Kembali
PADEL 6 min read 30 September 2026

Fadona/Fitriani Cetak Sejarah, Tembus Perempat Final Padel Asian Games 2026

Ganda putri Indonesia Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini melaju ke perempat final padel Asian Games 2026 usai mengalahkan Kuwait 6-1, 6-0, dan akan menantang unggulan pertama Jepang. Dua pasangan Indonesia lain, Novela/Beatrice dan Armando/Valentinus, tampil di babak 16 besar hari ini.

Pemain padel memukul bola forehand di lapangan sintetis biru berdinding kaca saat laga ganda
Foto: Sherif Alyamany/Wikimedia Commons (domain publik) — ilustrasi aksi ganda putra padel di turnamen klub SD, Kairo, Juli 2026; bukan foto dari laga Asian Games 2026 Nagoya

Indonesia akhirnya menuai hasil positif dari cabang padel Asian Games 2026 Nagoya. Ganda putri Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini memastikan tempat di perempat final usai mengalahkan wakil Kuwait, Mariam Alsarraj/Dalal Alqenaei, dua set langsung 6-1 dan 6-0 pada babak 16 besar di Nagoya City Higashi Sports Center, Selasa (29/9/2026), sekaligus tercatat sebagai pasangan padel Indonesia pertama yang menembus perempat final di ajang ini. Hari ini, Rabu (30/9/2026), giliran dua pasangan Indonesia lain, Novela Putria/Beatrice Gumulya dan Armando Soemarno/Valentinus Dyas, berjuang di babak 16 besar melawan wakil Iran dan Jepang untuk memperbesar peluang Indonesia.

Baca Cepat

  • Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini menang 6-1, 6-0 atas Mariam Alsarraj/Dalal Alqenaei (Kuwait) pada babak 16 besar padel Asian Games 2026, Selasa (29/9/2026), dan melaju ke perempat final.
  • Di perempat final, Fadona/Fitriani akan menghadapi unggulan pertama tuan rumah Jepang, Chifumi Sato/Kotomi Ozawa, yang sebelumnya menang dua set langsung atas wakil Qatar.
  • Dua pasangan Indonesia lain tampil di babak 16 besar hari ini, Rabu (30/9/2026): Novela Putria/Beatrice Gumulya melawan Iran pukul 09.00 WIB, dan Armando Soemarno/Valentinus Dyas melawan Jepang pukul 10.00 WIB; hasil keduanya belum tercatat media hingga artikel ini ditulis.
  • PBPI menargetkan minimal satu medali dari debut padel di Asian Games ini, dengan sektor putri dipandang berpeluang terbesar berkat modal medali perunggu di FIP Asia Padel Cup 2025 Doha.

Fadona/Fitriani Ukir Sejarah, Jadi Wakil Indonesia Pertama ke Perempat Final

Satu hari setelah ganda putra Giorgio Soemarno/Christian Alvin Edison tersingkir di laga pembuka padel Asian Games 2026, kontingen Indonesia akhirnya mendapat kabar yang jauh lebih menggembirakan. Ganda putri Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini memastikan diri melaju ke perempat final usai menundukkan wakil Kuwait, Mariam Alsarraj/Dalal Alqenaei, dengan skor 6-1 dan 6-0 pada babak 16 besar yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Selasa (29/9/2026). Laga yang berlangsung selama 59 menit itu sekaligus mencatatkan Fadona/Fitriani sebagai pasangan padel Indonesia pertama yang menembus perempat final sejak cabang olahraga ini resmi dipertandingkan di Asian Games.

Pencapaian ini menjadi angin segar bagi kontingen padel Indonesia yang sehari sebelumnya harus menerima kenyataan pahit ketika Giorgio/Alvin takluk 1-6 dan 4-6 dari pasangan Filipina Jason Lapidus/Argil Cañizares di babak yang sama. Dengan hasil Fadona/Fitriani ini, Indonesia kini punya wakil konkret di papan atas nomor ganda putri, sektor yang sejak awal digadang-gadang PBPI sebagai peluang terbesar meraih medali pada debut padel di ajang multicabang Asia tersebut.

Jalannya Laga: Dominasi Penuh Dua Set atas Kuwait

Berdasarkan catatan pertandingan, Fadona/Fitriani tampil percaya diri sejak game-game awal dan tidak memberi banyak ruang bagi Alsarraj/Alqenaei untuk mengembangkan permainan. Di set pertama, pasangan Indonesia unggul cepat dan menutup set dengan skor 6-1. Dominasi berlanjut di set kedua, di mana Fadona/Fitriani bahkan tidak kehilangan satu game pun, menyegel kemenangan dengan skor telak 6-0 dan memastikan tiket ke perempat final tanpa drama berarti.

Kemenangan straight-set dengan selisih skor sebesar itu menunjukkan kesiapan matang kedua pemain, sekaligus menjadi modal berharga menjelang laga yang jauh lebih berat di perempat final. Performa ini turut mengonfirmasi bahwa persiapan panjang lewat pemusatan latihan di Spanyol beberapa bulan terakhir mulai membuahkan hasil bagi sektor putri, tampil lebih matang dibanding catatan sektor putra pada laga pembuka sehari sebelumnya.

