Piala Suhandinata 2026 Dimulai: Indonesia Satu Grup dengan Taiwan di Kairo
Piala Suhandinata 2026 bergulir di Kairo mulai 5 Oktober. Indonesia, juara 2019 dan 2024 serta runner-up 2023 dan 2025, tampil sebagai unggulan ke-10 di Grup C bersama Taiwan dengan target awal semifinal, sementara Arctic Open menyusul besok tanpa wakil Merah Putih.
Piala Suhandinata 2026, kejuaraan dunia junior beregu campuran, bergulir mulai Senin (5/10) di Kairo, Mesir, dan Indonesia datang dengan status yang berbeda dari dua tahun terakhir: juara 2024 sekaligus runner-up edisi lalu itu kini hanya diunggulkan di posisi ke-10. Undian ulang BWF pada Sabtu (3/10) menempatkan Garuda Muda di Grup C bersama Taiwan, dan manajer tim Eskar Tri Denatara menetapkan semifinal sebagai target awal. Turnamen yang semula dijadwalkan di Solo ini juga memperlihatkan jalur yang sudah teruji: Leo/Daniel, Alwi Farhan, hingga Zaki Ubaidillah, para andalan senior Indonesia hari ini, pernah naik ke panggung dunia lewat kejuaraan yang sama.
Baca Cepat
- Piala Suhandinata 2026 berlangsung 5-10 Oktober di Cairo International Stadium, Kairo, disusul nomor perorangan 12-17 Oktober; PBSI mengembalikan hak tuan rumah di Solo pada Januari dan Mesir mengambil alih.
- Undian ulang BWF pada Sabtu (3/10) menempatkan Indonesia di subgrup C2 bersama Sri Lanka dan Azerbaijan; pemuncaknya bertemu pemuncak C1 (Taiwan, Selandia Baru, Ghana) untuk memperebutkan tiket perempat final.
- Indonesia datang sebagai unggulan ke-10 dan menargetkan semifinal dengan format baru relay 55 poin: tiga set, lima partai per set, masing-masing menyumbang 11 poin.
- Garuda Muda juara 2019 dan 2024, runner-up 2023 dan 2025, dan keempat final itu semuanya melawan China; Arctic Open (6-11 Oktober) dimulai besok tanpa wakil Indonesia.
Kairo Menggantikan Solo, Garuda Muda Berangkat Bermodal Asian Games
Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 digelar di Cairo International Stadium pada 5-17 Oktober. Piala Suhandinata untuk beregu campuran berlangsung 5-10 Oktober, sedangkan nomor perorangan menyusul pada 12-17 Oktober, menurut PBSI. Kejuaraan ini sebenarnya akan digelar di Solo, tetapi pada 24 Januari PBSI mengumumkan pengembalian hak tuan rumah akibat kondisi yang tidak dapat dihindari, seperti disampaikan Kabid Hubungan Luar Negeri PBSI Bambang Roedyanto. BWF menunjuk Mesir pada Mei, dan Bolasport mencatat kejuaraan level ini kembali ke Afrika setelah 24 tahun, terakhir pada 2002.
Tim Indonesia dikukuhkan dan dilepas Sekjen PP PBSI Ricky Soebagdja di Pelatnas Cipayung pada Kamis (24/9), lalu bertolak ke Kairo dalam dua kloter pada Jumat (2/10) dini hari. Eskar Tri Denatara menyebut para pemain dalam kondisi siap tempur secara fisik, teknik, strategi, dan mental, serta menilai keberhasilan senior di Asian Games Aichi-Nagoya, dua emas, satu perak, dan tiga perunggu, sebagai energi positif bagi Garuda Muda.
Undian Ulang Tempatkan Indonesia di Grup C Bersama Taiwan
Undian awal, yang diberitakan ANTARA pada 31 Agustus, sempat menempatkan Indonesia di Grup D2 bersama Makau dan Senegal. Setelah jumlah peserta berubah dari 49 menjadi 47 tim, BWF mengulang undian pada Sabtu (3/10). Hasilnya, Indonesia diunggulkan di subgrup C2 bersama Sri Lanka dan Azerbaijan, sedangkan Taiwan diunggulkan di subgrup C1 bersama Selandia Baru dan Ghana, menurut Bolasport. Pemuncak kedua subgrup bertemu untuk memperebutkan tiket perempat final.
