Hasil Denmark Open 2026: 5 Wakil Indonesia ke 16 Besar
Lima dari 14 wakil Indonesia bertahan ke babak 16 besar Victor Denmark Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 750 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark. Jonatan Christie (unggulan 4 dan juara bertahan), Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta…
Lima dari 14 wakil Indonesia bertahan ke babak 16 besar Victor Denmark Open 2026, turnamen BWF World Tour Super 750 di SJF Bank Arena, Odense, Denmark. Jonatan Christie (unggulan 4 dan juara bertahan), Alwi Farhan, Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum lolos, sedangkan sembilan wakil lain gugur atau mundur pada babak pertama, Selasa (13/10) dan Rabu (14/10). Di 16 besar Kamis (15/10/2026), Jonatan harus berhadapan dengan Alwi, sehingga Indonesia dipastikan punya satu wakil di perempat final. Hingga laporan ini disusun sebelum pukul 14.00 WIB, belum ada laga 16 besar yang dimainkan.
Baca Cepat
- Lima dari 14 wakil Indonesia lolos ke 16 besar; sembilan lainnya kalah atau mundur, termasuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang menarik diri karena nyeri siku Daniel.
- Hari pertama (13/10) berakhir tanpa satu pun kemenangan, lalu hari kedua (14/10) menghasilkan lima kemenangan dan tiga kekalahan.
- Jonatan (unggulan 4) melawan Alwi di 16 besar, diperkirakan sekitar pukul 22.55 WIB; pemenangnya memastikan satu tiket perempat final Indonesia.
- Putri Kusuma Wardani turun pertama pukul 14.00 WIB, disusul Rachel/Febi dan Fajar/Fikri pada sore hingga malam WIB menurut perkiraan BWF.
Lima dari 14 Wakil Masih Bertahan
Indonesia mengirim 14 wakil ke Odense, dan setelah babak 32 besar rampung pada Rabu (14/10) lima di antaranya lolos: Jonatan dan Alwi di tunggal putra (dua dari tiga), Putri Kusuma Wardani di tunggal putri (satu dari satu), Fajar/Fikri di ganda putra (satu dari lima), dan Rachel/Febi di ganda putri (satu dari tiga). Ganda campuran habis karena Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu sama-sama kalah.
Dari 13 wakil yang benar-benar bertanding, delapan kalah. Satu pasangan lagi, Leo/Daniel, mundur sebelum bermain.
Hari Pertama: Lima Kalah, Leo/Daniel Mundur
Selasa (13/10) berakhir tanpa kemenangan bagi Merah Putih. Moh Zaki Ubaidillah kalah 8-21, 18-21 dari Victor Lai (Kanada, unggulan 8), juara Indonesia Open 2026. Di ganda putra, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (unggulan 7) takluk 18-21, 21-19, 10-21 dari Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita (Jepang), Raymond Indra/Nikolaus Joaquin kalah 19-21, 17-21 dari unggulan 8 Ben Lane/Sean Vendy (Inggris), dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi kalah 14-21, 20-22 dari Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi (China). Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (unggulan 8) menang 21-9 di gim pertama, tetapi kalah 20-22, 14-21 dari Lauren Lam/Allison Quynh Lee (Amerika Serikat). Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, peraih emas Asian Games 2026, mundur sehingga Chen Bo Yang/Liu Yi (China) menang WO. Pelatih ganda putra Antonius Budi Ariantho menyebut siku Daniel nyeri setelah latihan malam sebelumnya dan penanganan fisioterapi belum meredakannya, lalu berharap keduanya bisa tampil di French Open pekan depan.
Di luar skor, adaptasi menjadi tema yang muncul berulang dalam komentar para pemain. Raymond/Joaquin mengaku lambat menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Tim sendiri baru tiba di Odense pada Sabtu (10/10), sekitar 10 hari setelah tugas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir, dan sesi gym pertama pada Minggu (11/10) berisi stretching, mobility, serta pemeliharaan kekuatan dan daya tahan, dengan sebagian atlet memakai foam roller untuk meredakan kelelahan. Bagi pemain rekreasi, pola yang sama berlaku: pemulihan, adaptasi terhadap laju shuttlecock, dan perlengkapan yang nyaman untuk bermain rapi di depan net sama pentingnya dengan pukulan keras.


Hari Kedua: Lima Menang, Tiga Gugur
Rabu (14/10) membawa perbaikan. Alwi Farhan mengalahkan Ayush Shetty (India) 21-11, 13-21, 21-10 dalam 1 jam 4 menit, dan menyebut sisi lapangan yang melawan angin menyulitkan lambungan bola. Jonatan Christie menyingkirkan Lin Chun-Yi (Chinese Taipei) 21-13, 21-14 hanya dalam 40 menit; ia mengaku hembusan angin lebih terasa dibanding saat uji lapangan dua hari sebelumnya. Putri Kusuma Wardani (unggulan 5) menang 21-16, 21-13 atas Supanida Katethong (Thailand), sekaligus membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya. Fajar/Fikri (unggulan 3) melewati pasangan tuan rumah Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen 24-22, 21-14, dan Rachel/Febi (unggulan 5) menang 21-18, 21-18 atas Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Chinese Taipei).
