Kembali
HEALTH 5 min read 28 June 2026

OMAD Diet: Apa itu dan Efeknya Buat Tubuh?

Bayangkan cuma makan satu kali sehari, tapi tetap punya energi buat kerja, olahraga, dan menjalani hari. Kedengarannya ekstrem, tapi itulah yang dilakukan Gary Lineker — mantan pemain bola Inggris yang kini di usia 65 tahun masih punya tubuh ramping dan bugar. OMAD (one meal a da…

OMAD Diet: Apa itu dan Efeknya Buat Tubuh?

Bayangkan cuma makan satu kali sehari, tapi tetap punya energi buat kerja, olahraga, dan menjalani hari. Kedengarannya ekstrem, tapi itulah yang dilakukan Gary Lineker — mantan pemain bola Inggris yang kini di usia 65 tahun masih punya tubuh ramping dan bugar. OMAD (one meal a day) atau diet satu kali makan sehari bukan sekadar tren, tapi pola makan yang punya efek nyata pada metabolisme dan komposisi tubuh. Tapi, apa sebenarnya OMAD itu, dan apakah efeknya benar-benar sebaik yang terdengar?

Sederhananya, OMAD adalah bentuk ekstrem dari intermittent fasting di mana kamu hanya makan satu kali dalam sehari, biasanya dalam jendela waktu 1-2 jam. Sisanya, kamu berpuasa selama 22-23 jam. Tapi sebelum kamu memutuskan untuk mencoba, penting paham dulu bagaimana cara kerjanya di tubuh, apa manfaatnya, dan — yang paling penting — apa risikonya.

Intinya

  • OMAD adalah pola makan satu kali sehari dengan puasa 22-23 jam, bukan sekadar mengurangi porsi makan.
  • Efek utama OMAD termasuk penurunan berat badan, perbaikan sensitivitas insulin, dan potensi meningkatkan fokus mental — tapi belum cocok untuk semua orang.
  • Kunci menjalani OMAD adalah memastikan satu kali makan itu padat gizi, bukan sekadar makan besar asal kenyang.
  • OMAD tidak disarankan untuk ibu hamil, penderita diabetes tipe 1, atau orang dengan riwayat gangguan makan.

Apa itu OMAD dan bagaimana cara kerjanya?

Apa bedanya OMAD dengan intermittent fasting biasa?

OMAD adalah versi paling ketat dari intermittent fasting. Kalau intermittent fasting biasanya punya jendela makan 6-8 jam (misalnya pola 16:8), OMAD memadatkan semua asupan harian ke dalam satu kali makan — biasanya dalam waktu 1-2 jam. Sisanya, kamu benar-benar tidak makan apa pun kecuali air putih, kopi hitam, atau teh tanpa gula. Gary Lineker, misalnya, makan malam sebagai satu-satunya waktu makannya dalam sehari.

Bagaimana tubuh bereaksi saat puasa panjang?

Saat kamu tidak makan dalam waktu lama — sekitar 12 jam ke atas — tubuh mulai beralih dari membakar glukosa (gula) menjadi membakar lemak sebagai sumber energi. Proses ini disebut ketosis ringan. Setelah 18-20 jam, kadar insulin turun drastis, yang memudahkan tubuh melepaskan lemak simpanan. Ini juga kenapa banyak orang melaporkan merasa lebih fokus dan energik saat puasa panjang, bukan lemas seperti yang mungkin kamu kira.

Apa efek OMAD pada tubuh?

Apakah OMAD benar-benar bikin berat badan turun?

Iya, dan ini efek yang paling sering dilaporkan. Dengan makan hanya sekali sehari, total kalori yang masuk biasanya otomatis berkurang — asal kamu tidak ‘balas dendam’ dengan makan berlebihan di satu waktu itu. Penurunan berat badan terjadi bukan karena sihir, tapi karena defisit kalori. Tapi perlu diingat: hasil setiap orang bisa berbeda tergantung metabolisme, aktivitas fisik, dan apa yang dimakan di satu waktu itu.

Efek OMAD pada energi dan fokus

Banyak pelaku OMAD melaporkan peningkatan fokus mental di siang hari. Alasannya: tanpa fluktuasi gula darah dari makan pagi dan siang, otak mendapatkan pasokan energi yang lebih stabil dari keton (hasil pembakaran lemak). Tapi ini tidak instan — butuh masa adaptasi 1-2 minggu di mana kamu mungkin merasa lemas, pusing, atau mudah marah. Gary Lineker sendiri mengaku butuh waktu untuk terbiasa.

