Kembali
BULU TANGKIS 5 min read 22 September 2026

Hasil China Masters 2026: Jason Gunawan Juara, Jonatan Christie Tumbang di 16 Besar

Jason Gunawan menjuarai tunggal putra China Masters 2026 di Shenzhen usai menyingkirkan tunggal putra peringkat satu dunia asal Indonesia, Jonatan Christie, di babak 16 besar. An Se Young pertahankan dominasi sempurna di tunggal putri.

Hasil China Masters 2026: Jason Gunawan Juara, Jonatan Christie Tumbang di 16 Besar
Foto: Wikimedia Commons

China Masters 2026 resmi berakhir di Shenzhen Arena, Minggu (6/9), dengan gelar tunggal putra jatuh ke tangan Jason Gunawan, pebulu tangkis Hong Kong berdarah Indonesia yang dalam perjalanannya menuju juara sempat menyingkirkan tunggal putra peringkat satu dunia asal Indonesia, Jonatan Christie, di babak 16 besar. Turnamen level Super 750 ini menghasilkan lima gelar juara dari lima negara berbeda, dengan An Se Young dari Korea Selatan tampil dominan di nomor tunggal putri tanpa kehilangan satu gim pun.

Baca Cepat

  • Jason Gunawan (Hong Kong) juara tunggal putra China Masters 2026 usai menang straight game 21-9, 21-16 atas sesama wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, di final Shenzhen Arena, Minggu (6/9).
  • An Se Young (Korea Selatan) sapu bersih gelar tunggal putri tanpa kehilangan satu gim di Shenzhen, menundukkan Miyazaki Tomoka (Jepang) 21-17, 21-6 di final.
  • Dalam perjalanan menuju gelar, Gunawan menyingkirkan tunggal putra peringkat satu dunia asal Indonesia, Jonatan Christie, di babak 16 besar dengan skor 21-16, 21-16.
  • Tiga gelar ganda dibawa pulang wakil India, Jepang, dan China — total lima negara berbeda berbagi lima gelar juara di turnamen ini.

Jason Gunawan Juara Tunggal Putra China Masters 2026

Jason Gunawan tampil sempurna di final tunggal putra China Masters 2026, menundukkan sesama wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, dengan skor telak dua gim langsung 21-9, 21-16. Final ini mempertemukan dua pebulu tangkis Hong Kong sekaligus, memastikan Hong Kong pulang membawa gelar tunggal putra dari Shenzhen.

Gelar ini merupakan trofi BWF World Tour kedua sepanjang karier Gunawan, setelah sebelumnya menjuarai Syed Modi India International 2025 di level Super 300. China Masters 2026 sekaligus menjadi gelar Super 750 pertamanya, capaian besar bagi pemain kelahiran 18 Juni 2004 yang saat ini menempati peringkat 32 dunia dengan peringkat tertinggi karier di posisi 31.

Darah Indonesia di Balik Gelar Hong Kong

Nama Gunawan yang disandang Jason bukan tanpa alasan. Ia lahir dari pasangan orang tua Tionghoa-Indonesia, dengan sang ayah pernah membela tim bulu tangkis provinsi DKI Jakarta sebelum keluarga ini menetap di Hong Kong. Kecintaan Jason pada bulu tangkis tumbuh sejak usia empat tahun, terinspirasi rivalitas Lin Dan dan Lee Chong Wei di Olimpiade Beijing 2008, dan sang ayah pula yang banyak membentuk pola latihan serta taktik bertandingnya sejak kecil.

Jason kemudian dibesarkan lewat jalur pembinaan Hong Kong, termasuk menjadi juara Hong Kong Badminton Championship saat masih berusia 16 tahun sebelum menempuh pendidikan penuh sebagai atlet di Hong Kong Sports Institute. Gelar China Masters 2026 menjadi bukti proyeksi sebagai bintang masa depan Hong Kong yang disematkan padanya sejak level junior mulai terwujud di panggung senior.

