Kembali
PANJAT TEBING 6 min read 29 September 2026

Panjat Tebing Asian Games 2026 Dimulai, Boulder Putra dan Speed Putri Buka Laga di Nagoya

Panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi bergulir Selasa (29/9), dibuka semifinal boulder putra dan kualifikasi speed putri yang untuk pertama kalinya memakai format Speed 4 di ajang ini. Hasil resmi belum diumumkan hingga berita diturunkan.

Panjat Tebing Asian Games 2026 Dimulai, Boulder Putra dan Speed Putri Buka Laga di Nagoya
Foto: Voltmetro via Wikimedia Commons (CC BY 4.0) — ilustrasi aksi kompetisi speed climbing IFSC, bukan dari venue Asian Games 2026 Nagoya

Cabang panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi bergulir hari ini, Selasa (29/9/2026), di Port Messe Nagoya International Exhibition Hall—sehari setelah latihan venue terakhir dituntaskan sembilan atlet Indonesia. Dua nomor langsung tersaji di hari pembuka: semifinal boulder putra yang menurunkan pasangan kembar Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, serta babak kualifikasi speed putri yang untuk pertama kalinya dalam sejarah Asian Games memakai format empat jalur (Speed 4), dengan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma tampil mewakili Merah Putih. Hingga artikel ini diturunkan, panitia maupun federasi belum merilis hasil resmi kedua nomor tersebut; giliran nomor speed putra andalan Veddriq Leonardo baru dimulai besok, Rabu (30/9).

Baca Cepat

  • Panjat tebing Asian Games 2026 Nagoya resmi dimulai Selasa (29/9) di Port Messe Nagoya International Exhibition Hall, dibuka semifinal boulder putra dan babak kualifikasi speed putri.
  • Indonesia menurunkan Raviandi Ramadhan & Ravianto Ramadhan di semifinal boulder putra, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi & Berthdigna Devi Surya Kusuma di kualifikasi speed putri—hasil resmi keduanya belum diumumkan hingga artikel ini ditulis.
  • Kualifikasi speed putri hari ini sekaligus jadi laga perdana format Speed 4 (empat jalur) di sejarah Asian Games; final speed putri baru berlangsung Rabu (30/9), dilanjutkan kualifikasi speed putra di hari yang sama dan final speed putra Kamis (1/10)—giliran Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria.
  • FPTI menargetkan tiga medali dari Nagoya, dua di antaranya dari nomor speed; rangkaian panjat tebing berlanjut hingga 3 Oktober lewat semifinal dan final nomor lead.

Hari Pertama Dimulai: Boulder Putra dan Speed Putri Naik Dinding Lebih Dulu

Setelah rangkaian latihan venue dituntaskan Senin (28/9) kemarin, kompetisi panjat tebing Asian Games 2026 resmi bergulir hari ini di Port Messe Nagoya International Exhibition Hall. Kartu pembuka menurunkan dua nomor sekaligus: semifinal boulder putra dijadwalkan pukul 08.00 WIB, disusul babak kualifikasi speed putri pukul 10.30 WIB. Indonesia tidak absen di kedua nomor—boulder putra menurunkan pasangan kembar Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, sementara speed putri diisi Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Hari ini juga tercatat sebagai panggung bersejarah untuk format Speed 4: setelah dijajal langsung di sesi latihan resmi kemarin, format empat jalur yang sebelumnya hanya tampil di IFSC Madrid 2024 dan The World Games Chengdu 2025 kini resmi dipakai untuk pertama kalinya di ajang multieven sekelas Asian Games. Artinya, kualifikasi speed putri pagi ini bukan sekadar laga pembuka Indonesia, melainkan juga catatan sejarah baru bagi format itu sendiri.

Kembar Ramadhan Buka Peluang Boulder, Desak Made Emban Misi Speed Putri

Di nomor boulder putra, Raviandi Ramadhan tampil dengan beban ganda—ia tercatat sebagai satu-satunya atlet Indonesia yang berlaga di dua disiplin sekaligus, lead dan boulder, sehingga performanya hari ini otomatis jadi sorotan lebih awal dari agenda lead yang baru bergulir pekan depan. Saudara kembarnya, Ravianto Ramadhan, melengkapi kuota lewat penampilan di semifinal World Climbing Series Innsbruck 2026 yang mengantarnya finis di peringkat 19—bekal pengalaman yang kini diuji langsung di panggung Asian Games.

Sementara itu di speed putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi masuk sebagai nama yang paling ditunggu. Ia bukan orang baru di format Speed 4—catatan Olympics.com menyebut Desak Made sebagai juara nomor putri saat format ini pertama kali diujicobakan di IFSC Madrid, Oktober 2024, sehingga pengalamannya jadi modal berharga menghadapi debut format yang sama di level Asian Games. Ia tampil berpasangan dengan Berthdigna Devi Surya Kusuma yang melengkapi kuota speed putri Indonesia di Nagoya.

