Kembali
NEWS 6 min read 14 October 2026

Jadwal Asian Para Games 2026: Cabor dan Kontingen Indonesia

Asian Para Games 2026, edisi kelima pesta olahraga multicabang bagi atlet disabilitas Asia, dijadwalkan dibuka Minggu, 18 Oktober 2026, di Aichi-Nagoya, Jepang, dan ditutup Sabtu, 24 Oktober. Sebanyak 492 nomor medali emas dipertandingkan di 18 cabang olahraga (19 disiplin) yang …

Foto ilustrasi: tampak luar Paloma Mizuho Stadium di Nagoya, venue utama Asian Para Games 2026, saat Asian Games 19 September 2026
Foto ilustrasi: Paloma Mizuho Stadium di Nagoya, venue utama Asian Para Games 2026. Foto: Aspere/Wikimedia Commons (CC0)

Asian Para Games 2026, edisi kelima pesta olahraga multicabang bagi atlet disabilitas Asia, dijadwalkan dibuka Minggu, 18 Oktober 2026, di Aichi-Nagoya, Jepang, dan ditutup Sabtu, 24 Oktober. Sebanyak 492 nomor medali emas dipertandingkan di 18 cabang olahraga (19 disiplin) yang tersebar di 19 venue di Prefektur Aichi dan Shizuoka, dengan Paloma Mizuho Stadium di Nagoya sebagai arena utama. Indonesia mengirim 103 atlet di 12 cabang olahraga dan membidik 7 emas, 8 perak, serta 17 perunggu. Berikut panduan jadwal, cabang olahraga, kontingen Merah Putih, dan cara memantau pertandingan dari Tanah Air.

Baca Cepat

  • Upacara pembukaan digelar Minggu, 18 Oktober, pukul 18.00 waktu Jepang (JST) atau 16.00 WIB, sedangkan penutupan berlangsung Sabtu, 24 Oktober.
  • Pertandingan mulai bergulir Jumat, 16 Oktober, tetapi medali emas pertama baru diperebutkan Senin, 19 Oktober, dari total 492 nomor di 18 cabang olahraga.
  • Hari paling padat adalah Jumat, 23 Oktober, dengan 121 emas, termasuk seluruh 22 emas para bulu tangkis.
  • Indonesia menurunkan 103 atlet di 12 cabang olahraga; penyiar resmi di Indonesia belum terkonfirmasi, sehingga kanal resmi NPC Indonesia dan penyelenggara menjadi rujukan.

Jadwal Resmi: Pembukaan 18 Oktober, Penutupan 24 Oktober

Asian Para Games 2026 berlangsung tujuh hari, dari Minggu, 18 Oktober hingga Sabtu, 24 Oktober. Nagoya menjadi kota Jepang pertama yang menggelar Asian Para Games, dan ajang ini dihelat setelah Asian Games 2026 di kawasan yang sama. Upacara pembukaan dan penutupan sama-sama digelar di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, yang juga dikenal sebagai Paloma Mizuho Stadium. Menurut informasi pengunjung yang dirilis panitia penyelenggara (AINAGOC) pada 2 Oktober, gerbang pembukaan dibuka pukul 14.00 JST, pertunjukan pembuka mulai pukul 16.00, dan upacara inti berlangsung pukul 18.00 hingga 20.00 JST. Bagi penonton di Indonesia, selisih dua jam berarti upacara itu berlangsung pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Jam upacara penutupan pada Sabtu, 24 Oktober, belum dirinci dalam informasi tersebut.

Kompetisi justru bergulir lebih awal dari pembukaan. Menurut jadwal harian versi 7 per 2 Oktober 2026, para bulu tangkis, para tenis meja, bola basket kursi roda, dan sepak bola tunanetra mulai bertanding pada Jumat, 16 Oktober, disusul boccia dan goalball pada Sabtu, 17 Oktober. Pada dua hari itu belum ada emas yang diperebutkan. Medali emas pertama baru dibagikan Senin, 19 Oktober, sehari setelah upacara pembukaan.