Tiga wakil lain gugur. Dejan/Felisha, yang baru melakoni debut sebagai pasangan, kalah 13-21, 16-21 dari Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang (Chinese Taipei). Amri/Nita sempat unggul 20-17 di gim pertama, tetapi kalah 22-24, 11-21 dari unggulan 6 Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China). Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyusul setelah kalah 17-21, 16-21 dari Kim Yu Jung/Lee Yu Lim (Korea Selatan).
Jadwal 16 Besar Menurut Urutan Resmi BWF
Urutan pertandingan resmi BWF menempatkan empat laga Indonesia pada Kamis (15/10) di tiga lapangan. Angka 14.00 WIB yang sering disebut dalam jadwal hanya berlaku bagi laga pembuka Putri Kusuma Wardani melawan Huang Yu Hsun di Lapangan 1, yang mulai pukul 09.00 waktu Odense. Tiga laga lain berstatus perkiraan: Rachel/Febi melawan Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela di Lapangan 2 sekitar pukul 18.10 WIB, Fajar/Fikri melawan Christian Kjær/Rasmus Kjær di Lapangan 1 sekitar pukul 19.50 WIB, dan Jonatan melawan Alwi di Lapangan 3 sekitar pukul 22.55 WIB. Jadwal dapat bergeser mengikuti durasi laga sebelumnya, dan BWF menandai duel Jonatan lawan Alwi sebagai dapat berubah.
Setelah 16 besar, perempat final digelar Jumat (16/10), semifinal Sabtu (17/10), dan final Minggu (18/10). Turnamen Super 750 ini menyediakan total hadiah US$950.000, dan skor langsung bisa diikuti lewat situs BWF.
Empat Duel Penentu Tiket Perempat Final
Jonatan, sang juara bertahan, unggul 2-0 atas Alwi, dan keduanya berakhir lewat tiga gim (skor dari sisi Jonatan): 18-21, 21-14, 21-15 di semifinal Korea Open 2025 serta 17-21, 21-17, 21-16 di 16 besar Indonesia Open 2026. Alwi merebut gim pembuka di kedua laga itu, tetapi belum pernah menang atas seniornya. Jonatan mengaku senang melihat peningkatan Alwi tahun ini dan menyebut keduanya sering berlatih bersama di Pelatnas. Pemenang duel ini akan menghadapi pemenang Anders Antonsen (Denmark, unggulan 5) melawan Jason Gunawan di perempat final.
Tiga wakil unggulan lain menghadapi lawan non-unggulan. Putri unggul 2-1 dalam rekor pertemuan dengan Huang dan menang pada duel terakhir di Japan Open, sedangkan Huang lolos setelah menang 21-6, 13-21, 21-14 di babak pertama; pemenangnya bertemu pemenang Wang Zhi Yi (China, unggulan 2) melawan Han Qian Xi. Fajar/Fikri, finalis 2025, menghadapi Kjær/Kjær yang menyingkirkan Man Wei Chong/Tee Kai Wun (Malaysia) 21-16, 22-20; jalur perempat finalnya melalui pemenang Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul melawan He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Rachel/Febi bertemu Treesa/Gayatri, yang menurut CNN Indonesia berperingkat 18 dunia, dan pemenangnya menanti hasil Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam melawan unggulan 2 Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Yang Perlu Dipantau Penggemar
Jumlah wakil Indonesia di perempat final bisa berkisar antara satu hingga empat, bergantung pada hasil Putri, Fajar/Fikri, dan Rachel/Febi. Setelah Odense, tur Eropa berlanjut ke French Open Super 750 (20 hingga 25 Oktober) dan Hylo Open Super 500 (27 Oktober hingga 1 November), jadwal padat yang membuat pemulihan sama krusialnya dengan strategi di lapangan.
Bagi pembaca yang gemar bermain bulu tangkis, ritme turnamen ini menjadi pengingat sederhana: sisihkan waktu untuk peregangan, mobilitas, dan istirahat di sela sesi latihan, terutama setelah perjalanan jauh atau jadwal bermain yang rapat.
Artikel ini dirangkum dari:
- BWF World Tour, hasil dan urutan pertandingan Victor Denmark Open 2026 tautan
- BWF World Tour, bagan undian Victor Denmark Open 2026 tautan
- PBSI, Denmark Open 2026: Alwi vs Jonatan di 16 Besar (hasil dan komentar atlet) tautan
- PBSI, Denmark Open 2026: Tiga Ganda Putra Langsung Terhenti, Leo/Daniel Mundur tautan
- CNN Indonesia, Jadwal 5 Wakil Indonesia di 16 Besar Denmark Open 2026 tautan
- Republika, Jonatan menang atas Alwi di Indonesia Open 2026 (rekor pertemuan) tautan