Kembali
PADEL 4 min read 21 August 2026

Jelang Madrid P1: Coello/Tapia vs Galán/Chingotto Kembali Panas Setelah Jeda Musim Panas

Jelang Premier Padel Madrid P1 (1–6 September 2026): ranking terbaru, unggulan, dan rivalitas Coello/Tapia vs Galán/Chingotto setelah jeda musim panas.

Jelang Madrid P1: Coello/Tapia vs Galán/Chingotto Kembali Panas Setelah Jeda Musim Panas
Arturo Coello dan Agustin Tapia beraksi di Premier Padel 2026. Foto: Premier Padel.

Tour padel dunia bangun dari libur akhir musim panas. Di Movistar Arena Madrid (1–6 September 2026), dua pasangan terkuat planet ini kembali beradu — dan kamu wajib tahu siapa yang lagi di atas angin sebelum bola pertama dipukul.

Sebelum lampu arena Madrid menyala, papan skor tour sudah bercerita banyak. Saat sirkuit rehat menjelang paruh kedua musim, Arturo Coello dan Agustín Tapia duduk kokoh di puncak ranking dunia FIP — per 17 Agustus 2026, keduanya berbagi posisi nomor satu dengan 21.051 poin. Di belakang mereka, sang penantang abadi Alejandro Galán dan Federico Chingotto menempel di peringkat tiga bersama dengan 17.863 poin. Jaraknya lebih dari tiga ribu poin, tapi jangan tertipu: sepanjang 2026, dua pasangan ini bergantian saling menjatuhkan.

Kalau kamu baru ikut memantau padel musim ini, inilah momen paling pas untuk masuk. Madrid P1 adalah turnamen besar pertama setelah jeda, gerbang menuju rangkaian padat menuju akhir tahun. Dan rivalitas yang menanti di sana punya semua bahan sebuah drama olahraga kelas dunia.

Sebelum Jeda vs Yang Dinanti di Madrid

Cara termudah memahami situasi menjelang Madrid adalah menaruh dua kondisi ini berdampingan.

Sebelum jeda musim panasYang dinanti di Madrid
Coello/Tapia juara Bordeaux P2 (Jun–Jul), menekuk Galán/Chingotto 5-7, 7-6, 6-2Bisakah Coello/Tapia lanjutkan dominasi setelah libur panjang?
Coello & Tapia berbagi ranking No. 1 dunia (21.051 poin)Galán/Chingotto memburu selisih 3.000+ poin di lapangan keras Movistar Arena
Galán/Chingotto tampil sebagai penantang paling konsisten sepanjang 2026Madrid P1 edisi ke-5, gerbang menuju Paris Major (7–13 September)
Di final Madrid 2025, Coello/Tapia justru kalah dari kejutan tuan rumahCoello/Tapia ingin balas dendam sekaligus rebut kembali gelar yang pernah mereka menangi 2023 & 2024

Ringkasnya: pasangan nomor satu datang membawa momentum kemenangan terakhir, tapi juga membawa luka lama di kota yang sama.

Ranking Terbaru dan Unggulan

Inilah potret puncak ranking dunia putra FIP per 17 Agustus 2026 — angka yang menentukan status unggulan di Madrid.

PeringkatPemainNegaraPoin
1Arturo CoelloSpanyol21.051
1Agustín TapiaArgentina21.051
3Alejandro GalánSpanyol17.863
3Federico ChingottoArgentina17.863
5Juan LebrónSpanyol8.310
6Leandro AugsburgerArgentina7.703
7Franco StupaczukArgentina6.570
8Miguel YanguasSpanyol6.356
9Francisco NavarroSpanyol5.946
10Jorge NietoSpanyol5.291

Dari sini, unggulan utama Madrid praktis sudah kelihatan. Selain dua pasangan teratas, waspadai duo yang naik daun: Franco Stupaczuk dan Juan Lebrón yang berpadu menjadi ancaman papan atas, serta Miguel Yanguas dan Jorge Nieto sebagai unggulan berikutnya. Mereka bukan sekadar pelengkap — di padel modern, satu set yang lengah bisa menjungkalkan siapa pun.