18 Cabang Olahraga dan 492 Nomor Medali

Program Asian Para Games 2026 memuat 18 cabang olahraga dengan 19 disiplin karena balap sepeda dipecah menjadi nomor lintasan dan jalan raya. Sebanyak 45 negara dan wilayah anggota Komite Paralimpiade Asia dijadwalkan ikut serta. Para atletik menjadi lumbung medali terbesar dengan 162 nomor, disusul para renang 114, para tenis meja 37, dan para balap sepeda 34 (14 lintasan, 20 jalan raya). Berikutnya ada para angkat berat 23 nomor, para bulu tangkis 22, anggar kursi roda 21, para judo 16, para panahan 15, para menembak 13, boccia 11, para taekwondo 10, dan tenis kursi roda 6. Cabang beregu memperebutkan emas lebih sedikit: goalball, voli duduk, dan bola basket kursi roda masing-masing dua nomor, sedangkan sepak bola tunanetra dan rugbi kursi roda masing-masing satu.

Seluruh pertandingan tersebar di 19 venue, yakni di Nagoya, Okazaki, Ichinomiya, Toyohashi, Toyota, dan Kariya di Prefektur Aichi, serta Izu di Prefektur Shizuoka untuk balap sepeda. Atletik memakai stadion yang sama dengan upacara, renang berlangsung di Rainbow Pool Nagoya, tenis meja di Sky Hall Toyota, dan para bulu tangkis di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Ragam cabang ini sekaligus pengingat bahwa olahraga bisa dimulai dengan berbagai cara dan kemampuan, dari presisi lemparan boccia sampai kecepatan reaksi di para tenis meja. Untuk penonton di lokasi, panitia memperkirakan suhu dan kelembapan tinggi selama pesta olahraga ini dan mengimbau agar menghindari sinar matahari langsung serta menjaga hidrasi, kebiasaan yang juga berlaku bagi siapa pun yang berolahraga di luar ruangan.

Rekomendasi Produk
Ecentio Tumbler 900ml Panas Dingin 24 Jam
Ecentio Tumbler 900ml Panas Dingin 24 Jam
Tumbler tahan panas-dingin 24 jam, pas nemenin nonton pertandingan.
Lihat Produk →
Nu Fit - Topi Olahraga Pria - Topi Outdoor Sport UV UPF 50++ Protection Sports Visor Hat
Nu Fit – Topi Olahraga Pria – Topi Outdoor Sport UV UPF 50++ Protection Sports Visor Hat
Topi olahraga UV UPF50++ buat aktivitas outdoor tetap nyaman.
Lihat Produk →

Hari Paling Padat: 23 Oktober dengan 121 Emas

Penjumlahan dari jadwal harian versi 7 menunjukkan emas tidak dibagi merata sepanjang pekan. Senin, 19 Oktober, menjadi hari emas pertama dengan 63 nomor, disusul 105 nomor pada Selasa, 20 Oktober, 100 nomor pada Rabu, 21 Oktober, dan 94 nomor pada Kamis, 22 Oktober. Puncaknya jatuh pada Jumat, 23 Oktober, ketika 121 emas diperebutkan, sebelum hari penutupan Sabtu, 24 Oktober, yang hanya menyisakan sembilan nomor.

Selasa, 20 Oktober, padat karena 21 emas para tenis meja diputuskan dalam satu hari, di samping 33 emas atletik dan 23 emas renang. Jumat, 23 Oktober, memuat seluruh 22 emas para bulu tangkis, 40 emas atletik, dan final cabang beregu seperti goalball, voli duduk, sepak bola tunanetra, serta rugbi kursi roda. Hari penutupan hanya membagikan sembilan emas dari para panahan, boccia, para angkat berat, dan anggar kursi roda. Penyelenggara mengingatkan bahwa jadwal dapat berubah tanpa pemberitahuan karena koordinasi dengan federasi olahraga, sehingga semua angka di atas merujuk pada versi 7 per 2 Oktober 2026.

Kontingen Indonesia: 103 Atlet di 12 Cabor

Kontingen Merah Putih bertolak ke Jepang pada Selasa, 13 Oktober, lima hari sebelum upacara pembukaan. Menurut ANTARA, 103 atlet akan tampil di 12 cabang olahraga: para atletik (25 atlet), para bulu tangkis (15), para renang (12), para angkat berat (10), para tenis meja (9), para panahan dan para judo (masing-masing 7), boccia dan para balap sepeda (masing-masing 5), para menembak dan anggar kursi roda (masing-masing 3), serta para taekwondo (2). Chef de Mission Reda Manthovani menyebut bulu tangkis, boccia, dan atletik sebagai andalan, dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.

