Kembali
LARI 5 min read 30 September 2026

Ochiai Pecahkan Rekor 800 Meter, India Berjaya di Penutupan Atletik Asian Games 2026

Ko Ochiai mempersembahkan emas 800 meter putra untuk Jepang lewat rekor Asian Games 1:44,48, sementara Wu Hongjiao dari China juara di nomor putri. Birhanu Balew dari Bahrain merebut emas 5.000 meter putra, dengan Gulveer Singh dari India finis ketiga untuk mengoleksi medali ketiganya di ajang ini setelah Avinash Sable absen dari start. Zhang Jiale mencetak rekor Asian Games lempar martil putri dengan 78,27 meter, sementara tiga final estafet menutup program: China menang 4x100 meter campuran, Jepang di 4x400 meter putra, dan India di 4x400 meter putri. Dengan berakhirnya cabang atletik di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, China memuncaki klasemen cabor ini dengan 17 emas, diikuti Jepang dengan 10 emas.

Sekelompok pelari elite beradu cepat di final 800 meter putri pada kejuaraan atletik internasional
Foto: filip bossuyt/Wikimedia Commons (CC BY 2.0) - ilustrasi aksi final 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik 2023 Budapest (Athing Mu, Keely Hodgkinson, Jemma Reekie), bukan dari venue Asian Games 2026 Nagoya

Cabang atletik Asian Games 2026 resmi menutup tujuh hari kompetisinya di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Selasa (29/9), lewat delapan nomor final sekaligus. Ko Ochiai mempersembahkan emas 800 meter putra bagi Jepang lewat rekor Asian Games 1:44,48, sementara Wu Hongjiao dari China menguasai nomor putri. Di 5.000 meter putra, Birhanu Balew asal Bahrain merebut emas dan Gulveer Singh dari India menambah pundi-pundi medalinya lewat perunggu — medali ketiganya di ajang ini. Program hari terakhir ditutup lewat tiga final estafet: China juara 4×100 meter campuran, Jepang di 4×400 meter putra, dan India di 4×400 meter putri.

Baca Cepat

  • Ko Ochiai (Jepang) juara 800 meter putra dengan rekor Asian Games baru 1:44,48 — emas pertama Jepang di nomor ini dalam 64 tahun; Wu Hongjiao (China) juara 800 meter putri dengan catatan 2:04,49.
  • Birhanu Balew (Bahrain) juara 5.000 meter putra dengan 13:30,79; Gulveer Singh (India) menambah perunggu lewat catatan 13:32,75, medali ketiganya di Asian Games 2026 ini, sementara Avinash Sable absen dari start.
  • Zhang Jiale (China) mencetak rekor Asian Games lempar martil putri dengan lemparan 78,27 meter; Barnokhon Sayfullaeva (Uzbekistan) juara lompat tinggi putri dengan lompatan 1,90 meter, disusul perunggu Pooja dari India.
  • Tiga final estafet menutup program atletik: China menang 4×100 meter campuran (40,78 detik), Jepang menang 4×400 meter putra (3:00,75), dan India menang 4×400 meter putri (3:29,69) — mengakhiri cabor ini dengan China memuncaki klasemen 17 emas, diikuti Jepang dengan 10 emas.

Ko Ochiai Pecahkan Rekor 800 Meter, Wu Hongjiao Juara di Nomor Putri

Final 800 meter putra malam itu menjadi panggung sejarah bagi tuan rumah. Ko Ochiai melesat di 200 meter terakhir dan menyentuh garis finis dengan catatan 1:44,48, rekor Asian Games baru yang sekaligus mengunci emas pertama Jepang di nomor ini dalam 64 tahun terakhir. Ali Amirian dari Iran membuntuti di posisi kedua dengan 1:45,10, sementara Abubaker Haydar Abdalla dari Qatar melengkapi podium lewat perunggu dengan catatan 1:45,25.

Final 800 meter putri berlangsung tak kalah ketat, dengan tiga pelari terdepan berpisah kurang dari satu detik. Wu Hongjiao dari China tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 2:04,49, unggul atas Nelly Jepkosgei dari Bahrain yang meraih perak lewat catatan 2:05,16. Podium dilengkapi Victoria Bossong dari Filipina, yang mempersembahkan perunggu dengan 2:05,34 pada penampilan pertamanya di ajang Asian Games.

Gulveer Singh Raih Medali Ketiga di 5.000 Meter, Sable Absen dari Start

Final 5.000 meter putra mempertemukan kembali sejumlah nama yang tampil di nomor-nomor jarak menengah sepanjang pekan. Birhanu Balew dari Bahrain memimpin sejak lap-lap akhir dan finis terdepan dengan catatan 13:30,79, sementara Tomonori Yamaguchi dari Jepang membuntuti tipis di posisi kedua dengan 13:31,43. Gulveer Singh dari India melengkapi podium lewat perunggu dengan catatan 13:32,75.

