Napoli menahan Roma 3-3 dan baru mengumpulkan 11 poin dari delapan laga, awal terburuk sejak 2009/10. Allegri diusir wasit dan tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen.

Usai kalah dari Villarreal di Liga Champions, Massimiliano Allegri berkata kepada Sky Italia bahwa bertahan “nyaris menjadi aib”, menurut kutipan di Corriere Azzurro. Sabtu malam (24/10/2026) di Stadio Maradona, timnya dua kali memimpin atas Roma dan dua kali dikejar. Gol penyama Balerdi jatuh di menit ke-89, dan Allegri diusir wasit pada menit yang sama.
Hasil 3-3 itu menyisakan 11 poin dari delapan laga Serie A bagi Napoli, yang kini terpaut 11 poin dari Lazio dan Inter di puncak. Dibandingkan sejarah klub, seberapa buruk sebenarnya awal ini?
Ringkasnya: Napoli punya 11 poin dari delapan laga, awal terburuk sejak 2009/10 menurut Corriere Azzurro, dengan tiga menang, dua imbang, dan tiga kalah. Selisih 11 poin dari pemuncak lebih kecil daripada awal 1997/98 dan 2000/01, tetapi kehilangan poin dari posisi unggul berulang kali.
Corriere Azzurro mencatat total itu terendah sejak 2009/10, ketika Napoli mengantongi 10 poin di titik yang sama. Tiga kemenangan dari delapan laga baru terjadi untuk ketiga kalinya sejak klub kembali ke Serie A pada 2007/08; musim lain adalah 2010/11 dengan 12 poin.
Dalam era tiga poin, harian itu menulis, ini baru ketiga kalinya Napoli tertinggal sejauh ini dari puncak setelah delapan pekan. Dua musim lain, 1997/98 dan 2000/01, lebih parah: tertinggal 18 poin. Jaraknya kini lebih kecil, tetapi dampak psikologisnya tetap besar, tulis media itu.

Menurut Goal, Napoli unggul lewat Anguissa (28′) dan Scott McTominay (48′), lalu Roma membalas lewat Soulé (70′) dan Balerdi (74′). McTominay membawa Napoli unggul lagi pada menit ke-83, sebelum Balerdi menyamakan kedudukan pada menit ke-89.
IlNapolista menghitung Napoli telah membuang tujuh poin liga dari posisi memimpin, melawan Inter, Fiorentina, dan Roma, ditambah tiga poin Liga Champions dari Villarreal. Penulisnya menilai tim ini kehilangan tenaga setelah sekitar satu jam dan menyebut Allegri “pseudo-defensivis”. Kritik itu pendapat penulisnya, bukan fakta yang diverifikasi.
Pekan ketujuh sudah memberi tanda: Napoli kalah 0-1 dari Venezia, seperti kami laporkan pada 20 Oktober.
Allegri menyebut ia diusir karena diam, menurut Eurosport Italia, dan menambahkan bahwa lain kali ia tidak akan berdiri. Napoli memprotes dugaan pelanggaran atas Sam Beukema sebelum gol Roma. Goal menilai kontaknya ringan dan bek itu “tampak jatuh dengan mudah”.
Corriere dello Sport, dikutip Eurosport, menulis bahwa saat menuju ruang konferensi pers ia berkata Roma “dikasih Liga Champions di saku musim lalu” dan bahwa ia membayarnya bersama Milan. Eurosport menegaskan tidak jelas apakah ia menyinggung wasit. Kepada AfricaSoccer ia mengaku timnya bermain baik, termasuk dalam bertahan, melawan tim bagus.

Persaingan di puncak juga dibahas di Gattuso dan Lazio: Awal Terbaik di Tengah Tribun yang Sepi.
Sejarah memberi Napoli satu hiburan: 11 poin masih lebih baik daripada 10 poin di 2009/10. Allegri butuh lebih dari itu, dan musim ini baru berlari seperlima jalan.
Napoli punya 11 poin dari tiga menang, dua imbang, dan tiga kalah, menurut Corriere Azzurro.
Kedua tim bermain 3-3 di Stadio Maradona pada 24 Oktober 2026; Balerdi menyamakan kedudukan pada menit ke-89, menurut Goal.
Terendah sejak 2009/10, ketika Napoli punya 10 poin setelah delapan laga, menurut Corriere Azzurro.
Kartu siap posting dibuat otomatis dari artikel ini.
Di HP, tombol Share to Instagram membuka menu share dan Anda tinggal pilih Instagram Stories atau Feed. Di desktop, gambar disimpan dulu lalu diunggah dari Instagram.
20FIT Media
Any amount helps. You choose.
You’ll finish paying right here — this page stays open.
QRIS, bank transfer, e-wallet or card.
Trouble with an e-wallet? Open the payment page in a new tab.
Finished? — thank you for supporting 20FIT.
Opening secure checkout…