Yoga Outdoor di Makassar Kian Digemari, Pilihan Lokasi dari Taman Hijau hingga Sunset
Yoga outdoor di Makassar semakin digemari sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. Jika sebelumnya yoga lebih identik dilakukan di dalam studio, kini semakin banyak kelas yoga yang digelar di ruang terbuka, mulai dari taman hijau hingga rooftop dengan panorama matahari te…
Yoga outdoor di Makassar semakin digemari sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. Jika sebelumnya yoga lebih identik dilakukan di dalam studio, kini semakin banyak kelas yoga yang digelar di ruang terbuka, mulai dari taman hijau hingga rooftop dengan panorama matahari terbenam. Selain menjaga kebugaran, yoga outdoor menawarkan pengalaman berolahraga yang lebih rileks sekaligus menjadi wadah berkumpulnya komunitas.
Yoga outdoor merupakan aktivitas yoga yang dilakukan di ruang terbuka seperti taman, kawasan hijau, atau rooftop. Suasana alam, udara segar, dan paparan sinar matahari pagi menjadi daya tarik tersendiri yang membuat aktivitas ini semakin diminati masyarakat Makassar.
Fenomena tersebut terlihat dari semakin banyaknya kelas yoga outdoor yang rutin diselenggarakan di berbagai lokasi di Kota Makassar.
Bugis Waterpark Hadirkan Nature Yoga di Tengah Kawasan Hijau
Salah satu lokasi yang secara konsisten menggelar kelas yoga outdoor adalah Bugis Waterpark Adventure melalui program BWP Nature Yoga.
Program ini menjadi agenda rutin setiap bulan. Terakhir, kegiatan tersebut digelar pada Minggu (19 Juli 2026) dengan menghadirkan Coach Lola sebagai instruktur.
Mengusung konsep wellness in nature, peserta diajak melakukan berbagai gerakan yoga di tengah kawasan hijau Bugis Waterpark Adventure sambil menikmati udara pagi yang segar dan suasana alam yang asri.
Operation Manager Bugis Waterpark Adventure, Fadly Indra Pramudya, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan Bugis Waterpark sebagai ruang terbuka yang inklusif bagi berbagai komunitas, termasuk pecinta olahraga dan wellness.
Menurutnya, pengalaman melakukan yoga di alam terbuka memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan berlatih di dalam ruangan.
“BWP ingin menghadirkan pengalaman dan sensasi ketenangan yang berbeda dalam olahraga yoga, yaitu dengan melakukannya di tengah alam terbuka sehingga peserta dapat berolahraga sambil menghirup udara segar dan terpapar langsung sinar matahari pagi yang baik untuk kesehatan. Bonusnya adalah pemandangan hijau yang asri dan indah,” ujar Fadly.
Ia menambahkan, BWP Nature Yoga kini menjadi program reguler yang diselenggarakan setiap bulan dengan kapasitas maksimal 160 peserta setiap sesi. Pesertanya tidak hanya berasal dari Makassar, tetapi juga dari Kabupaten Maros dan Gowa.
Sunset Yoga di NIPAH PARK Jadi Alternatif Setelah Jam Kerja
Selain konsep yoga di taman hijau, kelas yoga outdoor dengan latar matahari terbenam juga semakin diminati masyarakat Makassar.
Salah satunya adalah program Sunset Yoga yang rutin digelar setiap Kamis sore di NIPAH PARK.
Operational Manager NIPAH PARK & Office, Datu Primadona Husain, mengatakan program tersebut dihadirkan sebagai ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sambil menikmati suasana matahari terbenam.
“Melalui Sunset Yoga, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menyelaraskan tubuh dan pikiran di tengah suasana matahari terbenam,” ujarnya.
Ona, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menikmati waktu sore dengan lebih sehat sekaligus menghadirkan energi positif setelah beraktivitas seharian.
Kegiatan ini dilaksanakan setiap Kamis pukul 17.00 WITA di area Creativille Rooftop NIPAH PARK, menawarkan pengalaman yoga outdoor dengan panorama sunset yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta.
Mal Ratu Indah Rutin Gelar Yoga Outdoor Setiap Sabtu
Pilihan kelas yoga outdoor di Makassar juga tersedia di Mal Ratu Indah (MaRI).
Setiap Sabtu pagi, MaRI secara rutin menggelar kelas yoga yang terbuka untuk masyarakat umum bersama para pelatih profesional.
Kegiatan biasanya dimulai pukul 07.15 WITA atau 08.00 WITA di area Arcade maupun Public Plaza Mal Ratu Indah. Jadwal pagi menjadi pilihan banyak peserta karena udara masih sejuk sehingga latihan terasa lebih nyaman.
Yoga Outdoor Tak Hanya Menyehatkan, tetapi Juga Jadi Ruang Komunitas
Semakin banyaknya pilihan kelas yoga outdoor di Makassar disambut positif oleh para pecinta yoga.
Salah satunya adalah yoga enthusiast asal Makassar, Ainun Tamira. Meski lebih sering mengikuti kelas yoga di dalam ruangan, ia mengaku sesekali memilih yoga outdoor karena menawarkan pengalaman yang berbeda.
“Kalau outdoor seru karena pasti ada orang baru ditemui. Seru ikut outdoor karena bisa bikin konten pose-pose yoga dengan background yang estetik,” ujarnya.
Menurut Ainun, waktu terbaik mengikuti yoga outdoor adalah pada pagi hari ketika udara masih sejuk sehingga latihan terasa lebih nyaman.
“Kalau pagi sejuk. Kalau sore pasti lebih banyak berkeringat. Jadi saya lebih suka pagi karena lebih nyaman. Saya biasa ikut yang di MaRI,” katanya.
Selain menghadirkan suasana yang menyenangkan, Ainun menilai yoga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan apabila dilakukan secara rutin.
Ia mengaku tubuhnya terasa lebih bugar dan berat badan lebih terjaga setelah rutin berlatih yoga yang diimbangi dengan pola makan seimbang.
“Kalau mau hasil maksimal, olahraganya rutin dan pola makannya juga dijaga. Yoga itu membantu menjaga metabolisme dan sirkulasi darah tetap lancar,” tuturnya.
Pilihan Yoga Outdoor di Makassar Semakin Beragam
Meningkatnya jumlah kelas yoga outdoor menunjukkan bahwa olahraga ini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Makassar. Beragam pilihan lokasi, mulai dari kawasan hijau seperti Bugis Waterpark Adventure, rooftop dengan panorama matahari terbenam di NIPAH PARK, hingga area publik di Mal Ratu Indah, memberikan alternatif bagi masyarakat untuk berolahraga sambil menikmati suasana alam.
Tren ini juga memperlihatkan bahwa yoga bukan lagi sekadar aktivitas kebugaran, tetapi telah menjadi sarana relaksasi, memperluas jejaring komunitas, serta mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik di ruang terbuka. (*)
Laporan kontributor Makassar, Ina Maharani