Kembali
PADEL 6 min read 29 September 2026

Debut Padel Indonesia di Asian Games Diwarnai Kekalahan, Giorgio/Alvin Tersingkir dari Filipina

Ganda putra Indonesia Giorgio Soemarno/Christian Alvin Edison tersingkir di babak 16 besar padel Asian Games 2026 usai kalah 1-6, 4-6 dari Filipina, sementara tiga pasangan lain menanti giliran tampil di Nagoya, termasuk ganda putri yang menghadapi Kuwait hari ini.

Debut Padel Indonesia di Asian Games Diwarnai Kekalahan, Giorgio/Alvin Tersingkir dari Filipina
Foto: Harpagornis/Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0) - ilustrasi aksi padel dari Vigo Open 2019 World Padel Tour, BUKAN foto dari laga Asian Games 2026 Nagoya

Debut bersejarah padel Indonesia di Asian Games langsung ternoda kekalahan. Ganda putra Giorgio Soemarno/Christian Alvin Edison takluk dua set langsung, 1-6 dan 4-6, dari pasangan Filipina Jason Lapidus/Argil Cañizares pada babak 16 besar di Nagoya, Senin (28/9/2026), sekaligus memastikan Indonesia tersingkir lebih awal dari nomor ganda putra. Tiga pasangan Indonesia lainnya, termasuk ganda putri yang dijadwalkan menghadapi Kuwait hari ini, Selasa (29/9/2026) pukul 14.00 WIB, masih menanti giliran tampil untuk memperbaiki catatan tim.

Baca Cepat

  • Ganda putra Indonesia Giorgio Soemarno/Christian Alvin Edison kalah 1-6, 4-6 dari Jason Lapidus/Argil Cañizares (Filipina) pada babak 16 besar padel Asian Games 2026, Senin (28/9/2026), dan langsung tersingkir dari nomor ganda putra.
  • Ganda putri Indonesia dijadwalkan menghadapi Kuwait hari ini, Selasa (29/9/2026) pukul 14.00 WIB; hasil pasangan kedua ganda putra, Armando Soemarno/Valentinus Dyas, belum tercatat media hingga artikel ini ditulis.
  • Di nomor lain, ganda putri Filipina Bianca Abad/Kim Malazarte menang 2-0 atas Arab Saudi pada babak 32 besar dan melaju ke 16 besar.
  • Turnamen padel Asian Games 2026 masih panjang: babak pertama 28-29 September, babak kedua 30 September-1 Oktober, perempat final-semifinal 2 Oktober, dan perebutan medali 3 Oktober.

Giorgio/Alvin Tersingkir di Laga Perdana Padel Indonesia

Sejarah keikutsertaan perdana Indonesia di nomor padel Asian Games resmi tercatat, namun dengan catatan pahit di laga pembuka. Ganda putra Giorgio Soemarno dan Christian Alvin Edison dipastikan tersingkir usai kalah dua set langsung, 1-6 dan 4-6, dari pasangan Filipina Jason Lapidus/Argil Cañizares pada babak 16 besar yang berlangsung Senin (28/9/2026) di Nagoya, Jepang. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan Giorgio/Alvin di nomor ganda putra pada penampilan perdana Indonesia di ajang multicabang Asia tersebut.

Giorgio/Alvin sejatinya bukan pasangan utama ganda putra yang disiapkan PBPI sejak pemusatan latihan di Spanyol, di mana Armando Soemarno/Valentinus Dyas lebih dulu disebut sebagai kombinasi inti. Namun keduanya justru mendapat kepercayaan tampil lebih dulu mengemban misi bersejarah membuka laga cabang padel Indonesia di Asian Games, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan wakil Filipina yang tampil lebih matang di babak pertama ini.

Jalannya Laga: Filipina Dominan Sejak Set Pertama

Berdasarkan catatan pertandingan, Giorgio/Alvin tampil gugup sejak game-game awal dan kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya. Sejumlah unforced error di set pertama membuat Lapidus/Cañizares leluasa mengumpulkan poin hingga menutup set tersebut dengan skor telak 6-1. Di set kedua, Indonesia sempat tampil lebih kompetitif dan mampu mengejar beberapa game, tetapi pasangan Filipina tetap memegang kendali permainan hingga menutup laga dengan skor 6-4.

Kekalahan ini turut menggambarkan tantangan yang dihadapi Indonesia: padel baru serius digarap di Tanah Air dalam 2-3 tahun terakhir, sementara Filipina lewat program Padel Pilipinas sudah lebih dulu membangun ekosistem kompetitif di kawasan Asia Tenggara, termasuk rutin tampil di turnamen internasional seperti Asia Pacific Padel Cup.

