Kembali
LIFESTYLE 3 min read 24 June 2026

Cari Jodoh Lewat HYROX: Tren Blind Date di Fenomena Olahraga Hybrid Race

Bayangkan saja, calon jodohmu ada di sisimu saat berlari 1 kilometer sebelum masuk ke roxzone untuk mendorong sled seberat 150 kilogram. Tidak lama kemudian, saling menyemangati saat salah satu sedang berjuang di station burpee. Ini adalah uji coba yang diterapkan di HYROX New Yo…

Cari Jodoh Lewat HYROX: Tren Blind Date di Fenomena Olahraga Hybrid Race

Bayangkan saja, calon jodohmu ada di sisimu saat berlari 1 kilometer sebelum masuk ke roxzone untuk mendorong sled seberat 150 kilogram. Tidak lama kemudian, saling menyemangati saat salah satu sedang berjuang di station burpee. Ini adalah uji coba yang diterapkan di HYROX New York bulan Mei 2026 lalu: bukan hanya mengikuti lomba HYROX tetapi juga jadi ajang kencan buta.

Dari aplikasi ke lintasan lari

Inilah terobosan yang dilakukan oleh aplikasi kencan bernama Surf Dating menggelar sesi Blind Dates Mixed Doubles untuk memasangkan peserta dari lawan jenis yang belum saling kenal sebelumnya. Para pasangan berlomba lari 8 kilometer dan 8 station hingga garis finish, dan siapa tahu kemudian bisa merajut cinta sejati.

Surf serius menggarap skena HYROX. Pada bulan Januari, Surf resmi menjadi Official Dating App Partner HYROX Americas. Kemitraan tersebut bukan sekadar kerja sama untuk pemasangan logo sponsor, tetapi berupa aktivitas yang bisa diikuti peserta seperti pre-race shakeout run khusus peserta yang masih lajang, gelang yang menandakan peserta masih jomblo, dan after event yang bisa diikuti.

Surf sendiri memiliki pendekatan yang berbeda dengan aplikasi yang sudah marak seperti Tinder dengan gestur swipe ke kiri atau ke kanan untuk mendapatkan kecocokan. Sebagai gantinya, aplikasi yang mulai beroperasi sejak tahun 2024 ini memiliki tampilan antarmuka berupa grid yang memperlihatkan foto, profil, sekaligus filter untuk menunjukkan minat individu. Salah satu keunggulan yang dibanggakan oleh mereka adalah kurasi profil pengguna dilakukan secara manual oleh manusia.

Seleksi Ketat: Bukan Sembarang Kencan

Untuk event di New York saja, lebih dari 5.000 pendaftar aplikasi ini sudah masuk dan disaring secara manual oleh satu orang tim Surf. Caranya, dengan menggunakan profil media sosial untuk menilai kepribadian dan latar belakang peserta.

CEO Surf, Rob Long, punya alasan yang cukup kuat di balik konsep ini: dating app fatigue alias kelelahan dari dunia swipe yang tanpa ujung. HYROX, sebaliknya, menawarkan sesuatu yang langka: konsentrasi tinggi orang-orang dengan nilai dan gaya hidup yang sama, di satu tempat dan waktu yang sama. “HYROX itu berat, seharusnya berkencan tidak,” ujarnya.

Sales Director HYROX, Enno Eller, menambahkan bahwa HYROX memang mempertemukan orang-orang yang berkomitmen pada pelatihan, performa, dan komunitas, dan di sanalah Surf hadir untuk membantu mereka menerjemahkan nilai-nilai itu menjadi koneksi yang lebih bermakna di luar hari perlombaan.

Mustahil Berpura-pura di HYROX

Berkencan sambil bertanding HYROX punya pesonanya sendiri, salah satunya adalah mustahil untuk berpura-pura layaknya berkencan di restoran atau kafe. 

Seseorang bisa tampil sempurna selama satu sesi kencan biasa, tetapi sulit dilakukan selama pertandingan HYROX, apalagi ketika sudah di lap keempat dan ada station-station yang harus diselesaikan, karakter asli seseorang akan muncul dengan sendirinya. Akankah dia tetap mendukung saat lari kita melambat, apakah tetap sabar saat sedang jatuh dan harus bangkit lagi?.

Inilah konsep pacaran yang menawarkan konteks yang nyata, bukan sekadar percakapan yang dipoles layaknya wawancara kerja.

Menyambut Tren HYROX yang mendunia

Fenomena ini muncul di tengah naiknya fenomena HYROX yang kini sudah menjadi mainstream. Tercatat sekitar 1,5 juta peserta di seluruh dunia pada musim 2025–2026 atau naik dua kali lipat dari musim sebelumnya. Sementara itu, proyeksi musim depan menargetkan 2 juta melalui race hadir di lebih dari 85 kota, dan tiket seharga sekitar Rp2 juta bisa habis dalam hitungan menit. 

HYROX sendiri sedang dalam jalur menuju pengakuan Olimpiade.  Di Asia Tenggara, tren ini belum sampai ke titik yang sama, tapi komunitas HYROX lokal sudah mulai tumbuh. 

Bila konsep seperti Surf x HYROX ini suatu hari masuk ke Indonesia, akan menarik untuk melihat bagaimana pacaran dengan gaya baru ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. (*)

EXPLORE 20FIT

More ways to move.