Kembali
BULU TANGKIS 5 min read 30 September 2026

Hasil Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Leo/Daniel Emas, Amri/Nita Perak

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin merebut emas ganda putra Asian Games 2026 usai comeback tiga gim atas China, sementara Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah harus puas perak di ganda campuran.

Pasangan ganda putra Indonesia merayakan poin di laga bulu tangkis Asian Games -- foto ilustrasi
Foto: Kemenpora RI via Wikimedia Commons (domain publik) -- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang; foto ilustrasi aksi ganda putra Indonesia, bukan dari laga final Asian Games 2026 Nagoya.

Bulu tangkis Indonesia menuntaskan perjuangan di nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan hasil akhir yang sudah pasti, Selasa (29/9). Ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah takluk dua gim langsung 19-21, 8-21 dari unggulan kedua China, Jiang Zhenbang/Wei Yaxin, di final dan harus puas dengan medali perak. Sebaliknya, ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dramatis lewat comeback rubber game 19-21, 21-13, 21-18 atas Liang Weikeng/Wang Chang untuk merebut medali emas. Ditambah dua perunggu dari Alwi Farhan dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, kontingen bulu tangkis Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan raihan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Baca Cepat

  • Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah kalah dua gim langsung 19-21, 8-21 dari Jiang Zhenbang/Wei Yaxin (China) di final ganda campuran, Selasa (29/9) pagi WIB — raih perak, penantian emas 44 tahun sejak 1982 berlanjut.
  • Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin bangkit dari ketinggalan gim pertama untuk menang 19-21, 21-13, 21-18 atas Liang Weikeng/Wang Chang (China) di final ganda putra — sumbang emas ketiga kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
  • Alwi Farhan (tunggal putra) dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ganda putra) memastikan dua perunggu tambahan usai kandas di semifinal, Senin (28/9).
  • Rekapitulasi akhir bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 Nagoya: dua emas, satu perak, tiga perunggu dari enam nomor yang dimainkan wakil Merah Putih.

Amri/Nita Menyerah di Final, Penantian Emas 44 Tahun Berlanjut

Ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus mengakui keunggulan unggulan kedua asal China, Jiang Zhenbang/Wei Yaxin, dua gim langsung 19-21, 8-21 di final Asian Games 2026, Selasa (29/9) pagi WIB, di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Gim pertama berlangsung ketat — Amri/Nita sempat unggul 19-16 dan tinggal selangkah dari gim pembuka, namun Jiang/Wei membalikkan keadaan dengan merebut lima poin beruntun untuk menutup gim 21-19. Momentum itu tak pernah kembali ke tangan Indonesia; di gim kedua, pasangan China tampil dominan dan menang telak 21-8.

Hasil ini memastikan Amri/Nita pulang dengan medali perak — capaian debut yang tetap istimewa mengingat ganda campuran Indonesia baru kembali menembus final Asian Games setelah 12 tahun absen dari partai puncak. Namun kekalahan ini juga berarti penantian gelar emas ganda campuran Asian Games yang telah berlangsung sejak 1982, saat Christian Hadinata/Ivana Lie menjadi juara di New Delhi, masih harus berlanjut hingga edisi berikutnya.

Leo/Daniel Bangkit dari Ketinggalan, Rebut Emas Ganda Putra Kontra China

Kabar lebih menggembirakan datang dari ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang tampil dengan mental juara di final melawan Liang Weikeng/Wang Chang, Selasa (29/9) sore WIB, di venue yang sama. Sempat kalah 19-21 di gim pembuka, Leo/Daniel tak menyerah dan langsung tampil dominan di gim kedua dengan kemenangan 21-13, sebelum menutup laga lewat gim ketiga yang berjalan ketat, 21-18.

Kemenangan ini terasa spesial karena Liang/Wang adalah pasangan yang sama yang menyingkirkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di semifinal sehari sebelumnya. Leo/Daniel pun membalas kekalahan tersebut sekaligus menuntaskan misi yang gagal diwujudkan rekan senegaranya. Gelar ini menjadi medali emas ketiga kontingen Indonesia secara keseluruhan di Asian Games 2026, sekaligus emas kedua dari cabang bulu tangkis setelah tim putra menundukkan China di final beregu pekan sebelumnya.

Kemenangan ini sekaligus membalikkan catatan head-to-head yang sebelumnya memberatkan Leo/Daniel. Sebelum final ini, keduanya tercatat kalah di tiga dari empat pertemuan terakhir melawan Liang/Wang, dengan satu-satunya kemenangan didapat di Singapore Open 2022. Comeback di Ichinomiya pun menjadi bukti kematangan mental Leo/Daniel menghadapi lawan yang selama ini sulit ditembus.

