Final Speed Asian Games 2026: Desak Made Emas, Giliran Aditya dan Veddriq
Desak Made Rita Kusuma Dewi merebut emas keempat Indonesia di Asian Games 2026 lewat final speed putri dengan 6,062 detik, unggul 0,002 detik dari Deng Lijuan. Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo turun di perempat final speed putra Kamis (1/10) mulai 18.06 WIB; hasilnya belum tersedia saat artikel disusun.
Desak Made Rita Kusuma Dewi menjuarai final speed Asian Games 2026 nomor putri di Port Messe Nagoya, Rabu (30/9/2026), dengan catatan 6,062 detik—hanya 0,002 detik di depan Deng Lijuan dari China (6,064 detik), sementara Jeong Jimin dari Korea Selatan meraih perunggu (6,18 detik). Emas itu menjadi yang keempat bagi kontingen Indonesia di Aichi-Nagoya. Giliran speed putra menyusul Kamis (1/10): Aditya Tri Syahria, pemuncak kualifikasi dengan rekor Asian Games 4,62 detik, dan Veddriq Leonardo, peringkat lima kualifikasi (4,78 detik), memulai perempat final pukul 18.06 WIB. Hasil babak-babak itu dijadwalkan rampung Kamis (1/10) malam WIB dan akan diperbarui begitu terverifikasi.
Baca Cepat
- Desak Made Rita Kusuma Dewi juara speed putri dengan 6,062 detik, unggul 0,002 detik dari Deng Lijuan (6,064 detik); Jeong Jimin merebut perunggu (6,18 detik). Berthdigna Devi Surya Kusuma terhenti di semifinal.
- Catatan 6,062 detik dilaporkan sebagai rekor Asian Games (tvOne, Medcom) dan rekor Asia (Medcom, ANTARA, FPTI). Angka 6,07 detik yang lebih dulu dipegang Desak berasal dari Kejuaraan Asia Meishan pada April 2026, event yang terpisah.
- Speed putra, Kamis (1/10): Aditya Tri Syahria (4,62 detik) dan Veddriq Leonardo (4,78 detik) turun di perempat final mulai 18.06 WIB, final dijadwalkan 18.28 WIB. Peraih medalinya ditentukan pada final Kamis (1/10) malam WIB dan akan kami perbarui setelah terverifikasi.
- Boulder putra tuntas dengan emas Sorato Anraku (Jepang) tanpa wakil Indonesia di final, sedangkan lead digelar 2–3 Oktober: semifinal Jumat, final Sabtu.
Final Speed Asian Games 2026: Desak Made Juara, Selisih 0,002 Detik
Final digelar Rabu (30/9) petang WIB dalam format baru Speed 4 jalur: empat pemanjat berlomba serentak di empat jalur, dan dua tercepat di tiap heat melaju ke babak berikutnya. Desak Made memenangi heat 4 perempat final dengan 6,39 detik, lalu menjadi yang tercepat di heat semifinalnya dengan 6,36 detik, sebagaimana dilaporkan ANTARA.
Di final, Desak yang berada di jalur 3 membukukan 6,062 detik, tipis di depan Deng Lijuan yang finis dengan 6,064 detik dan membawa pulang perak. Perunggu menjadi milik Jeong Jimin dengan 6,18 detik. Pemanjat keempat di final, Zhou Yafei dari China, melakukan false start, seperti dirinci rilis resmi FPTI, sehingga pemanjatan dijalani tiga atlet. CNN Indonesia mencatat pemanjat China di jalur 4 didiskualifikasi karena memulai lebih cepat dari tanda mulai.
Soal kunci kemenangan, Desak menyebut sikap ikhlas saat memanjat, seperti dikutip tvOne News. Dalam rilis FPTI, ia mengaku masih belum percaya dirinya yang tercepat.
Rekor 6,062 Detik dan Bedanya dengan Catatan 6,07 Detik di Meishan
tvOne News melaporkan catatan 6,062 detik itu memecahkan rekor Asian Games. Medcom menyebutnya sekaligus rekor Asia, sedangkan ANTARA dan rilis resmi FPTI menyatakan Desak memecahkan rekor Asia. Angka ini perlu dibedakan dari 6,07 detik: itu rekor Asia lama milik Desak yang ia bukukan saat menjuarai Kejuaraan Asia (World Climbing Asia Championship) di Meishan, China, pada April 2026—event terpisah dari Asian Games. Catatan di Nagoya lebih cepat dari angka tersebut.
Bagi Desak, emas ini punya makna berlapis. ANTARA mencatat ia mempertahankan medali emas Asian Games 2022 di Hangzhou, sekaligus mengobati kekecewaan di Olimpiade 2024 dan mengantar kontingen Indonesia memenuhi target empat emas. Ia juga pernah menjadi juara dunia 2023 di Bern. Di kualifikasi Selasa (29/9), Desak finis ketiga dengan 6,29 detik, di belakang Deng (6,23 detik) dan Jeong (6,25 detik).
Berthdigna Terhenti di Semifinal, Desak Genapi Target Empat Emas
Berthdigna Devi Surya Kusuma lolos dari kualifikasi sebagai peringkat lima dengan 6,49 detik, lalu finis kedua di heat 2 perempat final dengan 6,73 detik. Langkahnya berhenti di semifinal. CNN Indonesia mencatat heat pertama semifinal itu sempat dibatalkan dan ditunda karena kendala teknis, sementara waktu digital tidak muncul di papan skor; Berthdigna tetap tercatat tidak lolos ke final.
