Kembali
STORY 3 min read 8 May 2026

Padel Jadi Pilihan Baru Gaya Hidup Profesional Muda di Surabaya

Olahraga padel tengah menjadi tren baru di kalangan warga Surabaya. Dikenal sebagai perpaduan antara tenis dan squash, padel kini semakin digemari lintas usia dan status sosial, dengan jumlah komunitas dan lapangan yang terus bertambah dalam setahun terakhir. 

Padel Jadi Pilihan Baru Gaya Hidup Profesional Muda di Surabaya

Olahraga padel tengah menjadi tren baru di kalangan warga Surabaya. Dikenal sebagai perpaduan antara tenis dan squash, padel kini semakin digemari lintas usia dan status sosial, dengan jumlah komunitas dan lapangan yang terus bertambah dalam setahun terakhir. 

Sejak padel hadir dan marak untuk pertama kalinya di Surabaya sekitar pertengahan tahun 2023, antusiasme masyarakat tumbuh signifikan. Berdasarkan data dari aplikasi pemesanan lapangan olahraga, jumlah lapangan padel di Surabaya kini mencapai belasan, dengan tingkat okupansi yang tinggi terutama pada akhir pekan.

“Minat masyarakat Surabaya terhadap padel sangat luar biasa. Meskipun tergolong baru, olahraga ini cepat diterima karena mudah dimainkan, menyenangkan, dan cocok untuk semua umur,” kata Joy Zhan, Ketua Persatuan Padel Indonesia (PBPI) Surabaya saat dihubungi pada Selasa (5/5).

Tren positif ini sangat dirasakan oleh para pelaku komunitas di lapangan. Kalangan profesional muda di Kota Pahlawan menjadikan olahraga ini sebagai sarana relaksasi setelah jam kerja yang padat, sekaligus sebagai ajang memperluas jaringan sosial.

Didominasi pekerja kantoran

Ketua Komunitas Padel SCC (Sobat Cang Cool), Audhy Darmayo, mengungkapkan bahwa anggotanya didominasi oleh pekerja kantoran dan eksekutif muda yang mencari aktivitas fisik dengan intensitas tinggi namun tetap menghibur. Menurutnya, dinamika permainan padel yang dimainkan secara berpasangan memberikan ruang interaksi yang sangat baik bagi para profesional yang ingin melepaskan penat setelah seharian berkutat dengan pekerjaan.

“Padel itu tidak hanya menguras keringat tapi juga sangat sosial. Di komunitas kami, para profesional muda bisa melepas penat setelah bekerja sekaligus membangun koneksi baru di lapangan. Hal ini yang membuat anggotanya terus bertambah dari berbagai sektor industri di Surabaya,” ujar Audhy Darmayo.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komunitas Padel Amigos, Naga Setiawan, menilai bahwa olahraga ini sangat cocok dengan gaya hidup kaum urban yang sibuk karena durasi permainannya yang efisien namun efektif dalam menjaga kebugaran. Ia menambahkan bahwa lonjakan peminat terlihat jelas dari semakin sulitnya mendapatkan jadwal kosong di jam-jam pulang kerja, yang menunjukkan pergeseran kebiasaan berolahraga di kalangan pekerja muda.

“Antusiasme profesional muda di Surabaya sangat luar biasa. Lapangan sering kali sudah penuh dipesan jauh-jauh hari khusus untuk sesi sore hingga malam hari. Ini membuktikan bahwa padel bukan lagi sekadar hobi, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat modern yang terintegrasi dengan rutinitas harian mereka,” tambah Naga.

Pertumbuhan ekosistem olahraga ini juga didorong oleh kehadiran fasilitas pendukung yang memadai. Salah satu fasilitas padel yang paling banyak diminati adalah Jungle Padel Surabaya. Tempat ini tidak hanya menyediakan lapangan standar internasional, tetapi juga membentuk komunitas yang aktif dengan berbagai kegiatan seperti kelas pemula, turnamen internal, hingga pelatihan atlet muda. 

Padel sendiri adalah olahraga raket yang dimainkan berpasangan di lapangan tertutup dengan dinding di sekelilingnya. Permainannya mirip dengan tenis, namun lebih cepat dan dinamis. Olahraga ini berasal dari Meksiko dan kini populer di Eropa, Asia, hingga Indonesia.

Para pengelola lapangan di Surabaya juga melihat adanya peluang besar untuk terus berekspansi. Tidak hanya sekadar menyediakan tempat bermain, mereka juga mulai menyelenggarakan turnamen antar-komunitas untuk menjaga semangat kompetitif para pemain. Kompetisi-kompetisi ini sering kali menarik perhatian para profesional muda yang ingin menguji kemampuan mereka setelah berlatih secara rutin di sela-sela waktu senggang.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk PBPI Surabaya, diharapkan mampu menciptakan lebih banyak fasilitas baru di kawasan lain, seperti di Surabaya Barat dan Surabaya Timur. Hal ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak peminat dan memberikan akses yang lebih mudah bagi komunitas yang ingin menyelenggarakan pertandingan persahabatan maupun latihan bersama secara berkala.

Dengan minat yang terus meningkat, olahraga padel diyakini akan terus berkembang di Surabaya. Olahraga ini tidak hanya berhenti sebagai tren sesaat, tetapi juga bertransformasi menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat masyarakat urban yang dinamis dan membutuhkan keseimbangan antara kehidupan profesional serta kebugaran fisik. (*)

Laporan dari Kontributor Surabaya, Sekar Arum

EXPLORE 20FIT

More ways to move.