Taiwan bukan lawan asing. Di perempat final Guwahati tahun lalu, Indonesia menyingkirkan mereka 2-0 dengan skor 45-35 dan 45-35, menurut CNN Indonesia. Di bagian lain bagan, Malaysia menjadi unggulan pertama dengan andalan ganda putri berusia 16 tahun, Low Zi Yu, dan Thailand unggulan kedua yang satu grup dengan Korea Selatan. China tetap menjadi tolok ukur: mereka juara bertahan dan mengantongi 15 gelar sejak 2000.
Format Relay 55 Poin dan Target Awal Semifinal
Format beregu berubah lagi. Final 2024 masih memakai relay 110 poin, 2025 beralih ke 3×45 poin, dan tahun ini setiap pertandingan terdiri dari tiga set sampai 55 poin. Satu set memuat lima partai, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran, yang masing-masing menyumbang 11 poin tanpa adu setting. Tim yang lebih dulu memenangi dua set menang. Setelah final tahun lalu, Eng Hian, Kabid Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, mengingatkan bahwa format pendek seperti ini menuntut kekuatan yang merata di semua sektor, bukan hanya satu atau dua andalan.
Indonesia sudah mencoba format 55 poin di Kejuaraan Asia Junior 2026 di Yatsushiro, Jepang, tetapi terhenti di perempat final setelah kalah 0-2 dari Thailand. Eskar mengakui tim kehilangan poin penting di momen krusial saat menghadapi Malaysia dan Thailand, meski menang atas Korea di fase grup; di perorangan, Fardhan Rainanda Joe membawa pulang perak tunggal putra. Dalam simulasi di Cipayung pada 24 September, Tim Syena yang dikapteni Jolin Angelia menang 55-46, 48-55, 55-45 atas Tim Mayura pimpinan Moses Andar Simanjuntak. Eskar menyebut Indonesia sebagai unggulan ke-10 atau seeded 9/16, sehingga target awalnya semifinal; di perorangan, PBSI mengincar medali dari tunggal, ganda putra, dan ganda campuran.
Dari Kazan ke Nagoya: Alumni Junior yang Kini Jadi Andalan
Piala Suhandinata pertama Indonesia datang di Kazan pada 5 Oktober 2019, ketika Garuda Muda menundukkan China 3-1 dan Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma menjadi penentu lewat tiga gim. Skuad itu juga berisi Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nita Violina Marwah, Putri Kusuma Wardani, dan Amallia Cahaya Pratiwi. Di perorangan, Leo/Daniel menjadi juara dunia junior ganda putra, gelar pertama Indonesia di nomor itu dalam 27 tahun, menurut PBSI.
Tujuh tahun kemudian, nama-nama itu menempati level tertinggi. Leo/Daniel merebut emas ganda putra Asian Games 2026 dengan menang 19-21, 21-13, 21-18 atas Liang Weikeng/Wang Chang, sementara Nita bersama Amri Syahnawi meraih perak ganda campuran. Putri Kusuma Wardani, Febriana, dan Amallia tercatat di antara 15 wakil Indonesia untuk Denmark Open, menurut iNews. Generasi berikutnya mengikuti pola yang sama: Alwi Farhan, juara dunia junior 2023, dan Zaki Ubaidillah, peraih perunggu 2024 serta perak 2025, sama-sama masuk skuad emas beregu putra Asian Games, dengan Ubed memastikan skor akhir 3-2 atas China lewat kemenangan 23-21, 21-13 atas Weng Hongyang.
Arctic Open Dimulai Besok, Denmark Open Sepekan Lagi
Perhatian senior bergeser ke Vantaa, Finlandia, tempat Arctic Open 2026 (Super 500, hadiah US$500.000) dibuka dengan babak kualifikasi pada Selasa (6/10) dan berakhir 11 Oktober. IDN Times mencatat Indonesia absen, dan halaman turnamen di situs PBSI menunjukkan nol atlet terdaftar. Tontonannya tetap kaya alumni junior: Kunlavut Vitidsarn, tiga kali juara dunia junior (2017-2019) yang mengalahkan Christo Popov di final 2019, kini berstatus nomor satu dunia, juara Asian Games, dan unggulan pertama. Popov datang sebagai unggulan kedua, sedangkan Chou Tien-chen, 36 tahun, datang sebagai juara bertahan setelah menang 21-11, 13-21, 21-19 atas Kunlavut di final tahun lalu.