Rivalitas yang Membelah Musim 2026

Kalau ada satu benang merah musim ini, itu adalah tarik-menarik Coello/Tapia lawan Galán/Chingotto. Keduanya berulang kali bertemu di partai puncak. Di Miami (Maret), Galán/Chingotto yang menang. Di Bordeaux (menjelang jeda), giliran Coello/Tapia membalik keadaan lewat pertarungan tiga set. Musim ini terasa seperti pertukaran pukulan yang tak kunjung usai — setiap gelar seolah dibalas gelar.

“Kami tahu Galán dan Chingotto tidak akan memberi kami ruang bernapas. Setiap final melawan mereka terasa seperti pertarungan baru.”

— Arturo Coello, pemain padel nomor satu dunia

Yang membuat Madrid menarik: lapangan keras Movistar Arena dan atmosfer tuan rumah Spanyol biasanya menguntungkan gaya menyerang. Tapi ingat, tahun lalu justru di panggung inilah Coello/Tapia dijatuhkan pasangan kejutan di final. Artinya, tidak ada jaminan bagi siapa pun — bahkan bagi sang nomor satu.

Jadwal, Venue, dan Cara Nonton

Turnamen resminya bertajuk Comunidad de Madrid Premier Padel P1 by Oysho, edisi kelima di ibu kota Spanyol.

InfoDetail
Babak kualifikasi29–31 Agustus 2026 (Coslada — gratis ditonton langsung)
Babak utama1–6 September 2026
VenueMovistar Arena, Madrid
Semifinal5 September (mulai pukul 12:00 waktu setempat)
Final6 September (mulai pukul 16:00 waktu setempat)
Setelah MadridParis Major, 7–13 September 2026

Untuk menonton dari Indonesia, siaran Premier Padel umumnya tersedia lewat kanal resmi mereka di YouTube dan platform mitra penyiaran internasional. Perhatikan selisih waktu: Madrid berada di zona CEST, sekitar 5 jam di belakang WIB, jadi final Minggu sore di Madrid berarti kamu menontonnya menjelang tengah malam WIB.

Relevansi Indonesia: Padel Lagi Meledak

Kenapa berita dari Madrid ini terasa dekat? Karena padel sedang jadi olahraga yang paling cepat tumbuh di Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, lapangan padel bermunculan di Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, hingga Bali. Komunitasnya ramai di media sosial, kelas pemula selalu penuh, dan banyak selebritas serta atlet dari cabang lain ikut mencoba.

Kabar baiknya, padel itu ramah pemula. Lapangannya lebih kecil dari tenis, dindingnya boleh dipakai memantulkan bola, dan dimainkan berpasangan — jadi rally cenderung lebih panjang dan seru sejak menit pertama.

“Padel itu mudah dimulai, susah dilepas. Sekali kamu merasakan rally pertama yang seru, kamu langsung ketagihan.”

— Federico Chingotto, pemain padel peringkat tiga dunia

Kalau kamu ingin ikut, langkahnya sederhana: cari klub padel terdekat lewat aplikasi booking lapangan, sewa raket di tempat untuk sesi pertama, ajak satu teman, dan ambil kelas pemula. Menonton bagaimana Coello, Tapia, Galán, dan Chingotto membaca sudut dinding dan menempatkan bola justru bisa jadi guru terbaik untuk teknik dasarmu.

Yang Layak Kamu Tunggu

Pertanyaan besar Madrid: apakah jeda musim panas mendinginkan mesin Coello/Tapia, atau justru mengisi ulang tenaga mereka untuk sprint akhir tahun? Galán/Chingotto punya motivasi jelas — memangkas selisih poin sebelum rangkaian turnamen besar berikutnya menumpuk. Dan jangan lupakan pasangan lapis kedua yang siap membuat kejutan seperti tahun lalu.

Satu hal yang pasti: begitu Madrid P1 bergulir, musim padel memasuki babak paling menentukan. Tandai kalendermu.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.