Kembali
TENIS 4 min read 27 August 2026

Mengenal Monterrey Open dan Perjalanan Janice Tjen di WTA 500 Bergengsi Amerika Latin

Recap perjalanan Janice Tjen di Monterrey Open 2026 sekaligus mengenal seberapa bergengsinya turnamen WTA 500 ini, dari sejarah juara hingga maknanya bagi petenis di ranking dunia.

Mengenal Monterrey Open dan Perjalanan Janice Tjen di WTA 500 Bergengsi Amerika Latin

Monterrey, Meksiko — satu nama yang dua tahun terakhir makin sering disebut di kalangan petenis profesional dunia. Bukan tanpa alasan: Abierto GNP Seguros, atau yang lebih dikenal sebagai Monterrey Open, kini berstatus WTA 500 — naik kelas dari WTA 250 sejak 2024 — dan edisi 2026 ini langsung menghadirkan salah satu pemain kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, sebagai unggulan ketujuh.

Monterrey Open 2026: Gambaran Turnamen

Digelar di Club Sonoma, Monterrey, Meksiko, pada 23-29 Agustus 2026, Monterrey Open bukan sekadar turnamen biasa di kalender WTA. Dengan status WTA 500, turnamen ini menawarkan poin ranking yang jauh lebih besar dibanding WTA 250 — sebuah perbedaan yang krusial bagi petenis yang sedang berjuang naik atau mempertahankan posisi di ranking dunia.

Format turnamen: 28 pemain di draw tunggal putri, dimainkan di atas hard court outdoor. Permukaan keras yang terpapar matahari langsung ini dikenal lebih lambat dibanding indoor hard court, tapi tetap menuntut fondasi teknik yang solid, terutama di rally-rally baseline yang panjang.

DetailKeterangan
Nama resmiAbierto GNP Seguros (Monterrey Open)
StatusWTA 500
PermukaanHard court outdoor
LokasiClub Sonoma, Monterrey, Meksiko
Tanggal 202623–29 Agustus 2026
Draw size28 pemain (tunggal putri)
Prize moneyLebih dari USD 1 juta

Seberapa bergengsi Monterrey Open?

Monterrey Open berdiri sejak 2009. Selama beberapa tahun pertama, ia tampil sebagai ajang cukup kompetitif di Amerika Latin, lalu sempat turun ke tier WTA 250 antara 2021-2023. Tapi naik kembali ke WTA 500 sejak 2024 membawa perubahan besar: kualitas field makin dalam, prize money naik melampaui satu juta dolar AS, dan nama-nama besar dunia mulai menjadikannya destinasi serius.

Daftar juara historisnya berbicara sendiri. Anastasia Pavlyuchenkova mengoleksi empat gelar di sini (2010, 2011, 2013, 2017). Garbiñe Muguruza pernah juara dua kali. Elina Svitolina dan Leylah Fernandez (back-to-back 2021-2022) pernah mendominasi turnamen ini. Nama-nama itu semua bukan petenis sembarangan — mereka juara Grand Slam atau pernah masuk 5 besar dunia.

Di level WTA 500, Monterrey juga punya nilai strategis tersendiri: karena digelar di akhir Agustus, turnamen ini jadi ajang pemanasan terakhir sebelum US Open. Bagi petenis yang lolos jauh di sini, itu momentum berharga yang dibawa ke Grand Slam.

Perjalanan Janice Tjen di Monterrey 2026

Tampil sebagai unggulan ketujuh dengan ranking 37 dunia, Janice membawa ekspektasi yang nyata ke Monterrey tahun ini. Posisi unggulan bukan hanya soal gengsi — artinya ia masuk di bagian draw yang “dilindungi” dari unggulan-unggulan teratas di babak-babak awal, memberi peluang lebih realistis untuk melangkah jauh.

Janice berhasil melewati babak-babak awal dan melangkah ke perempat final — pencapaian yang solid untuk level turnamen ini. Di babak delapan besar, ia berhadapan dengan Yuliia Starodubtseva dari Ukraina.

Starodubtseva adalah petenis yang sudah teruji di sirkuit WTA, dikenal dengan baseline game yang konsisten dan tidak mudah membuat unforced error — tipe lawan yang membutuhkan variasi dan agresivitas lebih untuk ditembus. Janice tidak berhasil menemukan formula itu di hari tersebut, dan akhirnya takluk dengan skor 4-6, 3-6.

Perlengkapan Tenis untuk Mulai Latihan Serius
Nike Vapor Pro 3 Hard Court Tennis Shoes
Nike Vapor Pro 3
Hard Court
Sepatu khusus hard court dengan grip dan bantalan yang didesain untuk permukaan seperti Monterrey dan US Open.
Lihat →
Wilson Tempest SE Raket Tenis
Wilson Tempest SE
Raket Tenis
Raket all-round untuk pemain yang mau serius latihan baseline — cocok bagi kamu yang terinspirasi dari gaya main di level WTA.
Lihat →
Wilson Pressureless Trainer Balls
Wilson Trainer Balls
60 Bola Latihan
Bola pressureless tahan lama untuk drill konsistensi — wajib buat kamu yang mau serius bangun baseline game yang solid.
Lihat →

Konteks lebih besar: ini baru permulaan bagi Janice

Perlu diingat: Janice Tjen di Monterrey 2026 bukan petenis yang sedang jatuh — ini petenis yang sedang naik. Beberapa bulan lalu ia masih harus melewati babak kualifikasi untuk masuk Grand Slam. Sekarang ia sudah masuk main draw US Open secara langsung, berposisi sebagai unggulan di WTA 500, dan punya ranking yang menempatkannya di jajaran 40 besar dunia.

Perempat final di WTA 500 adalah standar yang sehat untuk seseorang di level dan usia kariernya sekarang. Yang membedakan petenis baik dengan petenis besar adalah kemampuan untuk menembus batas itu secara konsisten — dan konsistensi itu dibangun dari turnamen ke turnamen, bukan dalam satu malam.

Monterrey 2026 sudah usai untuk Janice. US Open 2026 sudah menanti, tiga hari lagi, di Flushing Meadows, New York. Di atas permukaan keras yang berbeda, di panggung Grand Slam terbesar, dengan atmosfer yang jauh berbeda dari Club Sonoma. Dan kali ini, ia tidak perlu kualifikasi untuk ada di sana.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.