Medali Desak menjadi emas keempat Indonesia setelah bulu tangkis beregu putra, angkat besi lewat Rahmat Erwin Abdullah, dan bulu tangkis ganda putra lewat Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Emas kelima menyusul dari panahan compound putri lewat Nurisa Dian Ashrifah, sehingga per Kamis siang (1/10) Indonesia mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu—total 32 medali—di peringkat 13 klasemen, menurut rekap Medcom. Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menegaskan emas itu bukan hanya milik panjat tebing, melainkan milik Indonesia.
Aditya dan Veddriq Menuju Perempat Final dengan Modal Rekor Games
Kualifikasi speed putra, Rabu (30/9), dipuncaki Aditya Tri Syahria dengan 4,62 detik pada percobaan keempat, setelah 4,74 detik, satu false start, dan 4,70 detik. Catatan itu memecahkan rekor Asian Games 4,95 detik atas nama Veddriq Leonardo di edisi Hangzhou. Dua pemanjat China membuntuti ketat: Long Jianguo (4,64 detik) dan Chu Shouhong (4,67 detik), disusul Damir Toktarov dari Kazakhstan (4,76 detik). Veddriq, peraih emas Olimpiade Paris 2024, finis kelima dengan 4,78 detik setelah memperbaiki waktunya dari 5,06, 4,99, dan 4,89 detik.
Undian perempat final menempatkan Aditya di heat 1 bersama Jinyong Jo (Korea Selatan), Shuto Fujino (Jepang), dan Chi Fung Au (Hong Kong). Veddriq di heat 2 bersama Amir Maimuratov dan Damir Toktarov (Kazakhstan) serta Ezell Qing Wei Low (Singapura). Dua tercepat tiap heat lolos, dan jadwal yang dirilis menempatkan perempat final mulai 18.06 WIB serta final pukul 18.28 WIB.
Boulder Putra Tuntas, Indonesia Tak Punya Wakil di Final
Final boulder putra, Rabu (30/9), dimenangi Sorato Anraku dari Jepang dengan 74,5 poin, disusul Lee Do-hyun dari Korea Selatan (49,7 poin) dan Tomoa Narasaki dari Jepang (44,9 poin), menurut The Korea Times. Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, wakil Indonesia di nomor ini, berhenti di semifinal: Raviandi peringkat sembilan dan Ravianto peringkat 12, di luar delapan besar yang berhak tampil di final.
Final boulder putri digelar Kamis (1/10) pukul 16.00 WIB. Berdasarkan daftar atlet FPTI, Indonesia hanya menurunkan atlet putra di nomor boulder, sehingga tidak ada wakil Merah Putih di final tersebut.
Hasil Speed Putra Belum Tersedia, Lead Menutup Rangkaian 2–3 Oktober
Perempat final hingga final speed putra digelar Kamis (1/10) malam WIB, dengan final dijadwalkan pukul 18.28 WIB. Siapa peraih medali beserta catatan waktunya akan menjadi pembaruan laporan 20FIT setelah terverifikasi lintas sumber; siaran langsung tersedia lewat Vidio, menurut Liputan6.
Rangkaian panjat tebing ditutup nomor lead. Semifinal putri digelar Jumat (2/10) pukul 15.00 WIB dan putra pukul 16.30 WIB, disusul final putri Sabtu (3/10) pukul 16.00 WIB dan final putra pukul 17.00 WIB. Indonesia menurunkan Putra Tri Ramadani dan Raviandi Ramadhan di putra, serta Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany di putri. Dengan emas Desak sudah di tangan, hasil speed putra dan nomor lead akan menentukan berapa banyak medali panjat tebing yang dibawa pulang Indonesia dari Nagoya.
Artikel ini dirangkum dari:
- ANTARA News: Asian Games 2026 – Desak Made raih emas panjat tebing tautan
- ANTARA News: Asian Games: Medali emas bukti Desak Rita pantang terpuruk dan jaga konsistensi tautan
- ANTARA News: Desak-Berthdigna lolos kualifikasi huni peringkat ketiga dan kelima tautan
- FPTI: Desak Made Persembahkan Emas Speed 4 Jalur Asian Games 2026 tautan
- FPTI: Empat Atlet Panjat Tebing Lolos ke Putaran Final, Aditya Cetak Rekor Asian Games tautan
- CNN Indonesia: Hasil Asian Games: Desak Juara Panjat Tebing, Indonesia Raih Emas ke-4 tautan
- Medcom: Update Klasemen Medali Asian Games 2026, Kamis (1/10) Siang WIB: Indonesia Dekati 10 Besar tautan
- tvOne News: Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026, Desak Made Beberkan Kunci Kemenangan di Final Nomor Speed Putri: Ikhlas! tautan
- detik.com: Aditya Cetak Rekor Asian Games, 4 Atlet Panjat Tebing RI ke Putaran Final tautan
- Liputan6: Jadwal Asian Games 2026: Aditya dan Veddriq Bidik Emas di Panjat Tebing tautan
- IDN Times: Jadwal Tanding Cabor Panjat Tebing di Asian Games 2026, Siap Dimulai tautan
- Koran Jakarta: Usai Bulu Tangkis, Indonesia Buru Emas dari Panjat Tebing tautan
- The Korea Times: [ASIAN GAMES] Sport climber Lee Do-hyun grabs silver in men’s boulder tautan