Veda Ega Pratama, 17, tumbuh di parkiran pasar hewan Gunungkidul. Kini ia pemegang pole Grand Prix pertama bagi Indonesia, dengan dua podium di musim debut Moto3.

Di sebuah area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo, Gunungkidul, seorang anak kecil memacu minibike. Sekitar satu dekade kemudian, anak itu, Veda Ega Pratama, memacu motor Moto3 di Phillip Island dan mencatat waktu tercepat dalam kualifikasi: pole position Grand Prix pertama bagi pembalap Indonesia.
Pole itu tidak berujung balapan, sebab lomba dibatalkan karena kabut. Namun ia melengkapi musim debut yang sudah mengubah ukuran apa yang dianggap mungkin bagi pembalap Indonesia: dua podium, finis keenam terbaik di Mandalika, dan kini sorotan menuju Sepang akhir pekan ini.
Ringkasnya: Veda Ega Pratama, 17 tahun, pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, merebut pole Moto3 Australia pada 24 Oktober 2026 dengan waktu 1 menit 35,299 detik, unggul 0,021 detik atas Maximo Quiles. Ia sebelumnya dua kali naik podium (Brasil dan Prancis) dan finis keenam di Mandalika. Balapan berikutnya di Sepang, 30 Oktober–1 November.
Menurut profil Good News From Indonesia, Veda belajar mengendarai minibike di area parkir Pasar Hewan Siyono Harjo di bawah bimbingan ayahnya, Sudarmono, mantan pembalap nasional. Ia mulai ikut kejuaraan road race nasional pada 2018 dan tampil di level Asia sejak 2021. Veda lahir pada 23 November 2008, menurut Wikipedia.
Jalannya tidak mulus. Veda mengenang masa cedera dan pandemi sebagai titik terendah: “Di situ aku sudah seperti berpikir tidak bisa balap.” Ia mengatakan orang tuanya selalu mendukung.
Titik baliknya datang di Asia Talent Cup 2023: sembilan kemenangan dari 12 balapan dan gelar juara, pembalap Indonesia pertama yang melakukannya. Di Red Bull MotoGP Rookies Cup ia meraih tiga kemenangan dan menjadi runner-up, lalu bergabung dengan Honda Team Asia untuk debut Moto3 2026.

Podium pertamanya datang di Brasil pada 22 Maret 2026, finis ketiga, yang disebut sebagai podium Grand Prix pertama bagi orang Indonesia. Podium kedua menyusul di Prancis pada 10 Mei, menurut profil Good News From Indonesia.
Di Mandalika, 11 Oktober, Veda start dari posisi ketujuh dan finis keenam, 12,017 detik di belakang Maximo Quiles yang memastikan gelar juara dunia Moto3 2026, seperti dilaporkan iNews. Hasil itu melampaui posisi ke-14 Mario Aji pada 2022 sebagai finis terbaik pembalap Indonesia di Moto3 Mandalika. “Ini salah satu balapan paling spesial dalam karier saya,” kata Veda, seperti dikutip RCTI+.
Veda harus mulai dari Q1 setelah menempati posisi ke-16 pada sesi latihan Jumat. Ia tercepat di Q1, lolos ke Q2, lalu merebut pole pada putaran terakhir dengan memanfaatkan slipstream pembalap di depannya, menurut Crash.net. Waktunya 1:35,299 mengungguli Quiles 0,021 detik; Joel Kelso ketiga (+0,067 detik), seperti tercatat dalam hasil kualifikasi Crash.net.

Pada Minggu (25/10), balapan Moto3 dan Moto2 dibatalkan. Kabut dan cuaca ekstrem membuat jarak pandang buruk sehingga helikopter medis tak bisa beroperasi aman, menurut detikOto. Veda menerimanya: “Saya menghormati keputusan dari pengawas balapan.” Ia juga mengaku sedih karena 2026 menjadi musim terakhir MotoGP di Phillip Island, seperti dikutip Gebrak.id, sebab Grand Prix Australia pindah ke Adelaide mulai 2027.
Kisah ini terkait dengan liputan 20FIT lain: Veda Ega rebut pole Moto3 Australia dan angka penonton dan kontrak Mandalika 2027. Tentang ujian fisik di lintasan berikutnya, baca Sepang: panas, rem 1,5 g, dan ujian fisik.
Di Sepang, Veda akan membalap di lintasan yang menjadi rumah bagi pembalap Asia Tenggara selama puluhan tahun. Setelah pole tanpa balapan, ia membawa utang yang harus dilunasi: sebuah garis finis di depan, bukan di belakang.
Siapa Veda Ega Pratama?
Pembalap Honda Team Asia asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, lahir 23 November 2008. Ia debut di Moto3 pada 2026 dan menjadi orang Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix.
Apa prestasi terbesar Veda Ega di Moto3 2026?
Ia finis ketiga di Brasil pada 22 Maret, ketiga di Prancis pada 10 Mei, keenam di Mandalika pada 11 Oktober, dan merebut pole di Phillip Island pada 24 Oktober.
Kapan Veda Ega balapan lagi?
Di Grand Prix Malaysia, Sepang, 30 Oktober–1 November 2026, setelah balapan Moto3 Australia dibatalkan karena cuaca.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Any amount helps. You choose.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…