Perlengkapan Pendukung Latihan dan Recovery Climber
CREDIFOX Tas Hydropack Trail Running Seri Climber Kapasitas 10 Liter
Tas hidrasi ringkas 10 liter, praktis dibawa saat latihan outdoor atau bolak-balik menuju venue kompetisi.
Lihat →
CoreNation Performance Knee Support Strap | Compression Pad Sleeve Brace Support
Pelindung lutut kompresi buat menopang sendi saat gerakan eksplosif ala speed climbing maupun sesi latihan berat.
Lihat →
Tyeso Tumbler Vacuum Insulated 750ml Botol Minum Sport Portable
Tumbler vakum 750 ml yang jaga cairan tetap dingin, modal wajib tetap terhidrasi sepanjang hari tanding yang panjang.
Lihat →

Debut Format Speed 4: Begini Cara Kerja Kualifikasi Empat Jalur

Mekanisme Speed 4 sebenarnya sudah dijelaskan timnas sejak sesi latihan venue kemarin: spesifikasi dinding tetap mengikuti standar internasional—tinggi 15 meter, kemiringan sekitar 5 derajat, dengan 20 pegangan besar dan 11 pegangan kecil berposisi permanen di tiap jalur. Bedanya, kini empat climber berpacu bersamaan dalam satu seri, dua kali lipat dari format dua jalur yang selama ini lazim dipakai. Di babak kualifikasi, catatan waktu tercepat dari kesempatan memanjat yang didapat tiap atlet itulah yang menentukan peringkat sekaligus tiket ke babak selanjutnya.

Format ini menuntut stamina dan konsentrasi ekstra karena distraksi dari tiga climber lain yang memanjat bersamaan, persis seperti yang diakui Veddriq Leonardo sehari sebelum kompetisi dimulai. Kualifikasi speed putri pagi ini otomatis menjadi ajang pembuktian pertama: bagaimana atlet-atlet dunia, termasuk Desak Made Rita, beradaptasi dengan format yang baru resmi dipertandingkan di panggung sebesar Asian Games.

Kenapa Hasil Resmi Belum Bisa Dipastikan Hari Ini

Hingga artikel ini disusun, laporan yang tersedia dari ANTARA, TVOne, dan IDN Times baru sebatas memastikan susunan atlet dan jadwal tanding hari pertama—belum ada rilis resmi soal catatan waktu speed putri maupun peringkat semifinal boulder putra dari panitia lokal, FPTI, maupun IFSC. Situs resmi FPTI pun per hari ini masih menampilkan rilis terbaru seputar pelepasan dan latihan atlet, belum ada laporan hasil dari lantai pertandingan Nagoya.

Bagi pembaca yang ingin memantau langsung, hak siar Asian Games 2026 dipegang TVRI, RANS Entertainment, serta Emtek Media lewat Vidio dan Nex. 20FIT akan memperbarui laporan begitu hasil resmi kedua nomor hari ini—semifinal boulder putra dan kualifikasi speed putri—dirilis dan terverifikasi, sekaligus memastikan nama dan catatan waktu yang dipublikasikan akurat sebelum diturunkan.

Jadwal Selanjutnya: Final Speed Putri Besok, Giliran Veddriq Rabu

Rangkaian panjat tebing Nagoya masih panjang. Besok, Rabu (30/9), giliran semifinal boulder putri pukul 08.00 WIB dan kualifikasi speed putra pukul 10.30 WIB—laga perdana Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria di Nagoya. Hari yang sama juga menuntaskan final boulder putra pukul 16.00 WIB serta final speed putri pukul 18.06–18.28 WIB, yang berarti nasib Desak Made Rita dan Berthdigna di babak kualifikasi hari ini akan langsung terjawab lewat lolos-tidaknya mereka ke final esok sore.

Kamis (1/10) berlanjut dengan final boulder putri pukul 16.00 WIB dan final speed putra pukul 18.06–18.28 WIB—titik krusial bagi ambisi emas individu Veddriq yang belum pernah ia raih di ajang Asian Games. Penutup rangkaian diisi nomor lead: semifinal putri dan putra pada Jumat (2/10) pukul 15.00 dan 16.30 WIB, disusul final lead putri dan putra pada Sabtu (3/10) pukul 16.00 dan 17.00 WIB.

Modal Indonesia Menuju Perburuan Medali di Nagoya

FPTI sudah mematok target tiga medali dari Asian Games 2026, dua di antaranya diharapkan datang dari nomor speed putra dan putri, satu lagi dari lead. Modal menuju target itu sudah disiapkan matang: latihan venue tuntas, format baru sudah dijajal langsung, dan skuad sembilan atlet turun di tiga disiplin di bawah arahan manajer baru Aries Susanti Rahayu. Kini giliran dinding Port Messe Nagoya yang menjawab persiapan panjang itu—dimulai dari boulder putra dan speed putri hari ini, berlanjut ke speed putra besok, hingga penutup nomor lead pada akhir pekan. Pekan panjang panjat tebing Indonesia di Nagoya baru saja dimulai, dan publik tanah air tinggal menghitung jam untuk hasil resmi pertama.

Artikel ini dirangkum dari:

  • ANTARA News: Jadwal Asian Games: Bulu tangkis berpotensi tambah emas tautan
  • TVOne News: Jadwal Asian Games 2026, Selasa 29 September: Indonesia Potensi Tambah Emas dari Bulu Tangkis, Panjat Tebing Main tautan
  • IDN Times: Jadwal Tanding Cabor Panjat Tebing di Asian Games 2026, Siap Dimulai tautan
  • CNN Indonesia: Jadwal Cabor Andalan Indonesia di Asian Games 2026 tautan
  • FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia): Press Release resmi tautan
  • Olympics.com: IFSC Madrid 4 Speed 2024 – Desak Made Rita Kusuma Dewi and Long Jianguo Claim Victory in Four-Lane Test Competition tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.