Perlengkapan Padel Rekomendasi Redaksi
Wilson OPTIX V1 Padel Rackets
Raket padel ringan dengan sweet spot lega, cocok untuk pemain yang ingin mengasah konsistensi pukulan seperti ganda putri Indonesia di Nagoya.
Lihat →
Wilson FLOWER Overgrip 3 in 1 Grip Tenis Grip Padel Tennis Overgrip Padel Overgrip WR8446301
Overgrip anti-slip yang menjaga genggaman tetap stabil saat rally panjang, esensial untuk pukulan presisi di lapangan indoor.
Lihat →
Wilson Padel X3 Performance Balls Bola Padel
Bola padel standar kompetisi dengan pantulan konsisten, pilihan tepat untuk latihan rutin maupun sesi sparring intensif.
Lihat →

Lawan Berat Menanti: Unggulan Pertama Tuan Rumah di Perempat Final

Tantangan berikutnya bagi Fadona/Fitriani datang dari lawan yang jauh lebih berat. Di perempat final, mereka akan berhadapan dengan unggulan pertama nomor ganda putri sekaligus wakil tuan rumah, Chifumi Sato/Kotomi Ozawa, yang melenggang ke babak ini usai mengalahkan wakil Qatar, Maha Faramarzi/Alya Murad, dua set langsung pada babak 16 besar. Status unggulan teratas dan dukungan penuh publik tuan rumah membuat Sato/Ozawa layak diwaspadai sebagai salah satu kandidat kuat peraih medali emas nomor ganda putri.

Berdasarkan format resmi turnamen padel Asian Games 2026 yang dirilis Federasi Padel Internasional (FIP), babak 16 besar berlangsung 29-30 September, dilanjutkan perempat final pada 1 Oktober, semifinal 2 Oktober, sebelum laga perebutan medali perunggu dan final menutup rangkaian pada 3 Oktober di Nagoya City Higashi Sports Center. Artinya, laga Fadona/Fitriani melawan Sato/Ozawa kemungkinan besar berlangsung Kamis (1/10/2026), dengan jadwal pasti menyusul diumumkan panitia.

Dua Laga Lagi Hari Ini: Novela/Beatrice dan Armando/Valentinus Berburu Tiket

Selain Fadona/Fitriani, Indonesia menurunkan satu ganda putri lagi di nomor ini. Novela Putria/Beatrice Gumulya dijadwalkan menghadapi pasangan Iran, Sahabeh Fard/Zahra Kahrizi, pada babak 16 besar hari ini, Rabu (30/9/2026) pukul 09.00 WIB. Novela bukan nama asing di kancah padel internasional setelah pada Mei 2026 menjadi atlet Indonesia pertama yang juara turnamen berlabel FIP lewat gelar FIP Bronze Yogyakarta 2026. Hingga artikel ini ditulis, hasil laga tersebut belum tercatat media.

Giliran sektor putra, Armando Soemarno/Valentinus Dyas yang sejak pemusatan latihan di Spanyol disiapkan sebagai kombinasi inti ganda putra, tampil di babak 16 besar melawan wakil Jepang pukul 10.00 WIB untuk memperbaiki catatan sektor putra yang sebelumnya kehilangan satu wakil lewat kekalahan Giorgio/Alvin. Sama seperti laga Novela/Beatrice, hasil pertandingan ini juga belum tersedia hingga artikel diturunkan.

PBPI Bidik Satu Medali, Sektor Putri Jadi Andalan

Torehan Fadona/Fitriani menembus perempat final selaras dengan target realistis yang sejak awal dipatok Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI). Wakil Ketua PBPI Akash Natani sebelumnya menyebut pihaknya menargetkan minimal satu medali dari debut padel di Asian Games ini, mengingat nomor ini hanya memperebutkan dua keping emas dari sektor putra dan putri. Sektor putri dipandang sebagai peluang terbesar berkat modal medali perunggu yang diraih tim putri Indonesia di ajang FIP Asia Padel Cup 2025 Doha, sementara sektor putra lebih difokuskan menimba jam terbang menghadapi pasangan-pasangan terbaik Asia.

Wakil Ketua I PBPI Mochtar Sarman turut menegaskan federasi sengaja tidak membebani atlet dengan target emas mengingat padel baru seumur jagung bagi Indonesia di level Asian Games. Fitriani Sabatini sendiri bukan pemain tanpa jam terbang internasional: pada FIP Bronze Banten 2026 pertengahan Juli lalu, ia yang saat itu berpasangan dengan petenis Venezuela Jessica Lucinda Palma Cruz sukses menembus semifinal sebelum takluk dari pasangan Jerman-Belanda Victoria Kurz/Marcella Koek, bekal pengalaman yang kini mulai membuahkan hasil di Nagoya.

Nagoya Momentum: Padel Indonesia Menuju Fase Penentu

Apa pun hasil dua laga hari ini, Fadona/Fitriani sudah lebih dulu mengukir sejarah dengan memastikan Indonesia punya wakil di perempat final pada penampilan perdana padel di Asian Games. Jika Novela/Beatrice mampu mengatasi perlawanan Iran dan Armando/Valentinus membuahkan hasil positif atas Jepang, peluang Indonesia menambah wakil di babak delapan besar sekaligus memperbesar prospek medali akan makin terbuka lebar.

Empat hari ke depan menjadi fase penentu bagi kontingen padel Indonesia di Nagoya: babak 16 besar tuntas 30 September, perempat final 1 Oktober, semifinal 2 Oktober, hingga perebutan medali perunggu dan final pada 3 Oktober. Publik penggemar olahraga raket Tanah Air kini punya alasan lebih besar untuk terus memantau perkembangan dari Jepang, menyusul modal positif yang sudah ditorehkan Fadona/Fitriani di tengah pekan ini.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.