Basket Putri Indonesia vs Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026
Timnas basket putri Indonesia dipastikan menghadapi Korea Selatan, juara Grup C tak terkalahkan, pada perempat final Asian Games 2026 di Aichi International Arena, Nagoya, Kamis (24/9/2026).
Duel basket putri Indonesia vs Korea Selatan resmi menjadi laga perempat final Asian Games 2026. Pertandingan dijadwalkan Kamis (24/9/2026) pukul 10.00 waktu setempat di Aichi International Arena, Nagoya, mempertemukan Indonesia dengan Korea Selatan yang menyapu bersih fase Grup C.
Baca Cepat
- Basket putri Indonesia dipastikan menghadapi Korea Selatan di perempat final Asian Games 2026, Kamis (24/9/2026) pukul 10.00 waktu setempat atau 08.00 WIB di Aichi International Arena, Nagoya.
- Korea Selatan melaju sebagai juara Grup C dengan rekor sempurna tiga kemenangan: 106-40 atas Malaysia, 88-61 atas Mongolia, dan 73-59 atas Taiwan.
- Tim peringkat ke-15 dunia versi FIBA itu tampil tanpa dua bintang andalan: pivot Park Jisu yang absen karena cedera, dan guard Park Ji-hyun yang tak bergabung ke skuad meski membela Los Angeles Sparks di WNBA.
- Tiga laga perempat final lain digelar di hari yang sama: Mongolia vs China, Taiwan vs Filipina, serta tuan rumah Jepang vs Thailand.
Jadwal Basket Putri Indonesia vs Korea Selatan di Perempat Final
Kepastian lawan datang tak lama setelah seluruh laga fase grup rampung. Timnas Bola Basket Putri Indonesia akan menghadapi Korea Selatan di Aichi International Arena, Nagoya, pada Kamis (24/9/2026) pukul 10.00 waktu setempat, atau 08.00 WIB.
Laga ini menjadi satu dari empat pertandingan perempat final yang seluruhnya berlangsung di hari yang sama. Selain Indonesia melawan Korea Selatan, publik juga akan menyaksikan Mongolia menghadapi China, Taiwan berhadapan dengan Filipina, serta tuan rumah Jepang melawan Thailand.
Korea Selatan Sapu Bersih Fase Grup C
Berbeda dengan Indonesia yang finis dengan satu kemenangan satu kekalahan di Grup A, Korea Selatan melangkah ke perempat final dengan modal sempurna. Tim peringkat ke-15 dunia versi FIBA ini menang telak 106-40 atas Malaysia, dilanjutkan kemenangan 88-61 atas Mongolia, sebelum menutup fase grup dengan kemenangan 73-59 atas Taiwan yang sempat memberi perlawanan ketat.
Pada laga melawan Taiwan itu, Choi Yi-saem tampil sebagai penampil terbaik dengan 17 poin termasuk tiga tembakan tiga angka. Kapten Kang Yi-seul menambah 14 poin dengan dua tembakan dari luar garis, sementara Lee So-hee mencetak 11 poin, disusul Jin An dan Heo Ye-eun yang masing-masing menyumbang 10 poin.
Dua Bintang Absen, Peluang buat Indonesia?
Kekuatan Korea Selatan sebenarnya tampil tanpa dua nama pentingnya. Pivot utama Park Jisu absen karena cedera, sementara guard Park Ji-hyun yang musim reguler membela Los Angeles Sparks di WNBA juga tak bergabung ke skuad Asian Games. Ketiadaan keduanya membuat Korea Selatan hanya diperkuat 11 pemain, tanpa pelapis di posisi center murni.
Meski begitu, Korea Selatan tetap berstatus unggulan berat. Mereka tengah memburu gelar emas kelima sepanjang sejarah keikutsertaan di Asian Games, sekaligus yang pertama sejak sukses di Incheon 2014 atau dua belas tahun lalu, setelah hanya meraih perunggu pada edisi Hangzhou 2022.
Modal dan Evaluasi Indonesia Usai Fase Grup
Indonesia melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Thailand 61-52 pada laga pembuka Grup A, sebelum takluk 41-110 dari juara bertahan China di laga penutup. Hasil itu tetap membawa Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan kawan-kawan finis di posisi kedua klasemen dengan modal satu kemenangan satu kekalahan.
Usai laga melawan China, pelatih Gitautas Kievinas mengakui ada gap kualitas yang lebar, namun tetap mengapresiasi performa kuarter pertama. “Memang ada gap, tetapi saya senang dengan permainan kuarter pertama. Mereka bermain penuh animo, semoga bertahan lebih lama,” ujar Kievinas. Ia menambahkan, “Kami melihat mereka juga manusia dan merasakan kesakitan. Saya berharap kami segera percaya diri menghadapi tim elite lebih lama.”
Kini, fokus staf pelatih beralih sepenuhnya untuk mengevaluasi lini pertahanan menjelang laga melawan Korea Selatan. Jika China mengandalkan postur tinggi di bawah ring, Korea Selatan lebih banyak membongkar pertahanan lawan lewat tembakan tiga angka seperti yang ditunjukkan Choi Yi-saem, sehingga disiplin menjaga garis tiga angka bakal jadi kunci utama Indonesia.
Mengejar atau Melampaui Sejarah Hangzhou 2022
Lolos ke perempat final kali ini menyamai capaian Indonesia empat tahun lalu di Hangzhou, saat langkah Merah Putih dihentikan Jepang dengan skor 47-89 di babak yang sama. Kali ini lawannya berbeda, namun tantangan yang dihadapi tak kalah berat mengingat status Korea Selatan sebagai salah satu kekuatan basket putri Asia.
Bagi Dewa Ayu dan kawan-kawan, laga melawan Korea Selatan menjadi kesempatan membuktikan bahwa kekalahan telak dari China hanya catatan sementara, bukan cerminan performa sesungguhnya menjelang babak gugur.
Nagoya Jadi Panggung Pembuktian Kamis Ini
Kemenangan atas Korea Selatan akan membawa Indonesia ke semifinal yang dijadwalkan berlangsung 25 September, sekaligus melampaui capaian delapan besar yang diraih di Hangzhou 2022. Sebaliknya, kekalahan berarti Indonesia harus puas menyamai hasil edisi sebelumnya dan tersingkir di perempat final untuk kedua kalinya secara beruntun.
Seluruh perhatian publik basket Indonesia kini tertuju pada Aichi International Arena, Kamis pagi waktu setempat, saat Dewa Ayu dan kawan-kawan mencoba menembus salah satu kekuatan basket putri Asia demi memastikan tempat di semifinal Asian Games 2026.
Artikel ini dirangkum dari:
- Medcom.id: Jadwal Timnas Basket Putri Indonesia vs Korea di Perempat Final Asian Games 2026 tautan
- Mainbasket.com: Indonesia Jumpa Korea Selatan di Perempat Final Asian Games 2026 tautan
- StarNews Korea: South Korean Women’s Basketball Team Shakes Off Taiwan’s Chase to Achieve ‘Three Straight Wins’ tautan
- Viva.co.id: Dibantai China 41-110 di Asian Games 2026, Pelatih Timnas Basket Putri Indonesia Akui Ada Gap tautan