Perlengkapan Pilihan Usai Drama Final Hari Ini
YONEX Badminton Bag PC1-3D-Q014-22926T-SR BT-6
Tas raket berkompartemen rapi, pas buat bawa perlengkapan lengkap ala pemain ganda ke lapangan.
Lihat →
YONEX BADMINTON FRAME ASTROX 10
Raket dengan keseimbangan head-heavy untuk pukulan smash bertenaga, cocok buat gaya menyerang seperti ditunjukkan Leo/Daniel di final.
Lihat →
YONEX BADMINTON GRIP TOWEL AC 402 EX
Grip towel penyerap keringat maksimal, jaga cengkeraman raket tetap mantap saat rally panjang dan tekanan tinggi.
Lihat →

Alwi Farhan dan Fajar/Fikri Pastikan Tambahan Perunggu

Dua wakil Indonesia lain di nomor perorangan sudah memastikan hasil akhir mereka sehari sebelum kedua final digelar. Alwi Farhan, satu-satunya tunggal putra Indonesia yang bertahan hingga semifinal, takluk dua gim langsung 13-21, 15-21 dari Kunlavut Vitidsarn asal Thailand, Senin (28/9). Karena format perorangan Asian Games 2026 tidak mengenal perebutan tempat ketiga, kekalahan itu otomatis mengunci medali perunggu untuk Alwi — capaian individual pertamanya di ajang multi-event sekelas Asian Games.

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengalami nasib serupa usai kalah rubber game 17-21, 21-13, 9-21 dari Liang Weikeng/Wang Chang di semifinal lain pada hari yang sama. Kekalahan ini turut menggagalkan skenario final ganda putra sesama Indonesia yang sempat terbuka andai Leo/Daniel juga menang di semifinal mereka. Fajar/Fikri pun harus puas dengan medali perunggu.

Peta Medali Lengkap Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026 Nagoya

Dengan rampungnya seluruh nomor pertandingan, kontingen bulu tangkis Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan raihan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Emas pertama datang dari nomor beregu putra yang menundukkan China 3-2 di final, Kamis (24/9), disusul emas kedua dari Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di ganda putra perorangan. Medali perak menjadi milik ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, sementara tiga perunggu disumbang oleh tim beregu putri, Alwi Farhan di tunggal putra, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ganda putra.

Total enam medali ini menempatkan bulu tangkis sebagai salah satu penyumbang terbesar bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026, sekaligus ikut mendongkrak posisi Indonesia di klasemen perolehan medali keseluruhan multievent ini.

Evaluasi Nagoya: Bekal Bulu Tangkis Indonesia Jelang Musim 2027

Performa di Ichinomiya menandai regenerasi yang mulai membuahkan hasil bagi bulu tangkis Indonesia. Leo/Daniel merebut emas hanya berselang beberapa bulan setelah kembali dipasangkan usai sempat berpisah, sementara Amri/Nita mencatatkan debut Asian Games yang langsung membawa mereka ke final — pertama untuk ganda campuran Indonesia dalam 12 tahun terakhir. Di sisi lain, kekalahan Alwi Farhan dan Fajar/Fikri di semifinal, keduanya dari lawan yang mengaku sempat kelelahan menghadapi jadwal padat, turut menjadi catatan evaluasi manajemen fisik pemain menjelang turnamen besar berikutnya.

Dengan Kejuaraan Dunia BWF dan agenda kualifikasi Olimpiade sudah menanti di kalender mendatang, hasil Asian Games 2026 ini menjadi modal sekaligus bahan evaluasi bagi PBSI untuk mempertajam persiapan, terutama di sektor ganda campuran yang kini semakin dekat mengakhiri penantian gelar yang telah berlangsung lebih dari empat dekade.

Artikel ini dirangkum dari:

  • CNN Indonesia: Hasil Asian Games 2026: Amri/Nita Kalah di Final, Raih Medali Perak tautan
  • CNN Indonesia: Hasil Asian Games: Leo/Daniel Juara, Sumbang Emas ke-3 Indonesia tautan
  • Detik Sport: Bulutangkis Indonesia di Asian Games 2026: 2 Emas, 1 Perak, 3 Perunggu tautan
  • PBSI: Asian Games 2026: Amri/Nita Persembahkan Medali Perak tautan
  • ANTARA (Jogja): Ganda Putra Leo/Daniel Kawinkan Medali Emas Asian Games 2026 tautan
EXPLORE 20FIT

More ways to move.