Adios Pro Evo 3: Sepatu 500 Dolar yang Rapuh tapi Ngebut
Home / Lari

Adios Pro Evo 3: Sepatu 500 Dolar yang Rapuh tapi Ngebut

Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 dijual 500 dolar AS dengan bobot di bawah 100 gram. Uji lab RunRepeat dan RTINGS menunjukkan sepatu super ini sangat empuk dan memantul, tetapi rapuh dan kurang stabil.

On this page

    Sepatu itu nyaris tak terasa di timbangan: 92,8 gram di lab RTINGS, 99 gram di lab RunRepeat. Tetapi harganya terasa berat — 500 dolar AS. Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 dirancang untuk satu hal: lari maraton secepat mungkin.

    Pertanyaan bagi pelari amatir bukan lagi apakah sepatu super bekerja, melainkan kapan harganya masuk akal. Dua lab independen yang menguji Pro Evo 3 memberi jawaban yang sama-sama jujur: sepatu ini nyaris sempurna untuk hari lomba, dan nyaris tidak cocok untuk hal lain.

    Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 putih bergaris hitam, tampak depan di lab
    Pro Evo 3 diuji di lab RunRepeat. Foto: RunRepeat

    Ringkasnya: Adios Pro Evo 3 mendapat skor 91 (“Superb”) dari RunRepeat dan 8,9 dari RTINGS, terutama untuk balapan setengah dan penuh maraton. Kelemahannya jelas: stabilitas hanya 5,7 dari 10 di RTINGS, bagian depan sepatu rapuh, dan harganya 500 dolar AS.

    Seberapa empuk dan memantul Pro Evo 3?

    Busa midsole-nya terukur 21,0 AC di lab RunRepeat, jauh lebih lunak daripada rata-rata 35,4 AC dari 270 sepatu yang mereka uji (angka lebih kecil berarti lebih empuk). RTINGS memberi skor 9,0 untuk bantalan, 8,9 untuk pengembalian energi, dan 8,6 untuk pantulan.

    RunRepeat menyimpulkan adidas pantas mendapat “full credit for raising the ceiling of the industry” — pujian bahwa sepatu ini menaikkan langit-langit industri. Ulasan RunToTheFinish dan The Running Channel juga membahas sepatu ini sebagai yang terringan dari adidas sejauh ini.

    Di mana harga 500 dolar itu bocor?

    Pertama, stabilitas. RTINGS menyebut “very soft foam makes the platform unstable” dan menilai platform tumit relatif sempit untuk ketinggiannya, yang mengurangi kontrol saat mendarat agak ke belakang. Skor stabilitasnya 5,7.

    Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 dilihat dari samping
    Pro Evo 3 dalam uji RTINGS. Foto: RTINGS

    Kedua, daya tahan. RunRepeat memberi nilai 1 dari 5 untuk ketahanan toebox dan 3 dari 5 untuk bantalan tumit; RTINGS menyebut konstruksi “fragile” dengan upper tipis dan perlindungan outsole terbatas. Dengan kata lain, sepatu ini harus disimpan untuk lomba penting, bukan latihan harian — RTINGS memberi skor latihan harian hanya 6,2.

    Ketiga, spesifikasi di atas kertas tidak sepenuhnya cocok dengan lab. Adidas menyebut tumit 39 mm dan depan 36 mm, sementara RunRepeat mengukur 38,1 mm dan 32,2 mm.

    Sepatu lomba atau sepatu latihan: bagaimana memilih?

    Skor penggunaan RTINGS memberi gambaran jelas: 8,9 untuk setengah dan penuh maraton, 7,9 untuk 5K/10K, 7,8 untuk long run, dan 6,2 untuk latihan harian. Pola itu masuk akal bagi sepatu setebal ini — semakin panjang dan semakin cepat lombanya, semakin besar keuntungannya, sementara di sesi biasa ia justru tak praktis.

    Strategi yang lazim: latihan dengan sepatu yang lebih stabil dan awet, lalu pakai sepatu super di sesi tempo panjang menjelang lomba agar kaki terbiasa dengan platform yang empuk dan tinggi. Mengingat stabilitas yang rendah, uji dulu di jarak panjang sebelum hari H.

    Fakta kunci Adios Pro Evo 3

    • Harga: 500 dolar AS (RunRepeat)
    • Berat: 92,8 g (RTINGS), 99 g (RunRepeat); adidas menyebut 98 g
    • Drop: 5,5 mm; plat karbon (RTINGS)
    • Skor: 91/100 (RunRepeat), 8,9/10 (RTINGS)
    • Skor balapan setengah/penuh maraton: 8,9 (RTINGS)

    Apakah pelari amatir butuh sepatu ini?

    Kami tidak menemukan studi metabolik independen yang menguji Pro Evo 3; klaim efisiensi sepatu super umumnya datang dari produsen, sementara lab seperti RTINGS dan RunRepeat mengukur sifat material, bukan ekonomi lari manusia. Untuk pelari yang mengejar rekor pribadi di maraton, kombinasi bantalan, bobot, dan pantulan ini menarik. Untuk semua orang lainnya, sepatu lomba yang lebih murah dan lebih stabil kemungkinan cukup.

    Jika tujuanmu maraton musim ini, urusan sepatu hanya sebagian cerita. Baca juga panduan taper maraton berbasis riset dan strategi karbohidrat 120 g per jam. Pada akhirnya, sepatu 500 dolar membeli beberapa detik; sisanya masih ditentukan oleh kaki yang memakainya.

    Pertanyaan Umum

    Berapa harga Adidas Adios Pro Evo 3?

    500 dolar AS menurut RunRepeat.

    Seberapa ringan Adios Pro Evo 3?

    92,8 g menurut RTINGS dan 99 g menurut lab RunRepeat (size pria US 9 di RTINGS).

    Apakah cocok untuk latihan harian?

    Tidak ideal: RTINGS memberi skor latihan harian 6,2 dan menyebut konstruksinya rapuh.

    Sumber

    1. Cut in half: adidas Adizero Adios Pro Evo 3 Review (2026) — RunRepeat, 23 April 2026
    2. adidas Adizero Adios Pro Evo 3 Review — RTINGS.com, 18 September 2026
    3. adidas Adizero Adios Pro Evo 3 Introduction and Analysis: 97 grams of Feather Weight Speed! — Road Trail Run, April 2026
    4. Adidas Adios Pro EVO 3 Preview: Lightest Marathon Shoe Yet — RunToTheFinish, April 2026
    5. adidas Pro Evo 3: Review After 70km — The Running Channel, Mei 2026
    6. I just ran in the Adidas Adizero Adios Pro Evo 3 — here’s what happened — Tom’s Guide, 2026
    Was this story useful?

    Keep reading

    Explore the Ecosystem

    Satu akun untuk klinik, kelas, membership, dokter, coach, dan tiket event.

    All ›

    Book Your Session by Location

    Pilih kebutuhanmu, kami tunjukkan lokasinya.

    All ›
    Share on XWhatsApp