Kembali
TENIS 7 min read 27 August 2026

Sinner Absen, Alcaraz Comeback, Djokovic Kena Upset Mixed Doubles: Drama US Open 2026 Dimulai Sebelum Bola Pertama Dipukul

US Open 2026 belum resmi dimulai tapi drama sudah menumpuk, dari mundurnya Jannik Sinner karena cedera lutut, comeback penuh tanda tanya Carlos Alcaraz, sampai kejutan di mixed doubles yang menjungkalkan Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka.

Djokovic dan Sabalenka di mixed doubles US Open 2026
Foto: Getty Images (Sarah Stier) via ABC News Australia.

US Open 2026 belum lagi memasuki babak pertama tunggal utama, tapi drama sudah menumpuk duluan — mulai dari mundurnya petenis nomor satu dunia Jannik Sinner karena cedera lutut, comeback penuh tanda tanya Carlos Alcaraz setelah empat bulan absen, sampai kejutan di ajang mixed doubles yang bikin Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka pulang lebih cepat dari perkiraan. Grand Slam terakhir musim ini di Flushing Meadows, New York, baru akan menggelar babak pertama tunggal putra dan putri pada 30 Agustus, tapi cerita-cerita besar sudah bermunculan sejak seeding diumumkan dan turnamen pemanasan mixed doubles digelar lebih dulu.

Buat penggemar tenis Indonesia, ini momen yang sayang dilewatkan. Selain drama di papan atas ATP dan WTA, ada juga cerita menarik dari Janice Tjen, satu-satunya wakil Indonesia yang lolos langsung ke babak utama tanpa harus melalui kualifikasi — pencapaian yang jadi catatan tersendiri buat tenis putri Tanah Air.

Sinner Mundur, Peta Persaingan Berubah Total

Kabar paling mengejutkan datang pada 21 Agustus lalu, ketika Jannik Sinner resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari US Open 2026 akibat cedera lutut kanan yang tak kunjung pulih. Petenis Italia berusia 25 tahun itu sudah absen sejak menjuarai Wimbledon bulan lalu — gelar yang ia rebut usai mengalahkan Alexander Zverev di final — dan cederanya membuatnya harus melewatkan Canadian Open serta Cincinnati Open sambil menjalani perawatan bersama tim medis di Milan.

Sinner sendiri buka suara lewat pernyataan resmi yang dirilis timnya.

“Even though I have been working hard with my team and my medical staff, we have now had to make the difficult decision that I will not be able to compete at the US Open this year.”

— Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia, sebagaimana dilaporkan ESPN

Ia menambahkan betapa beratnya keputusan ini karena New York punya tempat khusus di hatinya sejak debut Grand Slam-nya di kota yang sama pada 2019. Yang membuat absennya Sinner makin bersejarah: ini pertama kalinya ia melewatkan turnamen Grand Slam sejak debut senior-nya, dan ia jadi petenis kedua yang berstatus ranking satu ATP absen dari US Open sejak sistem ranking dimulai tahun 1973 — setelah Pete Sampras absen karena cedera punggung pada 1999.

Meski mundur, Sinner tetap mempertahankan status ranking nomor satu dunia berkat selisih poin yang sangat jauh dari pesaing terdekatnya. Tapi jelas, absennya bintang asal Italia ini mengubah total peta persaingan gelar juara tunggal putra tahun ini.

Seeding Baru: Zverev Naik Takhta, Alcaraz Jadi Sorotan

Dengan hilangnya Sinner dari bracket, seluruh unggulan di bawahnya otomatis naik satu peringkat. Alexander Zverev kini tampil sebagai unggulan pertama, diikuti oleh Carlos Alcaraz di posisi kedua, Felix Auger-Aliassime di urutan ketiga, dan legenda hidup Novak Djokovic melengkapi empat besar unggulan.

Berikut gambaran delapan besar unggulan tunggal putra US Open 2026 berdasarkan proyeksi menjelang upacara pengundian resmi pada 27 Agustus:

UnggulanPetenisCatatan
1Alexander ZverevNaik dari posisi 3 usai Sinner mundur
2Carlos AlcarazComeback usai 4 bulan absen karena cedera pergelangan tangan
3Felix Auger-AliassimeKonsisten sepanjang musim
4Novak DjokovicMasih jadi ancaman di usia senja karier
5-8Cobolli, de Minaur, Medvedev, SheltonPosisi bisa berubah tergantung hasil Cincinnati

Yang paling menyita perhatian tentu saja kembalinya Carlos Alcaraz. Petenis Spanyol itu absen sejak April akibat cedera pergelangan tangan kanan yang didapat di Barcelona Open, membuatnya harus merelakan French Open dan Wimbledon — dua turnamen yang biasanya jadi panggung favoritnya. Alcaraz sempat menargetkan Cincinnati Open sebagai comeback pertamanya, bahkan sudah mengumumkan kesiapannya lewat unggahan singkat “Here we go” di media sosial bersama foto dirinya di depan logo US Open. Namun rencana itu berubah — ia justru memutuskan mundur dari Cincinnati demi memberi waktu ekstra bagi pergelangan tangannya untuk pulih total, sebuah keputusan yang sempat memicu kekhawatiran di kalangan pengamat tenis soal kesiapannya membela gelar juara bertahan di Flushing Meadows.

