21-9, 16-21, 22-20. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengalahkan sesama Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani 21-18, 21-17. Dejan Ferdinansyah/Felisha Pasaribu kalah 18-21, 21-16, 16-21 dari Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, tulis Bola.com.

Finalis French Open 2025 itu menyia-nyiakan dua poin gim di game pertama. Mereka sempat unggul 23-22 namun gagal memanfaatkan dua game point, dan Chiu/Wang menang 26-24 setelah Fikri salah membaca shuttlecock yang ternyata masih jatuh di dalam lapangan, menurut CNN Indonesia. Gim kedua milik lawan, 21-13, dengan pukulan Fajar yang keluar menutup laga dalam sekitar 40 menit.
Kekalahan ini datang hanya beberapa hari setelah mereka juara Denmark Open 2026, sehingga kontras hasilnya mencolok. Gambaran awal turnamen ada di daftar 14 wakil Indonesia yang kami tulis sebelumnya.
Pekan ini belum selesai. Ubed kini memikul beban yang berbeda: menjadi tunggal putra yang melangkah paling dulu ke 16 besar, bersama Alwi Farhan. Seperti katanya sendiri, ia masih banyak belajar, dan Paris baru saja memberinya satu pelajaran dari salah satu lawan terbaik di negerinya.
Moh Zaki Ubaidillah (Ubed) menang 16-21, 21-17, 21-17 dalam 69 menit pada babak 32 besar, Selasa (20/10/2026).
Mereka kalah 24-26, 13-21 dari Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi Lin (Chinese Taipei) setelah gagal memanfaatkan dua game point di gim pertama.
Turnamen digelar 20–25 Oktober 2026 di Arena Grand Paris, Prancis.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Any amount helps. You choose.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…