Perunggu ini menjadi medali ketiga Gulveer Singh di Asian Games 2026, setelah sebelumnya ia mengantongi perak 1.500 meter dan perak 10.000 meter — menjadikannya salah satu atlet atletik paling produktif di kontingen India selama di Nagoya. Sementara itu, Avinash Sable yang baru saja tampil comeback di final 3.000 meter halang rintang tidak muncul di garis start 5.000 meter, menutup pekan kompetisinya di Jepang tanpa tambahan hasil di nomor ini.

Dukung Performa Lari Kencangmu
Asics Men Novablast 6 Standard-1011C243.002
Sepatu lari dengan bantalan responsif, cocok menemani latihan tempo maupun lari jarak menengah di lintasan atau jalan raya.
Lihat →
Nike Winflo 12 Women’s Road Running Shoes
Sepatu lari wanita dengan traksi stabil dan bantalan ringan, pas menemani sesi interval maupun long run mingguan.
Lihat →
Decathlon KIPRUN Headband Lari Cooling
Headband berbahan cepat kering yang menjaga kepala tetap sejuk saat berlari di cuaca panas atau sesi intensitas tinggi ala lintasan atletik.
Lihat →

Zhang Jiale Cetak Rekor Lempar Martil, Pooja Sumbang Perunggu Lompat Tinggi India

Di sektor lapangan, Zhang Jiale dari China tampil dominan pada final lempar martil putri. Lemparannya sejauh 78,27 meter memecahkan rekor Asian Games sekaligus mengunci emas dengan selisih jauh dari lawan-lawannya. Rekan senegaranya, Zhao Jie, melengkapi satu-dua China lewat perak dengan lemparan 74,83 meter, sementara tuan rumah Jepang mendapat hiburan dari Joy McArthur yang meraih perunggu dengan catatan 68,42 meter.

Final lompat tinggi putri berlangsung di lintasan yang sama dan dimenangkan Barnokhon Sayfullaeva dari Uzbekistan dengan lompatan 1,90 meter. Kristina Ovchinnikova dari Kazakhstan meraih perak dengan 1,87 meter, sementara Pooja dari India mempersembahkan perunggu lewat catatan 1,84 meter — seluruh lompatannya hingga ketinggian itu dituntaskan pada percobaan pertama.

India Menang di Dua Nomor Estafet, China Juarai 4×100 Meter Campuran

Final 4×100 meter estafet campuran berjalan cepat dengan tiga tim terdepan berpisah kurang dari tiga sepersepuluh detik. China finis terdepan dengan catatan 40,78 detik, disusul Thailand yang meraih perak lewat 40,87 detik. Tim India yang diperkuat Gurindervir Singh, Animesh Kujur, Sneha Sathyanarayana, dan Harita Bhadra melengkapi podium lewat perunggu dengan catatan musim terbaik 41,06 detik.

Dua final 4×400 meter berikutnya menjadi milik Jepang dan India. Di nomor putra, Jepang menang dengan catatan 3:00,75, unggul tipis atas Qatar yang meraih perak lewat 3:00,93, sementara tim India — Dharmveer Choudhary, Manu Thekkinalil, Jay Kumar, dan Vishal Thennarasu — mengamankan perunggu dengan 3:01,61. Di nomor putri, giliran tim India yang naik podium teratas: kuartet Kiran Pahal, Poovamma Machettira, Prachi Choudhary, dan Vithya Ramraj finis terdepan dengan catatan 3:29,69, mengungguli Bahrain yang meraih perak lewat 3:30,21, sementara China melengkapi podium lewat perunggu.

Atletik Asian Games 2026 Resmi Berakhir, China Puncaki Klasemen Cabang Ini

Dengan rampungnya delapan final di atas, cabang atletik resmi menutup tujuh hari kompetisinya di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium sejak dibuka Rabu (23/9). Sepanjang pekan yang memperebutkan 50 nomor medali di lintasan, jalan raya, dan jalan cepat ini, China tampil sebagai kekuatan paling dominan dengan mengumpulkan 17 medali emas, jauh meninggalkan Jepang yang membukukan 10 emas di posisi kedua klasemen cabang atletik.

Bagi Indonesia, cabang atletik di Nagoya belum berbuah medali dari nomor lari maupun lempar sepanjang pekan ini. Namun secara keseluruhan, kontingen Merah Putih menutup pekan ini di posisi ke-15 klasemen medali Asian Games 2026 dengan raihan 3 emas, 7 perak, dan 20 perunggu. Asian Games 2026 sendiri masih akan berlanjut ke cabang-cabang olahraga lain hingga upacara penutupan resmi pada 4 Oktober mendatang.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.