Apa risiko atau efek samping OMAD?

OMAD tidak tanpa risiko. Efek samping yang umum dilaporkan di minggu-minggu awal meliputi:

  • Sakit kepala dan pusing karena dehidrasi atau kadar gula rendah
  • Gangguan pencernaan saat tiba-tiba makan dalam porsi besar
  • Sulit tidur atau merasa lapar di malam hari
  • Potensi kekurangan nutrisi jika satu kali makan tidak seimbang

Yang paling penting: OMAD bukan untuk semua orang. Ibu hamil, ibu menyusui, penderita diabetes tipe 1 yang menggunakan insulin, orang dengan riwayat gangguan makan, atau mereka yang punya kondisi medis tertentu sebaiknya tidak mencoba ini tanpa konsultasi dokter.

Apakah OMAD aman dilakukan jangka panjang?

Belum ada penelitian jangka panjang yang cukup untuk memastikan keamanan OMAD selama bertahun-tahun. Yang ada saat ini kebanyakan studi jangka pendek (beberapa minggu hingga bulan). Gary Lineker sudah menjalani pola ini bertahun-tahun dan tetap sehat di usia 65, tapi tubuh setiap orang berbeda. Kuncinya: dengarkan tubuhmu sendiri.

“Orang sering bilang saya gila cuma makan sekali sehari. Tapi tubuh saya justru merasa lebih enak, lebih ringan, dan saya tidak perlu repot mikirin makanan sepanjang hari.” — kutipan dari wawancara Gary Lineker soal OMAD-nya

Langkah praktis minggu ini

Kalau kamu penasaran mau coba OMAD, jangan langsung lompat ke puasa 23 jam. Mulai dengan pola 16:8 (puasa 16 jam, makan dalam 8 jam) dulu selama seminggu. Setelah tubuh terbiasa, coba perpanjang puasa menjadi 18 jam, lalu 20 jam. Baru setelah itu kamu bisa mencoba OMAD — tapi pastikan satu kali makanmu mengandung protein cukup, lemak sehat, sayuran, dan karbohidrat kompleks. Jangan cuma makan nasi goreng plus telur ceplok dan menyebutnya sehat.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

OMAD itu berbahaya atau tidak?

Tidak berbahaya untuk orang dewasa sehat yang menjalaninya dengan benar, tapi ada risiko seperti kekurangan nutrisi atau gangguan pencernaan jika tidak direncanakan dengan baik. Konsultasi ke dokter dulu sebelum mencoba.

Bolehkah minum kopi saat puasa OMAD?

Boleh, asalkan kopi hitam tanpa gula, susu, atau krimer. Teh tanpa gula dan air putih juga diperbolehkan. Minuman manis atau berkafein dengan tambahan kalori akan membatalkan puasa.

Berapa kali makan dalam OMAD?

Tepat satu kali dalam sehari, biasanya dalam jendela 1-2 jam. Gary Lineker makan malam sebagai satu-satunya waktu makannya.

OMAD lebih efektif dari diet biasa?

Tidak selalu. Efektivitasnya tergantung konsistensi dan apa yang kamu makan di satu waktu itu. OMAD bisa membantu karena membatasi waktu makan, yang secara alami mengurangi asupan kalori.

Kapan waktu terbaik untuk makan dalam OMAD?

Waktu terbaik tergantung jadwal harianmu. Banyak orang memilih makan malam (seperti Gary Lineker) karena lebih mudah bersosialisasi. Tapi ada juga yang memilih makan siang. Pilih waktu yang paling konsisten bisa kamu jalani.

Kalau kamu merasa pola makan seperti ini terlalu ekstrem atau tidak cocok — itu wajar. Setiap orang punya kebutuhan dan gaya hidup yang berbeda. Yang penting bukan soal seberapa ketat kamu berpuasa, tapi seberapa konsisten kamu menjalani pola sehat yang sesuai dengan tubuhmu sendiri.

Ngomong-ngomong soal konsistensi dan efisiensi, di 20FIT kami paham betapa sibuknya hidup kamu. Makanya latihan di sini cuma sekitar 20 menit dengan teknologi EMS dan didampingi trainer bersertifikat. Cocok buat kamu yang ingin tetap bugar tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di gym — sama seperti prinsip OMAD: maksimalkan hasil, minimalkan waktu yang terbuang.

EXPLORE 20FIT

More ways to move.