Drama Duluan di Mixed Doubles: Djokovic-Sabalenka Kena Upset

Sebelum tunggal utama bergulir, publik tenis sudah dimanjakan drama tersendiri lewat ajang mixed doubles yang digelar 24-26 Agustus dengan format baru — turnamen singkat dengan bintang-bintang besar berpasangan lintas kategori. Pasangan unggulan pertama, Novak Djokovic dan Aryna Sabalenka, jadi korban kejutan di babak pertama. Meski Djokovic mengoleksi 24 gelar Grand Slam tunggal dan Sabalenka punya empat gelar mayor, keduanya harus mengakui keunggulan pasangan tak diunggulkan, Henry Patten dan Katerina Siniakova, dengan skor 4-1, 2-4, 10-2 dalam format super tiebreak.

Momen penentu terjadi saat Siniakova mengunci kemenangan lewat ace yang melewati Djokovic tepat di match point.

“It wasn’t looking very good for a while. In this format we play one bad game and all of a sudden the first set’s gone. We knew the same could happen in the second, and we played an amazing tiebreak. Kat acing Novak on match point was great.”

— Henry Patten, petenis Inggris, sebagaimana dilaporkan ABC News Australia

Bukan cuma soal kejutan skor, ajang ini juga jadi comeback story tersendiri buat Serena Williams. Legenda asal Amerika Serikat itu tampil di Arthur Ashe Stadium untuk pertama kalinya sejak 2022, berpasangan dengan Carlos Alcaraz dalam laga debut mixed doubles mereka — dan langsung menang di pertandingan pembuka. Sayangnya perjalanan Williams-Alcaraz harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari pasangan Belinda Bencic dan Flavio Cobolli.

Kejutan menyenangkan lain datang dari pasangan yang akhirnya keluar sebagai juara: Mirra Andreeva dan Andrey Rublev. Keduanya menuntaskan perjalanan dengan mengalahkan juara bertahan dua kali, Sara Errani dan Andrea Vavassori, di babak awal, lalu terus melaju hingga akhirnya menjadi kampiun mixed doubles US Open 2026. Yang bikin momen ini viral bukan cuma soal trofi, tapi juga pengakuan jujur Andreeva soal rekan setimnya sendiri.

“I’ve never said anything, I’ve never told him anything as well, but I used to have a little crush on him as well.”

— Mirra Andreeva, petenis Rusia, sebagaimana dilaporkan TSN

Rublev pun menanggapi santai pengakuan itu sambil bercanda soal masa remaja mereka berdua, sebelum menutup dengan komentar ringan soal bagaimana kekompakan keduanya di lapangan berdampak positif pada permainannya.

Cerita dari Sudut Indonesia: Janice Tjen Bikin Sejarah Kecil

Di tengah hiruk-pikuk drama bintang dunia, ada satu nama yang patut dibanggakan penggemar tenis Tanah Air: Janice Tjen. Petenis nomor satu Indonesia ini resmi masuk daftar kontestan US Open 2026 dan, berbeda dari tahun lalu, kali ini ia lolos langsung ke babak utama tanpa harus melalui babak kualifikasi terlebih dahulu — sebuah lompatan berarti dibanding perjalanannya di US Open 2025, saat ia harus melewati tiga pertandingan kualifikasi lebih dulu untuk menembus babak utama.

Modal Janice menuju New York juga tidak buruk. Sepanjang musim ini ia sempat menembus perempat final Washington Open 2026 sebelum akhirnya tersingkir dengan dramatis dari Anna Kalinskaya. Meski belum masuk jajaran 32 unggulan di US Open 2026, status masuk otomatis ke babak utama tetap jadi bukti konsistensi Janice sebagai wakil tunggal putri terbaik Indonesia saat ini, apalagi setelah ia mengukir gelar tunggal WTA pertamanya di Chennai Open 2025.

Wilson Intrigue SE Raket Tenis
Cocok Buat Kamu
Wilson Intrigue SE Raket Tenis (Beginner)
Abis baca perjuangan Janice Tjen tembus main draw US Open, jadi pengen coba pegang raket sendiri? Ini raket ringan yang didesain buat pemula biar ayunan pertama nggak kagok.
Lihat Produk →

Apa yang Dinanti Selanjutnya

Dengan seeding resmi baru akan diumumkan di upacara pengundian pada 27 Agustus dan babak pertama tunggal utama baru bergulir 30 Agustus, minggu-minggu ke depan di Flushing Meadows dipastikan bakal penuh kejutan. Ketiadaan Sinner membuka jalan lebih lebar bagi pemain-pemain seperti Zverev, Djokovic, maupun kuda hitam macam Ben Shelton dan Daniil Medvedev untuk berbicara lebih banyak soal gelar juara. Sementara itu, semua mata akan tertuju pada bagaimana kondisi fisik Alcaraz benar-benar teruji setelah absen panjang — apakah ia mampu langsung tampil kompetitif, atau justru butuh beberapa laga untuk menemukan ritme permainan terbaiknya.

Yang jelas, drama US Open tahun ini sudah dimulai jauh sebelum bola pertama dipukul di babak utama. Dari cedera yang mengubah peta unggulan, comeback yang penuh keraguan, sampai kejutan-kejutan kecil di mixed doubles yang menghadirkan cerita manusiawi di balik nama-nama besar — semua ini jadi pengingat bahwa di dunia tenis, cerita di luar lapangan kadang sama menariknya dengan pertandingan itu sendiri. Penggemar tenis Indonesia pun punya alasan tersendiri untuk terus memantau turnamen ini lewat perjalanan Janice Tjen di babak utama.

Artikel ini dirangkum dari:

EXPLORE 20FIT

More ways to move.