Bagi para senior Indonesia, ujian berikutnya adalah Denmark Open di Odense pada 13-18 Oktober, dengan 15 wakil terdaftar dan Jonatan Christie sebagai juara bertahan, yang berjalan bersamaan dengan nomor perorangan di Kairo. Di Kairo sendiri, hasil play-off Grup C akan lebih dulu menunjukkan apakah target semifinal Garuda Muda masih realistis, sebelum para pemain muda mengincar medali di nomor perorangan.
Artikel ini dirangkum dari:
- PBSI: Tim Junior Indonesia Dikukuhkan dan Jalani Simulasi, Siap Hadapi Kejuaraan Dunia Junior 2026 tautan
- PBSI: PBSI Mengembalikan Hak Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026 tautan
- Bolasport: Drawing Suhandinata Cup 2026 – Indonesia Satu Grup dengan Taiwan, Ambisi Besar Ulang Kesuksesan 2 Tahun Lalu tautan
- Bolasport: Berangkat ke Mesir untuk Kejuaraan Dunia Junior 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Termotivasi Keberhasilan pada Asian Games 2026 tautan
- Bolasport: Beregu Junior Bulu Tangkis Ganti Format Lagi, Simulasi Dilakukan jelang Kejuaraan Asia Junior 2026 tautan
- Bolasport: PBSI Mundur Jadi Tuan Rumah, Kejuaraan Dunia Junior 2026 Kembali ke Afrika setelah 24 Tahun tautan
- ANTARA: Indonesia satu grup dengan Makau dan Senegal di Piala Suhandinata 2026 tautan
- ANTARA: Garuda Muda termotivasi sukses senior di Asian Games jelang WJC tautan
- ANTARA: PBSI jadikan AJC 2026 alarm evaluasi menuju Kejuaraan Dunia Junior tautan
- Kompas: AJC 2026 Tinggalkan Catatan Penting, PBSI Tatap Kejuaraan Dunia Junior tautan
- detikSport: Tim Bulutangkis RI Bawa Momen Positif Asia Games di Kejuaraan Dunia Junior tautan
- detikSport: Bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026: 2 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu tautan
- CNN Indonesia: Hasil Piala Suhandinata: Bungkam Taiwan, Indonesia ke Semifinal tautan
- PBSI: Garuda Muda Jadi Runner Up (final Piala Suhandinata 2025) tautan
- PBSI: Piala Suhandinata 2024: Luar Biasa, Indonesia Juara Piala Suhandinata tautan
- PBSI: BWF World Junior Mixed Team Championships 2023: Dihentikan China, Skuad Garuda Muda Harus Puas di Posisi Kedua tautan
- PBSI: BWF World Junior Championships 2023: Alwi Catat Sejarah Tunggal Putra Indonesia Pertama Juara Dunia Junior tautan
- PBSI: (World Junior Championships 2019) Luar Biasa, Indonesia Rebut Piala Suhandinata! tautan
- PBSI: (World Junior Championships 2019) Susy Susanti: Pencapaian di WJC Luar Biasa tautan
- PBSI: Asian Games 2026: Luar Biasa! Leo/Daniel Tuntaskan Asian Games Dengan Kalungan Medali Emas tautan
- Arctic Open (situs resmi): Arctic Open Brings Together Many of the Planet’s Best Badminton Players – Here’s Our Preview tautan
- IDN Times: Jadwal Turnamen BWF World Tour pada Oktober 2026, Padat Tur Eropa! tautan
- PBSI: Arctic Open 2026 powered by YONEX (halaman kejuaraan) tautan
- iNews: Daftar 15 Wakil Indonesia di Denmark Open 2026, Ada Duet Baru yang Bikin Penasaran tautan
- Wikipedia: 2026 Suhandinata Cup (undian ulang dan format) tautan
- Wikipedia: 2026 BWF World Junior Championships (tuan rumah dan jadwal) tautan
- Wikipedia: 2019 BWF World Junior Championships (skuad dan medali) tautan
- Wikipedia: 2024 BWF World Junior Championships (medali) tautan
- Wikipedia: 2025 BWF World Junior Championships (medali) tautan
- Wikipedia: Badminton at the 2026 Asian Games – Men’s team (final beregu putra) tautan
- Wikipedia: Kunlavut Vitidsarn tautan
- Wikipedia: 2025 Arctic Open (hasil final) tautan