Kembali
STORY 4 min read 11 May 2026

CFD Boulevard Makassar Jadi Ruang Favorit Warga

Matahari baru saja naik, langkah-langkah kaki mulai memenuhi sepanjang Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu pagi. Sejak pukul 05.00 WITA, kawasan yang berada tepat di depan Mall Panakkukang ini menjadi ruang publik raksasa yang dipenuhi warga dari berbagai pen…

CFD Boulevard Makassar Jadi Ruang Favorit Warga

Matahari baru saja naik, langkah-langkah kaki mulai memenuhi sepanjang Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu pagi. Sejak pukul 05.00 WITA, kawasan yang berada tepat di depan Mall Panakkukang ini menjadi ruang publik raksasa yang dipenuhi warga dari berbagai penjuru kota. 

Kawasan CFD Boulevard membentang di Jalan Boulevard Panakkukang sepanjang 730 meter antara persimpangan dengan Jalan A.P. Pettarani hingga kawasan Swiss-Bellin Panakkukang yang ada di Jl Adhyaksa. Sisi utara dari jalan boulevard diisi oleh area UMKM dan kuliner sementara sisi selatan dipergunakan oleh masyarakat untuk berolahraga atau menggelar aktivitas bersama komunitas.

Di sana, warga yang ingin menikmati suguhan kuliner berbagi ruang dengan masyarakat yang berolah raga ringan. Berdasarkan pantauan Minggu (10/5/2026), di satu sisi jalan, ratusan  warga tampak jogging santai, berlari kecil, hingga mengayuh sepeda bersama keluarga. 

Ada juga anak-anak muda bermain skateboard dan sepatu roda di jalur yang lengang, sementara sebagian warga sibuk melakukan stretching ringan sebelum berolahraga.

Di beberapa titik, musik senam aerobik dan zumba terdengar memecah suasana pagi. Komunitas olahraga menggelar sesi senam gratis yang ramai diikuti pengunjung dari berbagai usia. Jalan yang biasanya dipadati kendaraan berubah menjadi arena olahraga terbuka yang penuh energi.

Sementara di sisi lain, aroma aneka kuliner bercampur menjadi satu. Mulai dari jajanan tradisional Makassar seperti buroncong, songkolo, lumpia, pecel, bubur ayam, aneka minuman dingin, hingga makanan kekinian seperti zuppa soup, cake, pizza, dan dimsum, berjajar rapi di lapak-lapak UMKM. 

Di sisi jalan yang sama berderet, penjual pakaian, mainan anak, odong-odong, hingga pedagang hewan kecil seperti ayam, kalomang, dan kucing, yang ikut meramaikan suasana.

Area bersama

Car Free Day (CFD) Boulevard bagi warga Makassar kini memang bukan sekadar tempat olahraga. Kawasan ini telah menjelma menjadi ruang pertemuan warga kota. Jalan Boulevard sendiri sudah dikenal masyarakat Makassar sejak era 1990-an. Namun kawasan ini berkembang pesat setelah hadirnya Mall Panakkukang pada awal 2000-an. 

Kemudian pada 2017, Pemerintah Kota Makassar mulai menghadirkan CFD untuk memfasilitasi kebutuhan olahraga masyarakat Panakkukang di ruas sepanjang sekitar 730 meter.

Saat pandemi Covid-19 melanda pada 2020 hingga 2022, aktivitas CFD sempat dihentikan. Namun setelah dibuka kembali, kawasan ini justru berkembang menjadi pusat UMKM yang sangat ramai. Bahkan jumlah pedagang pernah mencapai 500 hingga 600 tenant.

Camat Panakkukang, Syahril, menyebut jumlah tenant yang terdaftar kini bahkan telah menembus lebih dari 800 pelaku usaha, meski kehadirannya bersifat bergantian. “Data terbaru sekitar 800 lebih tenant. Tapi memang tidak semuanya hadir setiap minggu. Namun secara umum, animo masyarakat sangat tinggi,” jelasnya.

Pada 2025, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham melakukan penataan ulang kawasan CFD Boulevard. Kini jalur olahraga dan area UMKM dipisahkan secara jelas. Satu ruas khusus diperuntukkan bagi aktivitas olahraga tanpa pedagang, sementara jalur lainnya diisi tenant UMKM yang telah diatur berdasarkan zonasi. 

Penjual kuliner ditempatkan di satu sisi, sedangkan pedagang pakaian, mainan, hingga wahana anak berada di sisi lainnya. Jumlah pedagang juga dibatasi sekitar 200 tenant setiap pekan dengan sistem grup A dan B yang bergantian berjualan agar kawasan tetap tertata.

Kian nyaman

Bagi warga, penataan yang dilakukan oleh pemerintah daerah membuat suasana CFD terasa lebih nyaman. Isma Azis Riu, dosen di Universitas Negeri Makassar, mengaku rutin datang bersama keluarganya untuk berolahraga sekaligus menikmati suasana pagi di pusat kota.

Ia menyebut kawasan itu terasa bersih, luas, dan dekat dari tempat tinggalnya “Sangat suka karena areanya bersih dan luas dan berada di pusat kota. Dekat juga dari rumah,” ujarnya saat ditemui, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, CFD Boulevard juga menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak karena banyak jajanan yang jarang ditemukan setiap hari. Ia berharap pengunjung tetap menjaga kebersihan kawasan.

“Asal diatur dengan rapi, sampah dibawa kembali. Itu akan jadi salah satu wisata yang menarik juga,” katanya.

Baginya, CFD tidak hanya soal olahraga. “Kadang jadi ajang silaturahim kalau bertemu teman-teman lama. Dan kadang ada senam pagi, zumba, yang bisa kita ikuti secara cuma-cuma,” tambahnya.

Hal serupa dirasakan Azizah, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama anaknya. Ia mengaku senang karena area CFD cukup luas sehingga anak-anak bisa bermain lebih bebas.

“Suka karena areanya luas untuk olahraga. Anak bisa bermain sepuasnya. Banyak juga penjual yang harganya tidak mahal,” ujarnya.

Setiap Minggu pagi hingga pukul 10.00 WITA, Boulevard seolah memiliki wajah yang berbeda. Jalan besar yang pada hari biasa dipenuhi kendaraan berubah menjadi ruang bersama tempat warga Makassar berolahraga, berburu jajanan, bercengkerama, hingga melepas penat. (*)

Laporan dari kontributor Makassar, Ina Maharani

EXPLORE 20FIT

More ways to move.