Perlengkapan Padel Rekomendasi Redaksi
Wilson ENDURE PRO V1 Raket Padel Performance
Raket padel performa tinggi dengan sweet spot lega, dirancang untuk pemain yang ingin meningkatkan power sekaligus kontrol di setiap pukulan.
Lihat →
adidas Court Quick Padel Men’s Shoes
Sepatu padel pria dengan traksi dan stabilitas solid, mendukung pergerakan cepat ke segala arah di lapangan indoor maupun outdoor.
Lihat →
Wilson Team Tas Raket Padel Padel Racket Bags Black/Off White
Tas raket padel dengan kompartemen tertata rapi, praktis membawa raket dan perlengkapan latihan setiap hari ke lapangan.
Lihat →

Tiga Pasangan Indonesia Lain Menanti Giliran

Kekalahan Giorgio/Alvin belum menjadi penutup kiprah Indonesia di padel Asian Games 2026. Tiga pasangan lain, ganda putra kedua Armando Soemarno/Valentinus Dyas serta dua ganda putri Novela Putria/Beatrice Gumulya dan Fitriani Sabatini/Fadona Kusuma, masih memiliki kesempatan tampil di babak pertama yang berlangsung hingga 29 September. Hingga artikel ini ditulis, hasil resmi laga Armando/Valentinus belum tercatat di sumber-sumber yang dipantau redaksi.

Yang sudah pasti terjadwal, ganda putri Indonesia akan menghadapi Kuwait hari ini, Selasa (29/9/2026) pukul 14.00 WIB. Sumber jadwal yang tersedia belum merinci pasangan mana yang diturunkan pada laga tersebut, mengingat Indonesia menurunkan dua ganda putri di Asian Games ini. Hasil laga ini akan menentukan arah Indonesia di nomor yang justru digadang-gadang punya peluang lebih besar dibanding sektor putra.

Hasil Nomor Lain: Filipina Melaju di Ganda Putri

Di luar laga Indonesia, kompetisi padel hari pertama juga mencatat sejumlah hasil dari negara peserta lain. Ganda putri Filipina, Bianca Abad/Kim Malazarte, memetik kemenangan 2-0 atas wakil Arab Saudi pada babak 32 besar, Senin (28/9/2026), dan melangkah ke babak 16 besar. Hasil ini menambah modal positif Filipina yang sebelumnya juga memastikan satu tiket ke babak berikutnya lewat kemenangan Lapidus/Cañizares atas Indonesia di nomor putra.

Format kompetisi padel Asian Games 2026 sendiri masih menyisakan perjalanan panjang sebelum medali dibagikan. Babak pertama berlangsung 28-29 September, dilanjutkan babak kedua pada 30 September-1 Oktober, perempat final dan semifinal pada 2 Oktober, sebelum perebutan medali perunggu dan final menutup rangkaian pada 3 Oktober. Artinya, belum ada satu pun medali padel yang dipastikan hingga hari kedua kompetisi ini.

PBPI Tetap Percaya Diri Meski Start Kurang Mulus

Kekalahan di laga pembuka tidak lantas mengubah peta target yang sejak awal sudah realistis dari Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI). Untuk sektor putra, finis lima besar Asia sudah dianggap capaian bagus mengingat jam terbang tim yang masih jauh tertinggal dibanding negara-negara yang lebih dulu serius menekuni padel selama 7-8 tahun terakhir. Satu kekalahan dari empat pasangan yang diturunkan belum mengubah kalkulasi tersebut, mengingat Armando/Valentinus masih punya kesempatan mengangkat nama sektor putra.

Harapan yang lebih besar justru disematkan ke sektor putri, terutama lewat modal Novela Putria yang pada Mei 2026 menjadi atlet Indonesia pertama juara turnamen berlabel Federasi Padel Internasional (FIP) usai menyabet gelar FIP Bronze Yogyakarta 2026. Bersama Beatrice Gumulya, ia diproyeksikan menjadi andalan Indonesia untuk melampaui capaian perunggu di FIP Asia Padel Cup 2025 Doha, dan laga melawan Kuwait hari ini menjadi ajang pembuktian awal target tersebut.

Debut Tetap Bersejarah, Perjalanan Padel Indonesia Berlanjut

Terlepas dari hasil kurang manis di laga pembuka, tonggak sejarah keikutsertaan perdana padel Indonesia di Asian Games tetap tercatat begitu peluit pertandingan pertama dibunyikan pada Senin lalu. Tiga laga Indonesia lainnya di babak pertama, termasuk yang berlangsung hari ini, masih akan menentukan seberapa jauh langkah kontingen padel Tanah Air di ajang multicabang Asia ini.

Apa pun hasilnya, penampilan perdana ini menjadi modal berharga bagi ekosistem padel nasional yang dalam beberapa tahun terakhir tumbuh pesat, mulai dari sirkuit nasional berjenjang hingga kini menembus panggung Asian Games. Publik penggemar olahraga raket Tanah Air kini tinggal menanti apakah ganda putri mampu memperbaiki catatan tim mulai sore ini di Nagoya.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.