Bila dicocokkan dengan jadwal harian, peluang medali datang sejak awal pekan. Para judo dan para taekwondo memperebutkan emas pada 19 hingga 21 Oktober, balap sepeda lintasan pada 19 dan 20 Oktober, sedangkan atletik dan renang bergulir setiap hari dari 19 hingga 23 Oktober. Boccia punya dua hari emas, yakni Rabu, 21 Oktober, dan Sabtu, 24 Oktober. Adapun seluruh 22 emas para bulu tangkis, cabang dengan 15 wakil Indonesia, baru diputuskan pada Jumat, 23 Oktober. Enam cabang lain, yaitu goalball, sepak bola tunanetra, voli duduk, bola basket kursi roda, rugbi kursi roda, dan tenis kursi roda, tidak termasuk dalam 12 cabang yang diikuti kontingen Indonesia.

Cara Memantau Pertandingan dari Indonesia

Jepang berada dua jam di depan WIB, sehingga jam pada jadwal resmi perlu dikurangi dua jam. Menurut jadwal sesi versi 7, para atletik berlangsung pukul 09.00 hingga 13.30 JST dan 15.30 hingga 22.00 JST pada Selasa, 20 Oktober, hingga Jumat, 23 Oktober, atau 07.00 hingga 11.30 WIB dan 13.30 hingga 20.00 WIB. Pada Senin, 19 Oktober, atletik hanya punya satu sesi, pukul 17.00 hingga 22.00 JST (15.00 hingga 20.00 WIB). Para bulu tangkis berjalan sepanjang hari, 09.00 hingga 20.00 JST atau 07.00 hingga 18.00 WIB, sementara sesi boccia di hari penutupan dijadwalkan 09.30 hingga 15.05 JST (07.30 hingga 13.05 WIB).

Hingga artikel ini disusun, redaksi belum menemukan pengumuman resmi tentang stasiun televisi atau platform streaming yang menayangkan Asian Para Games 2026 di Indonesia. Karena itu, pembaca disarankan memantau situs resmi penyelenggara, asianparagames-2026.org, yang memuat akses cepat ke jadwal kompetisi, hasil langsung, dan klasemen medali, serta situs npcindonesia.or.id dan akun Instagram @npcindonesia untuk kabar siaran dan hasil atlet Merah Putih.

Tanggal yang Layak Dicatat

Bagi pencinta olahraga di Tanah Air, ada empat tanggal yang layak dicatat. Pembukaan berlangsung Minggu, 18 Oktober, pukul 16.00 WIB; emas pertama diperebutkan Senin, 19 Oktober; puncak perebutan medali jatuh pada Jumat, 23 Oktober; dan penutupan digelar Sabtu, 24 Oktober. Selain mengejar target medali, ajang ini memperlihatkan bahwa olahraga punya banyak bentuk dan bisa dinikmati dengan beragam cara, baik sebagai penonton maupun pelaku. Karena jadwal bisa bergeser, cek kembali kanal resmi menjelang hari pertandingan.

Artikel ini dirangkum dari:

  • AINAGOC (panitia penyelenggara): informasi pengunjung dan jadwal upacara pembukaan 18 Oktober tautan
  • AINAGOC: jadwal harian Asian Para Games 2026 versi 7 per 2 Oktober 2026 (PDF) tautan
  • AINAGOC: jadwal sesi pertandingan versi 7 per 2 Oktober 2026 (PDF) tautan
  • ANTARA: 103 atlet Indonesia siap berlaga di Asian Para Games 2026, rincian 12 cabang olahraga tautan
  • ANTARA: bulu tangkis dan atletik andalan medali Indonesia, target 7 emas, 8 perak, 17 perunggu tautan
  • Wikipedia: 2026 Asian Para Games (edisi kelima, tuan rumah, venue utama, daftar cabang olahraga) tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.