Wajib Ada di Tas Badminton Kamu
YONEX Astrox 88 S Play
Raket ringan berkarakter menyerang, cocok untuk gaya permainan agresif ala juara Shenzhen.
Lihat →
YONEX Badminton Shoes Mach 3
Grip dan bantalan mumpuni untuk gerakan cepat ke segala arah selama rally panjang.
Lihat →
YONEX Shuttlecock Aero Club 11
Bulu angsa untuk latihan maupun pertandingan, terbang stabil dan tahan lama.
Lihat →

Jonatan Christie, Sang Peringkat Satu Dunia, Tumbang di 16 Besar

Nama Jonatan Christie turut mewarnai jalan Gunawan menuju gelar. Bertemu di babak 16 besar pada Kamis (3/9), tunggal putra andalan Indonesia itu takluk dua gim langsung dengan skor identik 21-16, 21-16 dalam laga yang berlangsung sekitar 45 menit di Shenzhen Arena. Ini merupakan pertemuan pertama keduanya, sekaligus kekalahan pertama Christie atas Gunawan.

Kekalahan ini terasa lebih mengejutkan karena status Christie saat itu sebagai tunggal putra peringkat satu dunia, capaian yang ia raih usai Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi dan menjadikannya pebulu tangkis putra Indonesia pertama yang menduduki puncak ranking dunia sejak Taufik Hidayat pada tahun 2000. Indonesia sendiri tampil dengan skuad terbatas di China Masters 2026 setelah PP PBSI menarik sembilan wakil demi fokus persiapan Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dengan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menjadi wakil dengan langkah terjauh hingga babak perempat final.

An Se Young Pertahankan Dominasi di Tunggal Putri

Di nomor tunggal putri, An Se Young melanjutkan musim dominannya bersama tim Korea Selatan. Peraih emas Olimpiade Paris 2024 ini mengalahkan Miyazaki Tomoka asal Jepang di final dengan skor 21-17, 21-6 dalam waktu 45 menit, tanpa kehilangan satu gim pun sepanjang turnamen di Shenzhen.

Gelar ini menjadi trofi ketujuh An Se Young sepanjang musim 2026, mengukuhkan posisinya sebagai pemain paling konsisten di sirkuit BWF World Tour tahun ini.

Tiga Gelar Ganda Dibagi ke India, Jepang, dan China

Di nomor ganda putra, pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty menjuarai China Masters 2026 usai menang tiga gim atas wakil tuan rumah He Jiting/Ren Xiangyu dengan skor 11-21, 21-13, 21-17.

Ganda putri dimenangkan pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, yang menundukkan Bao Lijing/Cao Zihan dari China 21-18, 21-18. Sementara di ganda campuran, tuan rumah China tetap mendapat jatah gelar lewat Feng Yanzhe/Huang Dongping yang mengalahkan wakil Malaysia, Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, 21-19, 21-16.

Fokus Berikutnya: Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Rampungnya China Masters 2026 sekaligus menandai pengalihan fokus penuh bulu tangkis Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung 19 September hingga 4 Oktober di Jepang, alasan utama di balik keputusan PP PBSI menarik sembilan wakil dari Shenzhen. Nomor beregu bulu tangkis di ajang ini bergulir pada 20-24 September, dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.

Tim putri Indonesia sudah mengawali langkah dengan kemenangan telak 3-0 atas Mongolia yang membawa mereka ke babak perempat final melawan Chinese Taipei pada Selasa (22/9). Hasil di Asian Games ini akan menjadi ukuran sesungguhnya apakah keputusan mengistirahatkan sejumlah pemain kunci dari China Masters 2026 sepadan dengan target yang dibidik di Jepang.

Artikel ini dirangkum dari:

  • ANTARA News: Lima wakil dari lima negara juarai China Masters 2026 tautan
  • Olympics.com: BWF China Masters 2026 – An Seyoung and Jason Gunawan claim singles crowns in Shenzhen tautan
  • Kompas.com: Hasil China Masters 2026, Kalah dari Jason Gunawan, Jonatan Christie Gagal ke Perempat Final tautan
  • Kompas TV: Profil Jason Gunawan, Pebulu Tangkis Masa Depan Hong Kong Keturunan Indonesia tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.